<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305</id><updated>2012-01-26T17:15:27.295+07:00</updated><category term='IPTEK dan Islam'/><category term='Siroh Islam'/><category term='Informasi'/><category term='ucapan'/><category term='Islam Indonesia'/><category term='artikel'/><category term='Islam Mancanegara'/><category term='PUBLIKASI'/><category term='Gaya Hidup Muslim'/><category term='Save Palatine'/><category term='Sajak'/><category term='Struktur Organisasi'/><category term='RENUNGAN'/><category term='BKMI on Action'/><category term='BKMI on Air'/><category term='Buletin BKMI'/><category term='taujih'/><category term='tafsir'/><category term='catatan kami'/><title type='text'>BKMI UNTAN</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>56</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-5918057312010716501</id><published>2010-05-28T23:29:00.001+07:00</published><updated>2010-05-28T23:31:04.488+07:00</updated><title type='text'>MUKTAMAR BKMI UNTAN</title><content type='html'>Hadirilah Muktamar BKMI Untan tanggal 5-6 Juni 2010 di Universitas Tanjungpura&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-5918057312010716501?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/5918057312010716501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2010/05/muktamar-bkmi-untan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/5918057312010716501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/5918057312010716501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2010/05/muktamar-bkmi-untan.html' title='MUKTAMAR BKMI UNTAN'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-9159706738876194991</id><published>2010-05-08T12:33:00.004+07:00</published><updated>2010-05-08T12:51:02.452+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ucapan'/><title type='text'>Assalamualaikum wr..wb..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/S-T7MRJBn_I/AAAAAAAAAKQ/qB-3Seyeq-s/s1600/a025.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 68px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/S-T7MRJBn_I/AAAAAAAAAKQ/qB-3Seyeq-s/s200/a025.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468772035712884722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/S-T7suO1-dI/AAAAAAAAAKg/hQXK0I5pBo0/s1600/Assalamualaikum.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/S-T7suO1-dI/AAAAAAAAAKg/hQXK0I5pBo0/s200/Assalamualaikum.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5468772593277729234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-9159706738876194991?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/9159706738876194991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2010/05/assalamualaikum-wrwb.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/9159706738876194991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/9159706738876194991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2010/05/assalamualaikum-wrwb.html' title='Assalamualaikum wr..wb..'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/S-T7MRJBn_I/AAAAAAAAAKQ/qB-3Seyeq-s/s72-c/a025.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-3119783880596438346</id><published>2010-03-31T00:17:00.001+07:00</published><updated>2010-03-31T01:00:06.936+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>Gadis kecil yang Sholehah</title><content type='html'>Aku akan meriwayatkan kepada anda kisah yang sangat berkesan ini, seakan-akan anda mendengarnya langsung dari lisan ibunya. Berkatalah ibu gadis kecil tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat aku mengandung putriku, Afnan, ayahku melihat sebuah mimpi di dalam tidurnya. Ia melihat banyak buruk pipit yang terbang di angkasa. Di antara burung-burung tersebut terdapat seekor merpati putih yang sangat cantik, terbang jauh meninggi ke langit. Maka aku bertanya kepada ayah tentang tafsir dari mimpi tersebut. Maka ia mengabarkan kepadaku bahwa burung-burung pipit tersebut adalah anak-anakku, dan sesungguhnya aku akan melahirkan seorang gadis yang bertakwa. Ia tidak menyempurnakan tafsirnya, sementara akupun tidak meminta tafsir tentang takwil mimpi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu aku melahirkan putriku, Afnan. Ternyata dia benar-benar seorang gadis yang bertakwa. Aku melihatnya sebagai seorang wanita yang shalihah sejak kecil. Dia tidak pernah mau mengenakan celana, tidak juga mengenakan pakaian pendek, dia akan menolak dengan keras, padahal dia masih kecil. Jika aku mengenakan rok pendek padanya, maka ia mengenakan celana panjang di balik rok tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afnan senantiasa menjauh dari segenap perkara yang membuat murka Allah. Setelah dia menduduki kelas 4 SD, dia semakin menjauh dari segenap perkara yang membuat murka Allah. Dia menolak pergi ke tempat-tempat permainan, atau ke pesta-pesta walimah. Dia adalah seorang gadis yang berpegang teguh dengan agamanya, sangat cemburu di atasnya, menjaga shalat-shalatnya, dan sunnah-sunnahnya. Tatkala dia sampai SMP mulailah dia berdakwah kepada agama Allah. Dia tidak pernah melihat sebuah kemungkaran kecuali dia mengingkarinya, dan memerintah kepada yang ma'ruf dan senantiasa menjaga hijabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permulaan dakwahnya kepada agama Allah adalah permulaan masuk Islamnya pembantu kami yang berkebangsaan Srilangka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Afnan melanjutkan ceritanya:&lt;br /&gt;Tatkala aku mengandung putraku, Abdullah, aku terpaksa mempekerjakan seorang pembantu untuk merawatnya saat kepergianku, karena aku adalah seorang karyawan. Ia beragama Nashrani. Setelah Afnan mengetahui bahwa pembantu tersebut tidak muslimah, dia marah dan mendatangiku seraya berkata: "Wahai ummi, bagaimana dia akan menyentuh pakaian-pakaian kita, mencuci piring-piring kita, dan merawat adikku, sementara dia adalah wanita kafir?! Aku siap meninggalkan sekolah, dan melayani kalian selama 24 jam, dan jangan menjadikan wanita kafir sebagai pembantu kita!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tidak memperdulikannya, karena memang kebutuhanku terhadap pembantu tersebut amat mendesak. Hanya dua bulan setelah itu, pembantu tersebut mendatangiku dengan penuh kegembiraan seraya berkata: "Mama aku sekarang menjadi seorang muslimah, karena jasa Afnan yang terus mendakwahiku. Dia telah mengajarkan kepadaku tentang Islam." Maka akupun sangat bergembira mendengar kabar baik ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Afnan duduk di kelas 3 SMP, pamannya memintanya hadir dalam pesta pernikahannya. Dia memaksa Afnan untuk hadir, jika tidak maka dia tidak akan ridha kepadanya sepanjang hidupnya. Akhirnya Afnan menyetujui permintaannya setelah ia mendesak dengan sangat, dan juga karena Afnan sangat mencintai pamannya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afnan bersiap untuk mendatangi pernikahan itu. Dia mengenakan sebuah gaun yang menutupi seluruh tubuhnya. Dia adalah seorang gadis yang sangat cantik. Setiap orang yang melihatnya akan terkagum-kagum dengan kecantikannya. Semua orang kagum dan bertanya-tanya, siapa gadis ini? Mengapa engkau menyembunyikannya dari kami selama ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menghadiri pernikahan pamannya, Afnan terserang kanker tanpa kami ketahui. Dia merasakan sakit yang teramat sakit pada kakinya. Dia menyembunyikan rasa sakit tersebut dan berkata: "Sakit ringan di kakiku." Sebulan setelah itu dia menjadi pincang, saat kami bertanya kepadanya, dia menjawab: "Sakit ringan, akan segera hilang insya Allah." Setelah itu dia tidak mampu lagi berjalan. Kamipun membawanya ke rumah sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesailah pemeriksaan dan diagnosa yang sudah semestinya. Di dalam salah satu ruangan di rumah sakit tersebut, sang dokter berkebangsaan Turki mengumpulkanku, ayahnya, dan pamannya. Hadir pula pada saat itu seorang penerjemah, dan seorang perawat yang bukan muslim. Sementara Afnan berbaring di atas ranjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter mengabarkan kepada kami bahwa Afnan terserang kanker di kakinya, dan dia akan memberikan 3 suntikan kimiawi yang akan merontokkan seluruh rambut dan alisnya. Akupun terkejut dengan kabar ini. Kami duduk menangis. Adapun Afnan, saat dia mengetahui kabar tersebut dia sangat bergembira dan berkata "Alhamdulillah... alhamdulillah... alhamdulillah." Akupun mendekatkan dia di dadaku sementara aku dalam keadaan menangis. Dia berkata: "Wahai ummi, alhamdulillah, musibah ini hanya menimpaku, bukan menimpa agamaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diapun bertahmid memuji Allah dengan suara keras, sementara semua orang melihat kepadanya dengan tercengang!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku merasa diriku kecil, sementara aku melihat gadis kecilku ini dengan kekuatan imannya dan aku dengan kelemahan imanku. Setiap orang yang bersama kami sangat terkesan dengan kejadian ini dan kekuatan imannya. Adapun penerjemah dan para perawat, merekapun menyatakan keislamannya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikutnya adalah perjalanan dia untuk berobat dan berdakwah kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Afnan memulai pengobatan dengan bahan-bahan kimia, pamannya meminta akan menghadirkan gunting untuk memotong rambutnya sebelum rontok karena pengobatan. Diapun menolak dengan keras. Aku mencoba untuk memberinya pengertian agar memenuhi keinginan pamannya, akan tetapi dia menolak dan bersikukuh seraya berkata: "Aku tidak ingin terhalangi dari pahala bergugurannya setiap helai rambut dari kepalaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami (aku, suami dan Afnan) pergi untuk pertama kalinya ke Amerika dengan pesawat terbang. Saat kami sampai di sana, kami disambut oleh seorang dokter wanita Amerika yang sebelumnya pernah bekerja di Saudi selama 15 tahun. Dia bisa berbicara bahasa Arab. Saat Afnan melihatnya, dia bertanya kepadanya: "Apakah engkau seorang muslimah?" Dia menjawab: "Tidak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Afnanpun meminta kepadanya untuk mau pergi bersamanya menuju ke sebuah kamar kosong. Dokter wanita itupun membawanya ke salah satu ruangan. Setelah itu dokter wanita itu kemudian mendatangiku sementara kedua matanya telah terpenuhi linangan air mata. Dia mengatakan bahwa sesungguhnya sejak 15 tahun dia di Saudi, tidak pernah seorangpun mengajaknya kepada Islam. dan di sini datang seorang gadis kecil yang mendakwahinya. Akhirnya dia masuk Islam melalui tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Amerika, mereka mengabarkan bahwa tidak ada obat baginya kecuali mengamputasi kakinya,karena dikhawatirkan kanker tersebut akan menyebar sampai ke paru-paru dan akan memarikannya akan tetapi Afnan sama sekali tidak takut terhadap amputasi, yang dia khawatirkan adalah perasaan kedua orangtuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PAda suatu hari Afnan berbicara dengan salah satu temanku melalui Messenger. Afnan bertanya kepadanya: "Bagaimana menurut pendapatmu, apakah aku akan menyetujui mereka untuk mengamputasi kakiku?" Maka dia mencoba untuk menenangkannya, dan bahwa mungkin kaki palsu sebagai gantinya. Maka Afnan menjawab dengan satu kalimat: "Aku tidak memperdulikan kakiku, yang aku inginkan adalah mereka meletakkanku di dalam kuburku sementara aku dalam keadaan sempurna. " Temanku tersebut berkata: "Sesungguhnya setelah jawaban Afnan, aku merasa kecil di hadapan Afnan, Aku tidak memahami sesuatupun, seluruh pikiranku saat itu tertuju kepada bagaimana dia nanti akan hidup, sedangkan fikirannya lebih tinggi dari itu, yaitu bagaimana nanti dia akan mati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamipun kembali ke Saudi setelah kami amputasi kaki Afnan, dan tiba-tiba kanker telah menyerang paru-paru!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaannya sungguh membuat putus asa, karena mereka meletakkannya di atas ranjang, dan disisinya terdapat sebuah tombol. Hanya dengan menekan tombol tersebut maka dia akan tersuntik dengan jarum bius dan jarum infus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah sakit tidak terdengar suara adzan dan keadaannya seperti orang yang koma. Tetapi hanya dengan masuknya waktu shalat dia terbangun dari komanya, kemudian meminta air, kemudian wudhu dan shalat, tanpa ada seorangpun yang membangunkannya!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari-hari terakhir Afnan, para dokter mangabari kami bahwa tidak ada gunanya lagi ia di rumah sakit. Sehari atau dua hari lagi dia akan meninggal. Aku ingin dia menghabiskan hari-hari terakhirnya di rumah ibuku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah, dia tidur di sebuah kamar kecil. Aku duduk di sisinya dan berbicara dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, istri pamannya datang menjenguk. Aku katakan bahwa dia berada di dalam kamar sedang tidur. Ketika dia masuk ke dalam kamar, dia terkejut kemudian menutup pintu. Akupun terkejut dan khawatir terjadi sesuatu pada Afnan. Maka aku bertanya kepadanya, tetapi dia tidak menjawab. Maka aku tidak mampu lagi menguasai diri, akupun pergi kepadanya. Saat aku membuka kamar, apa yang kulihat membuatku tercengang. Saat itu lampu dalam keadaan dimatikan, sementara wajah Afnan memancarkan cahaya di tengah kegelapan malam. Dia melihat kepadaku kemudian tersenyum.&lt;br /&gt;Dia berkata: "Ummi kemarilah, aku mau menceritakan sebuah mimpi yang telah kulihat."&lt;br /&gt;Kukatakan: "(Mimpi) yang baik Insya Allah. "&lt;br /&gt;Dia berkata: "Aku melihat diriku sebagai pengantin di hari pernikahanku, aku mengenakan gaun berwarna putih yang lebar. Engkau dan keluargaku, kalian semua berada disekelilingku. Semuanya berbahagia dengan pernikahanku, kecuali engkau ummi."&lt;br /&gt;Akupun bertanya kepadanya: "Bagaimana menurutmu tentang tafsir mimpimu tersebut."&lt;br /&gt;Dia menjawab: "Aku menyangka, bahwasanya aku akan meninggal, dan mereka semua akan melupakanku, dan hidup dalam kehidupan mereka dalam keadaan berbahagia kecuali engkau ummi. Engkau terus mengingatku, dan bersedih atas perpisahanku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarlah apa yang dikatakan Afnan. Aku sekarang ini, saat aku menceritakan kisah ini, aku menahan sesuatu yang membakar dari dalam diriku, setiap kali aku mengingatnya, akupun bersedih atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, aku duduk dekat dengan Afnan, aku dan ibuku. Saat itu Afnan berbaring diatas ranjangnya kemudian dia terbangun. Dia berkata: "Ummi, mendekatlah kepadaku, aku ingin menciummu." Maka diapun menciumku. Kemudian dia berkata: "Aku ingin mencium pipimu yang kedua ." Akupun mendekat kepadanya, dan dia menciumku, kemudian kembali berbaring di atas ranjangnya. Ibuku berkata kepadanya: "Afnan, ucapkanlah la ilaaha illallah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia menghadapkan wajah ke arah qiblat dan berkata: "Asyhadu allaa ilaaha illallaah." Dia mengucapkannya sebanyak 10 kali. Kemudian dia berkata: "Asyhadu allaa ilaaha illallahu wa asyhadu anna muhammadan rasuulullaah." Dan kelurlah rohnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka kamar tempat dia meninggal di dalamnya dipenuhi oleh aroma minyak kesturi selama 4 hari. Aku tidak mampu untuk tabah, kelurgaku takut akan terjadi sesuatu terhadap diriku. Maka merekapun meminyaki kamar tersebut dengan aroma lain sehingga aku tidak bisa lagi mencium aroma Afnan. Dan tidak ada yang aku katakan kecuali alhamdulillah rabbil 'aalamin.&lt;br /&gt;Majalah Qiblati edisi 04 tahun III 01-2008/12-1428&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-3119783880596438346?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/3119783880596438346/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2010/03/gadis-kecil-yang-sholehah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3119783880596438346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3119783880596438346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2010/03/gadis-kecil-yang-sholehah.html' title='Gadis kecil yang Sholehah'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-1930525227774171766</id><published>2009-12-19T09:00:00.001+07:00</published><updated>2009-12-19T09:03:51.411+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam Indonesia'/><title type='text'>Festival Beduk Ramaikan Tahun Baru Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Syw0V3mRPOI/AAAAAAAAAJw/U7UsGvbhqg0/s1600-h/beduk.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 196px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Syw0V3mRPOI/AAAAAAAAAJw/U7UsGvbhqg0/s200/beduk.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5416762002126224610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung setiap tahun sehingga kejayaan Kesultanan Palembang Darussalam sebagai bagian dari kejayaan Islam bangkit kembali &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah.com--Festival beduk akan meramaikan peringatan tahun baru Islam atau 1 Muharam 1431 Hijriyah yang diselenggarakan Pemkot Palembang bekerjasama dengan Forum Umat Islam (FUI) Sumatra Selatan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kepala Bagian Humas Pemkot Palembang, Aminoto mengatakan di Palembang, Rabu (16/12). Menurutnya, peringatan tahun baru hijriyah kali ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang diramaikan pawai mobil hias.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ini bukan hanya festival beduk yang memeriahkan peringatan tahun baru itu, tetapi juga diramaikan pawai ormas Islam se-Kota Palembang, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, festival beduk akan diselenggarakan di halaman Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) pukul 15.00 WIB yang diikuti sebanyak 214 peserta dari perwakilan ormas Islam dan kelurahan di daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Festival beduk tersebut memukul beduk secara serentak dengan irama takbir yang dipastikan akan sangat menarik dan menghibur serta religius, tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, peringatan tahun baru Islam mesti sederhana diharapkan mampu memiliki arti yang mendalam bagi warga Kota Palembang terutama bagi umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi perayaan tahun baru hijriyah juga akan diramaikan pawai diikuti sekitar 10 ribu peserta yang bergerak dari Gedung Olahraga Palembang (GOR) melewati Jalan Kapten A Rivai, Sudirman menuju Jalan Merdeka di Monpera tepat seberang Mesjid Agung Palembang lokasi penyelenggaraan festival beduk, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan, kegiatan tersebut diharapkan juga menjadi momentum bagi wisatawan datang ke Kota Palembang guna mengikuti kegiatan wisata religi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena selain pawai dan festival beduk juga akan dirangkai dengan kegiatan takbir akbar di Mesjid Agung Palembang dengan mendatangkan penceramah dari Turki, ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aminoto menambahkan, kegiatan ini dijadwalkan akan berlangsung setiap tahun sehingga kejayaan Kesultanan Palembang Darussalam sebagai bagian dari kejayaan Islam bangkit kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian umat Islam di Palembang akan semakin mengingat arti pentingnya tahun baru hijriyah, tambah dia. [ant/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-1930525227774171766?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/1930525227774171766/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/festival-beduk-ramaikan-tahun-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1930525227774171766'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1930525227774171766'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/festival-beduk-ramaikan-tahun-baru.html' title='Festival Beduk Ramaikan Tahun Baru Islam'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Syw0V3mRPOI/AAAAAAAAAJw/U7UsGvbhqg0/s72-c/beduk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-8920798443658732079</id><published>2009-12-19T08:57:00.002+07:00</published><updated>2009-12-19T09:00:43.149+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gaya Hidup Muslim'/><title type='text'>Salah dalam Menyikapi Tahun Baru Hijriyah</title><content type='html'>rumaysho.wordpress.com.Disusun oleh Muhammad Abduh Tuasikal, ST&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebentar lagi kita akan memasuki tanggal 1 Muharram 1430 H. Seperti kita ketahui bahwa perhitungan awal tahun hijriyah dimulai dari hijrahnya nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karena hijrah beliau adalah garis pembatas antara yang hak dan yang batil.&lt;br /&gt;Dalam menghadapi tahun baru hijriyah ini, sebagian kaum muslimin salah dalam menyikapinya. Mereka tidak mau mencukupkan diri dengan ajaran nabi. Padahal Ibnu Mas’ud mengatakan pada kita:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;ITTABI’U WA LAA TABTADI’U FAQOD KUFITUM, KULLU BID’ATIN DHOLALAH (Ikutilah ajaran nabi. Janganlah kalian membuat bid’ah. Ajaran Nabi sudah cukup bagi kalian. Ketahuilah bahwa setiap bid’ah adalah sesat).(Diriwayatkan oleh Ath Thobrony).&lt;br /&gt;Beberapa kekeliruan inilah yang kita akan bahas pada posting yang cukup singkat ini. Semoga Allah memudahkan urusan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEKELIRUAN PERTAMA: Mengamalkan do’a awal dan akhir tahun&lt;br /&gt;Amalan seperti ini sebenarnya tidak ada tuntunannya sama sekali. Amalan ini tidak pernah dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, para sahabat, tabi’in dan ulama-ulama besar lainnya. Amalan ini juga tidak kita temui pada kitab-kitab hadits atau musnad. Bahkan amalan do’a ini hanyalah karangan para ahli ibadah yang tidak mengerti hadits.&lt;br /&gt;Bahkan yang lebih parah lagi, fadhilah atau keutamaan do’a ini sebenarnya tidak berasal dari wahyu sama sekali, bahkan yang membuat-buat hadits tersebut telah berdusta atas nama Allah dan Rasul-Nya.&lt;br /&gt;Jadi mana mungkin amalan seperti ini diamalkan. Amalan do’a ini termasuk perkara yang harus dijauhi oleh setiap muslim. Karena ingatlah bahwa kita hanya punya satu nabi yang harus diikuti. Jika amalan ini disyariatkan oleh seorang ulama, kyai atau ustadz, maka ketahuilah bahwa setiap perkataan manusia harus kita tolak jika bertentangan dengan ajaran nabi kita. Itu yang harus kita ingat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEKELIRUAN KEDUA: Puasa awal dan akhir tahun&lt;br /&gt;Amalan puasa ini juga tidak ada tuntunannya sama sekali. Bahkan hadits yang menjelaskan fadhilah atau keutamaan amalan ini adalah hadits dari para pendusta dan pemalsu hadits, sebagaimana dikatakan oleh Imam Al Fatani dalam Tadzkiratul Maudhu’at.&lt;br /&gt;Jadi, amalan seperti ini tidak perlu diamalkan karena tidak ada tuntunannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEKELIRUAN KETIGA: Merayakan Tahun Baru Hijriyah&lt;br /&gt;Sikap seperti ini dalam menyambut tahun baru hijriyah juga suatu kekeliruan. Perbuatan semacam ini cuma sekedar meniru-niru orang kafir yang merayakan tahun baru masehi. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri bersabda pada kita:&lt;br /&gt;MAN TASYABBAHA BIQOUMIN FAHUWA MINHUM. (Barangsiapa yang meniru suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka). (HR. Abu Daud. Syaikhul Islam mengatakan: sanadnya jayid).&lt;br /&gt;Jadi tidak perlu mengadakan pengajian yang dipas-pasin dengan tahun baru hijriyah, untuk memperingati hari tersebut. Begitu pula tidak perlu bersengaja makan-makan, menyalakan lilin atau lampu dari biasanya. Ini semua adalah perbuatan meniru orang Nashrani yang merayakan tahun baru masehi dengan menyalakan lilin, membuat makanan dan bernyanyi ria.&lt;br /&gt;Seorang muslim tidak boleh mengikuti jejak mereka,tidak boleh meniru-niru mereka walaupun dalam hati tidak ada niat meniru mereka. Karena ingatlah bahwa larangan meniru orang kafir tetap berlaku baik dengan niat mengikuti mereka ataupun tidak. Ingatlah hal ini.&lt;br /&gt;Dan juga perlu diperhatikan bahwa merayakan tahun baru hijriyah tidak pernah dilakukan oleh Abu Bakr, Umar, Utsman, Ali dan sahabat lainnya. Padahal mereka adalah orang yang semangat dalam beramal dan semangat dalam mengikuti ajaran nabi. Namun kenapa mereka tidak melakukan perayaan ini? Karena memang perayaan seperti ini hanya meniru-niru orang kafir dan tidak ada tuntunannya sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“LAU KANA KHOIRON LASABAQUNA ILAIH” (Seandainya hal itu baik, tentu mereka, para sahabat akan mendahului kita dalam melakukannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ikutilah jalan kebenaran, walaupun sedikit orang yang menitinya dan jauhilah jalan kebinasaan, sekalipun banyak orang yang mengikutinya”, itulah untaian kata yang sangat indah dari Fudhail bin Iyadh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi menghidupkan tahun baru hijriyah bukanlah dengan melakukan hal-hal di atas. Cukuplah nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai contoh kita. Apa yang beliau tidak amalkan, itu juga adalah sunnah (ajaran) beliau dan patut kita contoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyambut tahun baru hijriyah bukanlah dengan memperingatinya. Namun sudahkah kita mencintai dan menggunakan kalender hijriyah, itulah yang harus kita ingat baik-baik pada saat ini.&lt;br /&gt;Marilah kita menggunakan kalender hijriyah dalam setiap tulisan dan aktifitas kita. Itulah yang mulai dilupakan kaum muslimin di tahun baru ini. Pasti di antara kita tidak tahu sekarang tanggal berapa hijriyah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah memberi kekuatan di tengah keterasingan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu rujukan: Majalah Qiblati edisi 4/III&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang selalu mengharapkan ampunan dan rahmat Rabbnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Abduh Tuasikal, ST&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diselesaikan pada pagi hari yang penuh berkah di Panggang, GK, 29 Dzulhijah 1429 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-8920798443658732079?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/8920798443658732079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/salah-dalam-menyikapi-tahun-baru.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8920798443658732079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8920798443658732079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/salah-dalam-menyikapi-tahun-baru.html' title='Salah dalam Menyikapi Tahun Baru Hijriyah'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-1728058109613626772</id><published>2009-12-19T08:49:00.002+07:00</published><updated>2009-12-19T08:57:31.178+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='taujih'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gaya Hidup Muslim'/><title type='text'>Menyikapi Tahun Baru Hijriyah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SywzBCDTyMI/AAAAAAAAAJo/ZxUIkT-2-Ys/s1600-h/moonatpole.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SywzBCDTyMI/AAAAAAAAAJo/ZxUIkT-2-Ys/s200/moonatpole.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5416760544643500226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;pesantrenvirtual.com Didalam tahun baru hijriah ini selayaknya, kita sebagai muslim yang taat, mengintrospeksi diri dengan semua apa-apa yang telah kita perbuat. Dan memilih semua bentuk amalan yang baik untuk tetap kita pertahankan dan kita tingkatkan porsi amalan yang baik untuk kita kerjakan. Dan meninggalakan semua perbuatan yang tidak bermanfaat, baik untuk diri kita ataupun orang sekitar kita.&lt;br /&gt;Sebentar lagi kita akan memasuki tahun baru hijriah, tepatnya kita akan memasuki bulan muharram. Yang berarti kita akan meninggalkan tahun lalu, dan memasuki tahun baru hijriah, yakni tahun baru 1425 hijriah. Adalah tahun baru hijriah, yang mana penyambutan tahun baru ini tidak selayaknya seperti orang-orang non muslim merayakan tahun baru miladiyahnya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Didalam tahun baru hijriah ini selayaknya, kita sebagai muslim yang taat, mengintrospeksi diri dengan semua apa-apa yang telah kita perbuat. Dan memilih semua bentuk amalan yang baik untuk tetap kita pertahankan dan kita tingkatkan porsi amalan yang baik untuk kita kerjakan. Dan meninggalakan semua perbuatan yang tidak bermanfaat, baik untuk diri kita ataupun orang sekitar kita.&lt;br /&gt;Didalam tahun baru ini, kita senantiasa berusaha untu menjadi hamba Allah SWT yang taat akan perintahnya, dengan menjalankan semua kewajiban dan menjauhi segala larangannya. Dan bukanlah Allah SWT telah berfirman bahwa manusia adalah hambanya yang memiliki tugas untuk beribadah. Kalaulah ditahun-tahun lalu kita masih sering melakukan berbagai kekurangan, maka marilah kita kejar kekurangan-kekurangan itu dengan semangat memperbaiki diri menuju kesempurnaan, baik itu dalam beribadah, bekerja, bermasyarakat, dan berkreasi.&lt;br /&gt;Dan jika dimasa-masa lalu masih banyak berbagai kemaksiatan yang kita lakukan, maka marilah kita ganti kemaksiatan itu dengan semangat memprbanyak amalan-amalan saleh. Kapan lagi kita memperbaiki diri, kalau bukan dimulai dari sekarang? Dan pantaskah kita menundanya? Padahal kita tidak tahu kapan kehidpan didunia ini berakhir?. Dan juga ingatlah!.......bahwa Allah SWT tidak menjadikan kehidupan didunia ini abadi, firmannya dalam alqurâ€™an, surat al-anbya 34-35 : Artinya : Kami tidak menjadikan hidup abadi bagi seorang manusiapun sebelum kamu Muhammad, maka jika kalau kamu mati, apakah mereka akan kekal? Tiap-tiap bernyawa akan merasakan mati, kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kepada kamilah kamu sekalian dikembalikan. Ayat diatas sungguh sangat jelas menerangkan, bahwa kehidupan didunia ini tidak kekal, dan semua yang bernyawa pasti akan merasakan kematian.&lt;br /&gt;Jika demikian untuk apalagi kita berlama-lama dalam kubangan kemaksiatan, dan untuk apalagi kita menunggu hari esok untuk berbuat amalan soleh. Dan bukankah kita sudah tahu bahwa ajal manusia adalah rahasia Allah SWT semata. Firmannya dalam al-Qurâ€™an menyatakan: Artinya : â€œTiap-tiap umat memiliki batasan waktu, maka apabila telah datang waktunya mereka tidak akan mengundurkannya barang sesaatpun, dan tidak dapat pula memajukannyaâ€?. Dengan ayat ini kita dapat memahami bahwa umur kita akan terus berjalan seiring jarum jam berputar, dan â€œkesempatanâ€? tidak akan pernah mengiringi putaran jarum jam, dan yang pasti â€œkesempatan ituâ€? tidak akan pernah ada untuk kedua kalinya. Ini berarti umur kita bukannya semakin bertambah, tetapi sebaliknya dari tahun ketahun umur kita semakin berkurang.&lt;br /&gt;Oleh sebab itu marilah kita isi hidup kta ini dengan memperbanyak amalan soleh, belajar dengan giat, bekerja dengan ikhlas, dan beribadah dengan hanya mengharap ridho Allah SWT semata. Sekarang kita masih hidup, tetapi siapa tahu beso pagi kita akan mati. Sekarang kita masih dapat menikmati tahun baru hijriah, tetapi siapa tahu tahun depan kita akan mati.&lt;br /&gt;Adalah satu riwayat yang menceritakan tentang anak Umar bin khotob, kembali pulang dari sekolahnya sambil menghitung tambalan-tambalan yang melekat dibajunya yang sudah usang dan jelek. Dengan rasa kasihan umar sang Amirul muâ€™minin sebagai ayahnya mengirim sepucuk surat kepada bendaharawan negara, yang isinya minta agar beliau diberi pinjaman uang sebanyak 4 dirham, dengan jaminan gajinya bulan depan supaya dipotong. Kemudian bendaharawan itu mengirim surat balasan kepada umar, yang isinya demikian : â€œwahai umar adakah engkau telah dapat memastikan bahwa engkau akan hidup sampai bulan depan?, Bagaimana kalau engkau mati sebelum melunasi hutangmu?â€? Membaca surat bendaharawan itu, maka seketika itu juga umar tersungkur menangis, lalu beliau menasehati anakanya dan berkata : â€œWahai anaku, berangkatlah kesekolah dengan baju usangmu itu sebagaimana biasanya, karna akau tidak dapat memperhatikan umurku walaupun untuk satu jam.â€? Sungguh, batasan umur manusia tidak ada yang mengetahuinya, kecuali hanya Allah SWT semata.&lt;br /&gt;Oleh karna keterbatasan tersebut, dan karna rahasia Allah SWT semata, maka marilah kita pergunakan kesempatan hidup ini dengan meningkatkan taqwa kita kepadanya dan menambah semangat beramal ibadah yang lebih besar lagi. Kembali kepada masalah introspeksi diri dalam menyambut tahun baru hijriah, adalah sangat-sangat perlu bagi kita untuk berkaca diri, menilai dan menimbang amalan-amalan yang telah kita perbuat, penilaian dan penimbanagan ini bukan hanya untuk mengetahui seberapa besar perbuatan kita. Tapi itu semua dilakaukan untuk mengendalikan semua bentuk amalan perbuatan yang hendak kita laukakan dengan penuh pikiran, pertimbangan, dan pertanggung jawaban. Sebab dan terkadang manusia yang tidak pernah bercermin diri bagaikan binatang liar yang terlepas dari jeratan, ia akan berlari dengan sekencang-kencangnya dan melompat dengan sekuat tenaga tanpa menghiraukan kalau itu akan mebahayakannya kembali. Manusia yang demikian akan berbuat sekehendak hatinya, tanpa berpikir dan pertimbangan, yang pada akhirnya ia akan terjatuh ditempat yang sama dan meratapi perbuatannya dengan berulang-lang kali, sungguh malang nasibnya jika setiap tahun ia harus terjatuh dan terjatuh lagi ditempat yang sama.&lt;br /&gt;Ada satu sabda nabi yang mengutarakan tentang perbuatan yang tercela, adalah sebagai berikut : Artinya : â€œTanda kecelakaan itu ada empat:&lt;br /&gt;1. Tidak mengingat ingat dosa yang telah lalu, padahal dosa-dosa itu tersimpan disisi Allah SWT .&lt;br /&gt;2. Menyebut nyebut segala kebaikan yang telah diperbuat padahal siapa pun tidak tahu apakah kebaikan kebaikan itu diterima atau ditolak.&lt;br /&gt;3. Memandang orang yang lebih unggul dalam soal duniawi.&lt;br /&gt;4. Memandang orang yang lebih rendah dalam hal agama. Allah SWT berfirman, aku menghendaki dia sedang dia tidak menhendaki diriku, maka dia aku tinggalkan.â€? Sungguh sangat malang dan tiada ungkapan bagi manusia yang ditinggalkan sang kholiq. Akan tetapi Allah SWT , maha bijaksana, sehingga ia tidak menghendaki hamba-hambanya terjerumus dalan kehancuran. Akan tetapi Allah SWT memberikan tuntunan hidup yang berupa agama Islam, yang didalamnya terdapat ajaran-ajaran yang menuju kepada kebahagiaan dan keselamatan dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;Oleh sebab itu berbahagialah bagi mereka yang memperoleh nikmat umur yang panjang dan mengisinya dengan amalan-amalan yang baik dan perbuatan-perbuatan yang bijak. Rasulullah SAW bersabda : Artinya : â€œSebaik-baik manusia adalah orang yang panjang umurnya dan baik amalannyaâ€? ( HR Ahmad)â€? Adalah suatu tindakan yang bijak, jika manusia berbuat salah kemudian ia sadar dan memperbaiki kesalahannya dengan berbuat amalan yang baik dengan komitmen tidak akan mengulangi kesalahannya itu.&lt;br /&gt;Akhirnya dapat kita simpulkan bahwa :&lt;br /&gt;1. Sebagai muslim yamg taat dengan ajaran tuhannya, hendaklah kita menyambut tahun baru hijriah ini dengan berbuat dan memperbaiki amalan-amalan kita ditahun lalu.&lt;br /&gt;2. Dan hendaklah menyambut tahun baru ini dengan tidak seperti non muslim merayakan tahun baru miladiyahnya.&lt;br /&gt;3. Hidup manusia semakin hari semakin berkurang, maka layaknya manusia yang taat pada tuhannya haruslah ia mempergunakan kesempatan hidupnya didunia ini dengan sebaik mungkin. Karna memang ajal manusia rahasia tuhan, dan jarum jam tidak akan pernah berbalik arah sudah sepantasnyamanusia itu memperbaiki dirinya.&lt;br /&gt;Wallahu A'lam&lt;br /&gt;Andi Iswandi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-1728058109613626772?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/1728058109613626772/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/menyikapi-tahun-baru-hijriyah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1728058109613626772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1728058109613626772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/menyikapi-tahun-baru-hijriyah.html' title='Menyikapi Tahun Baru Hijriyah'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SywzBCDTyMI/AAAAAAAAAJo/ZxUIkT-2-Ys/s72-c/moonatpole.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-1973224302307615676</id><published>2009-12-05T14:35:00.002+07:00</published><updated>2009-12-05T14:36:58.762+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tafsir'/><title type='text'>Tafsir Surat Al-Alaq</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SxoNfHV6ZfI/AAAAAAAAAJY/6RFnKkFI9_8/s1600-h/iqra.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 160px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SxoNfHV6ZfI/AAAAAAAAAJY/6RFnKkFI9_8/s200/iqra.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411652730437133810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dakwatuna.com - Dinamakan surat Iqra’ atau surat Al-Qalam, Makkiyah dan terdiri dari 19 ayat. Di surat ini Nabi diperintahkan untuk membaca disertai adanya penjelasan tentang kekuasaan Allah terhadap manusia dan penjelasan sifat-sifatnya. Juga disebutkan keterangan tentang pembangkangan sebagian menusia dan balasan yang sesuai dengan perbuatan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1.  Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,&lt;br /&gt;2.  Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah.&lt;br /&gt;3.  Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah,&lt;br /&gt;4.  Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,&lt;br /&gt;5.  Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.&lt;br /&gt;6.  Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,&lt;br /&gt;7.  Karena dia melihat dirinya serba cukup.&lt;br /&gt;8.  Sesungguhnya Hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu).&lt;br /&gt;9.  Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,&lt;br /&gt;10.  Seorang hamba ketika mengerjakan shalat,&lt;br /&gt;11.  Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran,&lt;br /&gt;12.  Atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?&lt;br /&gt;13.  Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling?&lt;br /&gt;14.  Tidaklah dia mengetahui bahwa Sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?&lt;br /&gt;15.  Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya kami tarik ubun-ubunnya,&lt;br /&gt;16.  (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.&lt;br /&gt;17.  Maka Biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),&lt;br /&gt;18.  Kelak kami akan memanggil malaikat Zabaniyah,&lt;br /&gt;19.  Sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).&lt;br /&gt;Makna Mufradat&lt;br /&gt;Arti&lt;br /&gt;Mufradat&lt;br /&gt;Jamak dari ‘Alaqah artinya segumpal darah.&lt;br /&gt;Lebih mulia dan yang mulia.&lt;br /&gt;As-Saf’u artinya menarik dengan kasar, sedangkan An-Nashiyah artinya rambut di ubun-ubun. Maksudnya sebagai bentuk penghinaan.&lt;br /&gt;Yang memanggil.&lt;br /&gt;Malaikat yang ditugaskan untuk mengurusi orang-orang kafir di neraka. Di dalamnya mereka dimasukkan secara paksa.&lt;br /&gt;Mendekatlah kepada Tuhanmu melalui ibadah.&lt;br /&gt;علق&lt;br /&gt;الأكرم&lt;br /&gt;لنسفعن بالناصية&lt;br /&gt;ناديه&lt;br /&gt;الزبانية&lt;br /&gt;واقترب&lt;br /&gt;Syarah:&lt;br /&gt;Dalam Shahih-nya Bukhari meriwayatkan dari Aisyah ra. yang artinya demikian, “Wahyu pertama yang sampai kepada Rasul adalah mimpi yang benar. Beliau tidak pernah bermimpi kecuali hal itu datang seperti cahaya Shubuh. Setelah itu beliau senang berkhalwat. Beliau datang ke gua Hira dan menyendiri di sana, beribadah selama beberapa malam. Yang untuk itu beliau membawa bekal. Kemudian kembali ke Khadijah dan membawa bekal serupa. Sampai akhirnya dikejutkan oleh datangnya wahyu, saat beliau berada di gua Hira. Malaikat datang kepadanya dan berkata, “Bacalah!” Beliau menjawab, “Aku tidak bisa membaca.” lalu Rasulullah saw. berkata, “Lalu di merangkulku sampai terasa sesak dan melepaskanku. Ia berkata, ‘Bacalah!’ Aku katakan, ‘ Aku tidak bisa membaca.’ Lalu di merangkulku sampai terasa sesak dan melepaskanku. Ia berkata,&lt;br /&gt;“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan,  Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (Al-Hadits).&lt;br /&gt;Dengan demikian maka awal surat ini menjadi ayat pertama yang turun dalam Al-Qur’an sebagai rahmat dan petunjuk bagi manusia. Wahyu pertama yang sampai kepada Nabi saw. adalah perintah membaca dan pembicaraan tentang pena dan ilmu. Tidakkah kaum Muslimin menjadikan ini sebagai pelajaran lalu menyebarkan ilmu dan mengibarkan panjinya. Sedangkan Nabi yang ummi ini saja perintah pertama yang harus dikerjakan adalah membaca dan menyebarkan ilmu. Sementara ayat berikutnya turun setelah itu. Surat pertama yang turun secara lengkap adalah Al-Fatihah.&lt;br /&gt;Pengertian ringkas ayat-ayat ini adalah: Agar kamu menjadi orang yang bisa membaca, ya Muhammad. Setelah tadinya kamu tidak seperti itu. Kemudian bacalah apa yang diwahyukan kepadamu. Jangan mengira bahwa hal itu tidak mungkin hanya dikarenakan kamu orang ummi, tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis. Allah-lah yang menciptakan alam ini, yang menyempurnakan, menentukan kadarnya, dan memberi petunjuk. Yang menciptakan manusia sebagai makhluk paling mulia dan menguasainya serta membedakannya dari yang lain dengan akal, taklif, dan pandangan jauhnya. Allah swt. menciptakannya dari darah beku yang tidak ada rasa dan gerak. Setelah itu ia mnejadi manusia sempurna dengan bentuk yang paling indah. Allah-lah yang menjadikanmu mampu membaca dan memberi ilmu kepadamu ilmu tentang apa yang tadinya tidak kamu ketahui. Kamu dan kaummu tadinya tidak mengetahui apa-apa. Allah juga yang mampu menurunkan Al-Qur’an kepadamu untuk dibacakan kepada manusia dengan pelahan. Yang tadinya kamu tidak tahu, apa kitab itu dan apa keimanan itu?&lt;br /&gt;Bacalah dengan nama Tuhanmu, maksudnya dengan kekuasaan-Nya. Nama adalah untuk mengenali jenis dan Allah dikenali melalui sifat-sifat-Nya. Yang menciptakan semua makhluk dan menyempurnakan sesuai dengan bentuk yang dikehendaki-Nya. Dan Allah swt. telah menciptakan manusia dari segumpal darah.&lt;br /&gt;Bacalah, ya Muhammad. Dan Tuhanmu lebih mulia dari setiap yang mulia. Karena Allah swt. yang memberikan kemuliaan dan kedermawanan. Maha Kuasa daripada semua yang ada. Perintah membaca disampaikan berulang-ulang karena orang biasa perlu pengulangan termasuk juga Al-Mushtafa Rasulullah saw.  Karena Allah sebagai Dzat yang paling mulia dari semua yang mulia, apa susahnya memberikan kenikmatan membaca dan menghapal Al-Qur’an kepadamu tanpa sebab-sebab normal. Silakan baca firman Allah,&lt;br /&gt;“Sesungguhnya atas tanggungan kamilah mengumpulkannya (di dadamu) dan (membuatmu pandai) membacanya.” (Al-Qiyamah: 17).&lt;br /&gt;“Kami akan membacakan (Al Quran) kepadamu (Muhammad) Maka kamu tidak akan lupa.” (Al-A’la: 6).&lt;br /&gt;Bacalah dengan nama Tuhanmu yang Maha Mulia dan mengajarkan manusia untuk saling memahami dengan pena, meski jarak dan masa mereka sangat jauh. Ini merupakan penjelasan tentang salah satu indikasi kekusaan dan ilmu (manusia).&lt;br /&gt;“Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”&lt;br /&gt;Allah memberikan insting dan kemampuan berpikir kepada manusia yang menjadikannya mampu mengkaji dan mencerna serta mencoba sampai ia mampu menyibak rahasia alam. Dengan demikian ia dapat menguasai alam dan menundukkannya sesuai dengan yang diinginkannya.&lt;br /&gt;“Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu” (Al-Baqarah: 29).&lt;br /&gt;“Dan dia mengajarkan kepada Adam nama-nama (benda-benda) seluruhnya” (Al-Baqarah: 31).&lt;br /&gt;Nampaknya Allah memerintahkan Nabi-Nya untuk membaca secara umum dan khususnya membaca Al-Qur’an. Setelah itu Allah menjelaskan bahwa hal itu sangat mungkin bagi Allah yang menciptakan semua makhluk dan menciptakan manusia dari segumpal darah. Dia-lah yang Maha Mulia dan tidak pelit terutama terhadap Rasul-Nya. Dialah yang mengajarkan manusia dengan pena tentang apa yang belum pernah diketahuinya.&lt;br /&gt;“Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas. Karena dia melihat dirinya serba cukup. Sesungguhnya Hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu).”&lt;br /&gt;Sungguh benar, bahwa manusia itu melampaui batas, sombong, dan keterlaluan melakukan dosa. Karena ia menganggap dirinya tidak butuh kepada orang lain akibatnya melimpahnya harta, anak-anak, dan lain-lain. Sesungguhnya pada hari Kiamat nanti ia akan kembali kepada Allah swt. dan akan diminta pertanggung-jawaban atas semua yang dilakukan.&lt;br /&gt;Mungkin anda bertanya tentang konsiderasi ayat-ayat ini. Saya katakan bahwa ketika Allah swt. menyebutkan indikasi kekuasaan dan ilmu serta kesempurnaan nikmat yang dianugerahkan kepada manusia. Tujuannya adalah agar manusia tidak ingkar nikmat. Namun apa lacur, ternyata manusia benar-benar mengingkari dan melampaui batas. Oleh karena itu Allah swt. ingin menjelaskan sebabnya, bahwa cinta dunia, tertipu olehnya, dan berambisi terhadapnya dapat menyibukkannya dari melihat ayat-ayat Allah yang agung.&lt;br /&gt;Setelah memerintahkan Nabi-Nya untuk membaca wahyu yang ada di dalam kitab-Nya dan menjelaskan penyebab kekafiran manusia, Allah membuat perumpamaan gembong kekafiran, yakni Abu Jahal. Kendatipun pengertian ayat tersebut umum.&lt;br /&gt;Ceritakan kepada-Ku, ya Muhammad, tentang seseorang yang melarang hamba untuk tunduk kepada Allah dan melakukan shalat. Apa urusanya? Orang itu sungguh mengherankan, ia kafir dan bermaksiat kepada Tuhannya. Ia melarang orang lain melakukan kebaikan terutama shalat. Ceritakan kepada-Ku tentang kondisi orang tersebut, kalau memang ia termasuk golongan kanan dan termasuk orang-orang yang mendapat petunjuk setelah itu ia mengajak orang lain kepada ketakwaan dan kebaikan. Kalau orang itu seperti ini keadaannya tentu ia berhak mendapatkan pahala yang besar dan surga sebagai tempat tinggalnya.&lt;br /&gt;Ceritakan kepada-Ku tentang orang yang berdusta serta berpaling dari kebenaran lalu mengerahkan segenap potensinya untuk mengejar apa yang diinginkan. Tidakkah mereka tahu bahwa Allah swt. melihat? Sebenarnya mereka mengakui bahwa Allah swt. mengetahui yang gaib dan yang nyata lalu akan membalas masing-masing orang sesuai dengan amal perbuatannya. Kalau amalnya baik balasannya baik dan kalau amalnya buruk dibalas dengan keburukan. Maka bergegaslah kalian, wahai manusia, menuju Allah, bertaubatlah dan beramallah untuk mendapatkan ridha-Nya.&lt;br /&gt;Kalla, kata penolakan bagi orang yang bermaksiat kepada Allah. Aku bersumpah, jika orang-orang kafir dan pelaku kemaksiatan itu tidak menyudahi perbuatan mereka, Kami akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih. Kami akan hinakan mereka serendah-rendahnya sesuai dengan tingkat kesombongan mereka di dunia. Dan bagi Allah hal itu tidaklah sulit. Akan Kami tarik ubun-ubun mereka dengan kasar. Ubun-ubun yang sering menyombongkan dirinya karena kekuatan dan keyakinanya bahwa dirinya akan selamat dari murka Allah. Padahal tidak ada yang bisa mengalahkan Allah, baik yang ada di bumi maupun di langit. Tentu saja dugaan tersebut salah karena mereka melampaui batas dan berlaku jahat, khususnya terhadap orang-orang baik dan jujur. Kami akan hinakan orang seperti ini, maka biarkan saja malaikat yang memanggil mendorong mereka semua. Bahkan Kami, Allah swt. akan memanggil Zabaniyah. Yakni Allah swt. akan memanggil Zabaniyah, penjaga Jahannam untuk mendorong mereka.&lt;br /&gt;“Pada hari mereka didorong ke neraka Jahannam dengan sekuat- kuatnya.”&lt;br /&gt;Pada saat itu mereka tidak memiliki penolong maupun pembantu.&lt;br /&gt;Kalla, tinggalkan orang kafir itu dengan perbuatannya dan jangan sampai mengganggunya, ya Rasulullah. Bersujudlah selalu untuk Allah serta mendekatlah kepada-Nya melalui ibadah, karena ibadah merupakan benteng yang kokoh dan jalan keselamatan. Allahu a’lam. []&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-1973224302307615676?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/1973224302307615676/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/tafsir-surat-al-alaq.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1973224302307615676'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1973224302307615676'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/tafsir-surat-al-alaq.html' title='Tafsir Surat Al-Alaq'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SxoNfHV6ZfI/AAAAAAAAAJY/6RFnKkFI9_8/s72-c/iqra.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-6288153506165523670</id><published>2009-12-05T14:33:00.001+07:00</published><updated>2009-12-05T14:35:13.462+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Save Palatine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam Mancanegara'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>"Gaza 2009" Menangkan Cairo International Film Festival 2009</title><content type='html'>Film berjudul "Gaza 2009" keluar sebagai pemenang pada Festival Film Internasional Kairo (Mahrajan al-Qahirah as-Sinima'i ad-Duwali/Cairo International Film Festival) 2009 yang digelar selama pekan terakhir bulan November kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Film produksi Syirkah Filasthin li al-Intaj al-I'lami (PMP), Gaza, itu keluar sebagai pemenang setelah menyisihkan 400 film Arab lainnya yang ikut serta dalam festival tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Gaza 2009" merupakan film-romantika yang sarat akan pesan kemanusiaan. Kisahnya benar-benar menguras air mata dan menggugah emosi siapapun yang menontonnya. Betapa tidak, film tersebut menceritakan tentang potret kehidupan warga Palestina yang menyayat hati di bawah pendudukan Israel, khususnya di wilayah Jalur Gaza yang mengalami blokade selama beberapa tahun terakhir.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kondisi yang mengenaskan itu, mencuatlah kisah cinta seorang pemuda-Muslim dari Gaza dengan seorang gadis-Yahudi dari Nazaret, Israel. Pemuda Gaza itu bekerja di Nazaret, dan di kota kelahiran Isa al-Masih itulah keduanya berkenalan dan saling memadu kasih. Keduanya pun lantas menikah, setelah si gadis memeluk Islam dan ikut suaminya ke Gaza yang nelangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja, sejuntai problem perbedaan dua identitas menjuntai dan menghiasi lika-liku kehidupan mereka pasca menikah, dan setelah mempunyai buah hati sebanyak enam anak. Sebagian dari anak-anak mereka, misalnya, justru bercakap dalam bahasa Ibrani, belajar Talmud dan Taurat di Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sutradara film, Musthafa an-Nabih, berwarganegara Palestina, menyatakan jika kisah film "Gaza 2009" sendiri diilhami dari kisah nyata. Dikatakannya, problem dan konflim mulai muncul dalam kehidupan dua sejoli itu setelah delapan tahun usia pernikahan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Problem tersebut berpangkal dari keadaan kehidupan di Gaza yang serba sulit pasca blokade Israel. Bisa dibayangkan, pasca blokade itu, Gaza benar-benar seperti wilayah purba: tak ada air bersih, bahan bakar, pasokan makanan, obat-obatan, dan listrik. Bisa dibayangkan betapa mengerikannya kehidupan di sana. Sang istri rupanya merasa tak kuasa hidup di tengah kondisi kehidupan yang benar-benar sengsara seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang istri pun memutuskan untuk kembali ke Nazaret, kampung halaman asalnya. Ia pun kabur bersama tiga orang anaknya, sementara tiga anak lainnya tinggal bersama si bapak di Gaza. Dua dari tiga anak mereka yang kemudian hidup bersama bapaknya adalah si kembar-bungsu yang baru berusia 27 hari, salah satunya bahkan cacat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Nazaret, si istri dan ketiga anak yang dibawanya, yang paling besar bernama Yasmin (9 tahun), dan menjadi salah satu tokoh utama di film tersebut, kembali memeluk agama Yahudi, sekaligus semua anaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderitaan si lelaki tak hanya berhenti sampai di sana saja. Dinas intelejen Israel memaksanya untuk meninggalkan semua anaknya, untuk diboyong ke wilayah negeri itu dan menjadi warga negara Israel. Puncaknya, di hari terakhir penyerbuan Israel ke Gaza di awal tahun lalu, lelaki itu pun mati dirajam peluru dan roket pesawat Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An-Nabih, sang sutradara, bercerita bahwa pasca berakhirnya agresi Israel ke Gaza di awal tahun yang lalu, pihaknya segera mengunjungi wilayah tersebut, untuk membuat film dokumenter. Saat itu, secara tak sengaja ia mendengar kisah Yasmin dan keluarga Gaza-Palestina dan Nazaret-Israel ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat mengunjungi Gaza setelah agresi Israel berakhir, saya mendengar kisah Yasmin yang dibawa kabur oleh ibunya dari Gaza. Keluarga ini pun terpecah, menjadi keluarga Muslim dan Yahudi," kata an-Nabih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambahkan oleh seniman kenamaan Palestina itu, pesan utama dari film garapannya adalah nilai-nilai kemanusiaan. "Di film itu, kami ingin menyuguhkan kisah kemanusiaan, yang sangat nyata, dan sangat memukul. Betapa sebuah keluarga yang mulanya harmonis menjadi hancur dan menjadi terbelah," terang an-Nabih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, film "Gaza 2009" juga menjadi pemenang kategori film dokumenter pada Festival Film Arab yang digelar di Tunisia belum lama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk maklumat lebih jauh tentang film Gaza 2009, dapat diakses di situs produser film tersebut, yaitu www.pmptv.tv (ags)(eramuslim.com)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-6288153506165523670?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/6288153506165523670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/gaza-2009-menangkan-cairo-international.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/6288153506165523670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/6288153506165523670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/gaza-2009-menangkan-cairo-international.html' title='&quot;Gaza 2009&quot; Menangkan Cairo International Film Festival 2009'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-755015424942497083</id><published>2009-12-05T14:31:00.003+07:00</published><updated>2009-12-05T14:33:20.230+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gaya Hidup Muslim'/><title type='text'>Hindari Debat, Berbahasalah Yang Bijak</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SxoMehuw6JI/AAAAAAAAAJQ/U-d0rr9ZEb0/s1600-h/debat.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 175px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SxoMehuw6JI/AAAAAAAAAJQ/U-d0rr9ZEb0/s200/debat.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411651620829194386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang paling dibenci Nabi dan paling jauh jaraknya dari beliau pada hari Kiamat adalah para penceloteh yang banyak bicara." &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah.com—Salah satu tontonan terbanyak di TV kita saat ini selain ghibah (gossip, red) adalah berdebat. Anggota DPR berdebat dengan LSM, Polisi berdebat dengan pengacara, dan beberapa pihal lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat berdebat, baru-baru ini seorang pengacara ternama hampir saja berduel. Gara-gara berdebat pula, tahun 2003, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jacob Nuwa Wea “menyerang” dan memukul kepala koordinator ICW Danang Widyoko di sebuah acara Today's Dialog di Metro TV. Tak hanya memukul, sang menteri  juga dinilai menghina Danang dengan kata-kata.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam mengenal istilah jidal. Para ulama menafsirkannya dengan perdebatan dalam hal-hal yang tidak berguna atau tidak bermanfaat. Jidal adalah termasuk dalam perdebatan yang dilarang adalah semua perdebatan yang menyebabkan kegaduhan, mudharat kepada orang lain atau mengurangi ketentraman. Sementara  perdebatan yang baik dan masih diperbolehkan adalah perdebatan untuk menjelaskan kebenaran sebagai kebenaran dan kebatilan sebagai kebatilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari ‘Aisyah r.a., ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda, ‘Orang yang paling dibenci Allah adalah orang yang paling keras penantangnya lagi lihai bersilat lidah’.” (HR Bukhari [2457] dan Muslim [2668]).  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Umamah r.a., ia berkata: “Rasulullah saw .bersabda, “Tidaklah sesat suatu kaum setelah mendapat petunjuk kecuali karena mereka gemar berdebat. Kemudian Rasulullah saw. membacakan ayat, “Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar.” (Az-Zukhruf: 58).” (Hasan, HR Tirmidzi [3253], Ibnu Majah [48], Ahmad [V/252-256], dan Hakim [II/447-448]).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan dari Abu Ustman an-Nahdi, dalam sebuah hadist lain, ia berkata, “Aku duduk di bawah mimbar Umar, saat itu beliau sedang menyampaikan khutbah kepada manusia. Ia berkata dalam khutbahnya, Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, ‘Sesungguhnya, perkara yang sangat aku takutkan atas ummat ini adalah orang munafik yang lihai bersilat lidah’.” [HR Ahmad]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerap dijumpai di tengah masyarakat, peristiwa  yang berakhir saling bunuh atau saling membinasakan.  Jika ditelisik lebih jauh, kejadian tersebut bermula dari cekcok dan salah paham. Ini menjadi indikasi bahwa lidah memiliki bahaya besar bila tak dijaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa adab terkait dengan urusan lidah atau bercakap.Islam adalah agama yang sangat rapi mengatur umatnya. Terhadap hal-hal sekecil apapun, Allah SWT sudah mengatur. Dalam Islam, berbicara, berbahasa dan bercakap-cakap harus punya adab dan sopan-santun nya. Di bawah ini adalah adab-adab berbicara dalam Islam yang harus menjadi pegangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adab Bercakap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Ucapan Bermanfaat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kamus seorang Muslim, hanya ada dua pilihan ketika hendak bercakap dengan orang lain. Mengucapkan sesuatu yang baik atau memilih diam. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam (SAW) bersabda, "Barang siapa mengaku beriman kepada Allah dan hari Pembalasan hendaknya ia berkata yang baik atau memilih diam." (Riwayat al-Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bernilai Sedekah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap tulang itu memiliki kewajiban bersedekah setiap hari. Di antaranya, memberikan boncengan kepada orang lain di atas kendaraannya, membantu mengangkatkan barang orang lain ke atas tunggangannya, atau sepotong kalimat yang diucapkan dengan baik dan santun." (Riwayat al-Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menjauhi Pembicaraan Sia-Sia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya menghindari pembicaraan berujung kepada kesia-siaan dan dosa semata. "Sesungguhnya orang yang paling aku benci dan paling jauh jaraknya dariku pada hari Kiamat adalah para penceloteh lagi banyak bicara." (Riwayat at-Tirmidzi) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tidak Terperangkap Ghibah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"…Dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang." (al-Hujurat [49]: 12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tidak Mengadu Domba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hudzaifah Radhiyallahu anhu (RA) meriwayatkan, saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Tak akan masuk surga orang yang suka mengadu domba." (Riwayat al-Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tidak Berbohong&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya kejujuran itu mendatangkan kebaikan, dan kebaikan itu akan berujung kepada surga. Dan orang yang senantiasa berbuat jujur niscaya tercatat sebagai orang jujur. Dan sesungguhnya kebohongan itu mendatangkan kejelekan, dan kejelekan itu hanya berujung kepada neraka. Dan orang yang suka berbohong niscaya tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta." (Riwayat al-Bukhari).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Menghindari Perdebatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedapat mungkin menjauhi perdebatan dengan lawan bicara. Meskipun boleh jadi kita berada di pihak yang benar. Sebab Rasulullah SAW telah menjamin sebuah istana di surga bagi mereka yang mampu menahan diri. "Aku menjamin sebuah istana di halaman surga bagi mereka yang meninggalkan perdebatan meskipun ia berhak untuk itu." (Riwayat Abu Daud, dishahihkan oleh al-Albani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Tak Memotong Pembicaraan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari seorang Arab Badui datang menemui Rasulullah SAW, ia langsung memotong pembicaraan beliau dan bertanya tentang hari Kiamat. Namun Rasulullah tetap melanjutkan hingga selesai pembicaraannya. Setelah itu baru beliau mencari si penanya tadi. (Riwayat al-Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Hindari Mengolok dan Memanggil dengan Gelar yang buruk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain, (karena) boleh jadi mereka (yang diperolok-olok) itu lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) . Dan jangan pula perempuan-perempuan (mengolok-olok) perempuan yang lain. Karena boleh jadi perempuan (yang diperolok-olok) itu lebih baik dari perempuan (yang mengolok-olok) itu. Janganlah kamu saling mencela satu sama lain. Dan janganlah kamu saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk (fasik) setelah beriman. Dan barang siapa yang tak bertobat maka mereka itulah orang-orang yang zalim." (al-Hujurat [49]: 11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Menjaga Rahasia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tiadalah seorang Muslim menutupi rahasia saudaranya di dunia kecuali Allah menutupi (pula) rahasianya pada hari Kiamat." (Riwayat Muslim).  [Sahid/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-755015424942497083?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/755015424942497083/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/hindari-debat-berbahasalah-yang-bijak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/755015424942497083'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/755015424942497083'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/hindari-debat-berbahasalah-yang-bijak.html' title='Hindari Debat, Berbahasalah Yang Bijak'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SxoMehuw6JI/AAAAAAAAAJQ/U-d0rr9ZEb0/s72-c/debat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-1930904371557013958</id><published>2009-12-05T14:28:00.001+07:00</published><updated>2009-12-05T14:31:07.985+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='taujih'/><title type='text'>Sejauh Mana Toleransi Kita?</title><content type='html'>Dr. Aidh Al Qarni:&lt;br /&gt;Al Quran mengajarkan kita untuk melaksanakan toleransi, perdamaian sosial, perlakuan yang manusiawi, dan kasih sayang sesama manusia, menahan amarah dan memaafkan semua orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.&lt;br /&gt;الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاء وَالضَّرَّاء وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِين&lt;br /&gt;(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (Ali Imran 3:134)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Toleransi dimulai dengan toleransi dengan diri sendiri, dengan menahan diri dari menyimpan dendam dan kebencian dan permusuhan. Sebaliknya kita harus mengajar diri sendiri rahmat, persahabatan, dan perdamaian. Kita harus mengampuni orang tua kita, kerabat, dan semua kerabat kita, memelihara hubungan darah, karena memang Allah swt telah memerintahkan kita untuk melakukan itu semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus bermurah hati dengan kerabat kita, merawat mereka, memaafkan kesalahan mereka, dan menoleransi kerugian yang mereka lakukan kepada kita. Kita harus toleran dan memaafkan anggota-anggota masyarakat kita sehingga jika mereka berbuat salah, kita akan membetulkan mereka dengan kelembutan dan nasihat ringan, mengingat bahwa kita mungkin sama seperti yang mereka lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus mengirimkan pesan tentang toleransi dan perdamaian ke dunia. Kita harus menunjukkan kepedulian kepada bangsa-bangsa lain `keselamatan dan kesejahteraan sehingga mereka dapat diyakinkan bahwa kita tidak akan menyakiti mereka. Mereka dan kita hidup di planet yang sama. Kita memiliki kepentingan bersama dan keuntungan. Sebagai manusia, kita semua memiliki tanggung jawab terhadap satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sinilah kita menunjukkan wajah Islam yang indah tanpa kekerasan, penghinaan, dan penindasan. Ia memerintahkan kita untuk menggunakan wacana dan perlakuan yang lembut. Allah swt melarang kita untuk menggunakan terorisme intelektual dan mencoba untuk mengendalikan pikiran orang secara paksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita perlu menunjukkan kepada dunia bahwa kita peduli tentang kesuksesan, kebahagiaan, dan kehidupan masyarakat. Nabi Muhammad saw diutus untuk membawa kebahagiaan, bukan kesengsaraan kepada rakyat, untuk memimpin mereka kepada keselamatan, bukan kebinasaan, menjaga keamanan dan kehidupan mereka, dan tidak membunuh mereka, kecuali di jalan kebenaran. Rasulullah mengatakan demikian dalam indah dan terinspirasi khotbah pada suatu waktu: "Kalian dilarang untuk membunuh satu sama lain, mengambil harta, dan kehormatan. Larangan ini suci seperti hari ini, di bulan ini, di tanah yang suci ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa orang-orang di dunia selalu melihat orang Islam sebagai pelaku kekerasan? Kita selalu bekerja untuk melakukan kerja kemanusiaan, tapi mengapa sebagian dari kita selalu dianggap sebagai ancaman?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini, karena kita tidak benar-benar setia kepada agama kita, kita lemah dan tidak siap. Kita terus dicerai-beraikan, cengeng, dan primitif ketika datang ke dunia materi yang mereka sebut peradaban. Orang-orang asing marah dan lelah dengan dunia dan diri mereka sendiri. Mereka marah dengan segala sesuatu, dengan orang-orang dan bahkan dengan air yang mereka minum dan udara yang mereka hirup. Mereka seperti ini karena mereka memiliki sedikit pengetahuan dan tidak mampu untuk hidup dalam persahabatan dan perdamaian dengan masyarakat mereka. Mereka tidak mampu berinteraksi dengan orang dan menunjukkan atau menerima kasih sayang.(eramuslim.com)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-1930904371557013958?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/1930904371557013958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/sejauh-mana-toleransi-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1930904371557013958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1930904371557013958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/sejauh-mana-toleransi-kita.html' title='Sejauh Mana Toleransi Kita?'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-1626388322186766056</id><published>2009-12-05T14:24:00.003+07:00</published><updated>2009-12-05T14:28:22.178+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gaya Hidup Muslim'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IPTEK dan Islam'/><title type='text'>Pacaran Dini Mudah Sakit-sakitan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SxoLBxmQLdI/AAAAAAAAAJI/4TqIorLy44Q/s1600-h/dilarang-pacaran.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 145px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SxoLBxmQLdI/AAAAAAAAAJI/4TqIorLy44Q/s200/dilarang-pacaran.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411650027360628178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pacaran lebih dini akan makin mudah mengalami depresi dan sakit-sakitan, demikian hasil penelitian terbaru ilmuwan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah.com--Jangan dulu pacaran kalau masih kecil. Begitu nasihat yang sering disampaikan orangtua pada anaknya yang masih remaja. Ternyata nasihat orangtua itu didukung oleh peneliti, semakin dini seseorang menjalin cinta semakin besar risiko sakit hati, depresi bahkan sakit-sakitan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Journal of Pain, peneliti dari Universite de Montreal, University Hospital Center dan McGill University menemukan anak remaja yang mulai pacaran sejak usia dini lebih banyak mengalami sakit kepala, perut dan pinggang. Mereka juga dilaporkan lebih banyak depresi dibanding rekan seusianya yang belum pernah pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Isabelle Tremblay, seorang peneliti dari Universite de Montreal serta Dr Michael Sullivan, seorang profesor psikolog dari McGill University telah melakukan studi untuk mengetahui pengaruh menjalin hubungan sejak dini terhadap kesehatan seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebanyak 382 pelajar remaja berumur rata-rata 12 hingga 17 tahun di Kanada direkrut sebagai partisipan penelitian. Mereka diminta untuk mengisi kuesioner tentang frekuensi dan intensitas mengalami gangguan emosi serta fisik dan juga usia awal mengenal cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya yaitu, seseorang yang mengenal cinta lebih dini cenderung menjadi pribadi yang rapuh, sakit-sakitan, merasa tidak aman dan mudah depresi. "Gejala itu berkembang dari sejak masih kanak-kanak, lalu remaja dan akhirnya ketika dewasa," ujar Sullivan seperti dilansir Sciencedaily, Kamis (26/11/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peneliti belum sepenuhnya mengerti mengapa hal itu bisa terjadi. Namun, kesimpulan yang dinyatakan peneliti adalah, seseorang yang menjalin hubungan sejak dini, contohnya remaja, akan memiliki alarm rasa sakit yang lebih tinggi, terutama jika remaja itu menjalin hubungan yang buruk dengan pasangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka punya kecenderungan tingkat rasa sakit yang lebih mendalam. Mereka benar-benar meresapi perasaan buruk seperti sedih atau kesal karena secara psikologi mereka sudah mengenalnya ketika berhubungan dengan pasangannya,"jelas Sullivan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi akibat terlalu mendalami perasaan sedih dan emosional itu adalah depresi dan penyakit lainnya. "Karena terlalu sedih atau marah, perasan depresi pun bisa muncul. Akibatnya mereka jadi tidak mau makan, kurang tidur atau tidak mau melakukan apa-apa. Dari situlah muncul penyakit-penyakit seperti pusing, sakit perut dan lainnya," jelas Sullivan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang mengenal cinta dan mengalami masalah dalam berhubungan dengan pasangan lebih dulu memiliki pandangan yang lebih serius dan sikap yang lebih tertutup. Hal itu memicu perasaan stres dan penyakit fisik lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, mereka yang belum menjalin cinta pada usia dini cenderung lebih ekspresif dan lebih banyak bersosialisasi dengan yang teman-teman lainnya sebagai bentuk mencari dukungan pada saat mereka sedih atau tidak ada masalah. [dtc/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-1626388322186766056?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/1626388322186766056/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/pacaran-dini-mudah-sakit-sakitan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1626388322186766056'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1626388322186766056'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/12/pacaran-dini-mudah-sakit-sakitan.html' title='Pacaran Dini Mudah Sakit-sakitan'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SxoLBxmQLdI/AAAAAAAAAJI/4TqIorLy44Q/s72-c/dilarang-pacaran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-2586828222987494662</id><published>2009-11-26T21:49:00.004+07:00</published><updated>2009-11-27T00:33:01.195+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUBLIKASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ucapan'/><title type='text'>Selamat Hari Raya Idul Adha</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Sw6YGWspKlI/AAAAAAAAAJA/nZqt5t2J550/s1600/14737_1161586528562_1494795714_30408579_6906530_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Sw6YGWspKlI/AAAAAAAAAJA/nZqt5t2J550/s400/14737_1161586528562_1494795714_30408579_6906530_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5408427437458008658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-2586828222987494662?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/2586828222987494662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/11/selamat-hari-raya-idul-adha.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/2586828222987494662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/2586828222987494662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/11/selamat-hari-raya-idul-adha.html' title='Selamat Hari Raya Idul Adha'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Sw6YGWspKlI/AAAAAAAAAJA/nZqt5t2J550/s72-c/14737_1161586528562_1494795714_30408579_6906530_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-1876575713816194499</id><published>2009-11-17T08:35:00.001+07:00</published><updated>2009-11-17T08:37:51.356+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BKMI on Action'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUBLIKASI'/><title type='text'>Pelatihan Manajemen Dakwah Kampus I</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SwH-RX1a6HI/AAAAAAAAAI4/rt3H7oR5wyw/s1600/logoPMDK1copy.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 384px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SwH-RX1a6HI/AAAAAAAAAI4/rt3H7oR5wyw/s400/logoPMDK1copy.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5404880602230614130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-1876575713816194499?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/1876575713816194499/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/11/pelatihan-manajemen-dakwah-kampus-i.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1876575713816194499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1876575713816194499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/11/pelatihan-manajemen-dakwah-kampus-i.html' title='Pelatihan Manajemen Dakwah Kampus I'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SwH-RX1a6HI/AAAAAAAAAI4/rt3H7oR5wyw/s72-c/logoPMDK1copy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-2940233476986913548</id><published>2009-10-17T09:17:00.002+07:00</published><updated>2009-10-17T09:19:46.308+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam Mancanegara'/><title type='text'>ADAMS Center, 25 Tahun Berdakwah dan Memberdayakan Komunitas Muslim</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/StkpfAwGegI/AAAAAAAAAIk/xATJoZuWUXI/s1600-h/adam1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/StkpfAwGegI/AAAAAAAAAIk/xATJoZuWUXI/s200/adam1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393387641507314178" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di pinggiran kota Virginia yang tenang, berdiri sebuah gedung yang menjadi ikon tempat berkumpulnya komunitas Muslim dari berbagai bangsa, mulai dari Muslim Asia, Afrika, orang-orang Latin, Arab dan tentu saja Muslim Amerika. Di gedung itu pula berlangsung kegiatan dakwah dan pendidikan bagi komunitas Muslim Virginia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gedung tersebut adalah tempat bernaung organisasi All Dulles Area Muslim Society (ADAMS) Center. Tahun ini, 25 tahun sudah ADAMS berkiprah dalam aktivitas dakwah di AS, khususnya di wilayah Virginia. ADAMS didirikan oleh sejumlah keluarga Muslim yang sudah menetap di Virginia sekitar tiga dekade yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Mereka sadar bahwa mereka membutuhkan tempat bukan hanya untuk salat tapi juga untuk sekolah dan untuk keperluan komunitas Muslim lainnya," kata khalid Iqbal, deputi direktur ADAMS. . "Dan sekarang, kami menjadi salah satu Islamic Center terbesar di AS. Kami percaya adanya perbedaan, perbedaan gender dan etnis. Tapi kami juga meyakini bahwa agar bisa hidup harmonis, kita juga harus menghormati perbedaan agama," papar Iqbal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut para pengurus ADAMS, pertumbuhan komunitas Muslim yang begitu cepat selama beberapa tahun belakangan ini, menuntut mereka untuk mampu menyediakan apa yang dibutukan komunitas Muslim, mulai dari pelayanan urusan kelahiran sampai kematian. Sedikitnya, ADAMS melayani keperluan kurang lebih 7.000 keluarga Muslim di Virginia, wilayah di AS yang memiliki sekitar 350.000 Muslim yang berasal dari berbagai etnis dan latar belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ADAMS menggelar berbagai program sebagai bagian dari pelayanannya bagi masyarakat. Misalnya, program untuk menangani masalah kekerasan dalam rumah tangga, pelayanan zakat dan program untuk membantu para mualaf yang disebut program New Muslim Support Network.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang menjadi prioritas di ADAMS adalah layanan pendidikan. Lembaga ini sudah membuka sekolah Minggu untuk anak-anak usia 4-12 tahun. Sekarang, terdapat 520 siswa dan puluhan calon siswa masih harus masuk dalam daftar tunggu untuk bisa ikut serta dalam program sekolah Minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala sekolah Dr. Umaia Yussef mengatakan, sekolah itu bertujuan untuk membangun karakter islami pada anak-anak dan menanamkan kebanggaan pada identitas mereka sebagai Muslim. "Kami ingin mereka menjadi seorang Muslim yang baik dan berperilaku sesuai ajaran Islam," kata Dr. Yussef.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah ini, para siswa belajar tentang Islam, Qur'an, hadist dan bahasa Arab. "Kami lebih menekankan pada kualitas dan bukan kuantitas. Konsentrasi kami bukan hanya pada aspek pendidikan saja, tapi juga aspek sosial. Mereka belajar dari aktivitas mereka sehari-hari," jelas Dr. Yussef.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk orang dewasa, ADAMS juga menawarkan program pendidikan yang dilaksanakan setiap hari serta program belajar Al-Quran dan tafsir, sejarah dan pengetahuan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari itu semua, ADAMS Center juga berkomitmen untuk menyediakan program antar-agama. Menurut Iqbal, program itu penting untuk meningkatkan kerjasama dan menciptakan situasi yang harmonis dalam kehidupan antar umat beragama. Tak heran kalau setiap minggu, ADAMS Center ramai dikunjungi oleh Muslim dan non-Muslim yang ingin belajar tentang Muslim Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Ramadan menjadi moment yang dimanfaatkan ADAMS Center untuk meningkatkan persaudaraan dengan kalangan non-Muslim. Menjelang Ramadan, para pengurus ADAMS Center mengirikan surat ke semua orang yang isinya memberitahukan bahwa Ramadan akan datang dan mereka diharapkan datang atau berkunjung ke ADAMS Center.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan lainnya yang cakupannya lebih luas adalah program Feed the Hungry. Program ini sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab mereka pada masyarakat yang kurang beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan, semua kegiatan pendidikan dan sosial yang dilakukan ADAMS Center bertujuan untuk meluruskan pandangan negatif tentang Islam dan Muslim di kalangan masyarakat Amerika. "Kami harus memainkan peran dalam mengubah stereotipe itu. Kita bukan ingin mengubah agama orang tapi kita memberikan mereka informasi," tukas Iqbal. (ln/iol).&lt;br /&gt;sumber: eramuslim.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-2940233476986913548?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/2940233476986913548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/10/adams-center-25-tahun-berdakwah-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/2940233476986913548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/2940233476986913548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/10/adams-center-25-tahun-berdakwah-dan.html' title='ADAMS Center, 25 Tahun Berdakwah dan Memberdayakan Komunitas Muslim'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/StkpfAwGegI/AAAAAAAAAIk/xATJoZuWUXI/s72-c/adam1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-2394465812768626311</id><published>2009-10-17T09:12:00.000+07:00</published><updated>2009-10-17T09:15:22.408+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>Mother is the best super hero in the world</title><content type='html'>Mumpung Ibu Masih ada, coba saat BELIAU tidur saat matanya terpejam kamu tatap wajahnya itu 5 menit saja, kamu akan tau bagaimana rasanya nanti bila wajah itu sudah tak ada di situ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan apapun yang bisa kamu lakukan untuknya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LAKUKAN SEKARANG teman2ku sayang, bukan besok atau 5 menit lg karena mungkin sekedip matamu dia akan pergi tak kembali... &lt;br /&gt;Klo sudah terlanjur ga ada, yaaahhh jangan lupa doa ma TUHAN. Segala macam doa deh. Miss U Mum... &lt;br /&gt;Luv U all&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah mengenai nilai kasih Ibu dari seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia mengulurkan sekeping kertas yang bertuliskan sesuatu, si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang diulurkan oleh si anak dan membacanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ongkos upah membantu ibu: &lt;br /&gt;1) Membantu pergi ke warung: Rp20.000 &lt;br /&gt;2) Menjaga adik: Rp20.000 &lt;br /&gt;3) Membuang sampah: Rp5.000 &lt;br /&gt;4) Membereskan tempat tidur: Rp10.000 &lt;br /&gt;5) Menyiram bunga: Rp15.000 &lt;br /&gt;6) Menyapu halaman: Rp15.000 &lt;br /&gt;Jumlah: Rp85.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar. Si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama: &lt;br /&gt;1) Ongkos mengandungmu selama 9 bulan: GRATIS &lt;br /&gt;2) OngKos berjaga malam karena menjagamu: GRATIS &lt;br /&gt;3) OngKos air mata yang menetes karenamu: GRATIS &lt;br /&gt;4) Ongkos khawatir krn memikirkan keadaanmu: GRATIS &lt;br /&gt;5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu: GRATIS &lt;br /&gt;Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku: GRATIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, "Saya Sayang Ibu". Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu di depan surat yang ditulisnya: "Telah Dibayar" &lt;br /&gt;sumber: Dudung.net&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-2394465812768626311?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/2394465812768626311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/10/mother-is-best-super-hero-in-world.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/2394465812768626311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/2394465812768626311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/10/mother-is-best-super-hero-in-world.html' title='Mother is the best super hero in the world'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-8196632018921677462</id><published>2009-10-17T09:01:00.002+07:00</published><updated>2009-10-17T09:12:11.802+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>Jadilah Pohon Kelapa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/StknxHysfCI/AAAAAAAAAIc/mrmB2IRn-2I/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 95px; height: 143px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/StknxHysfCI/AAAAAAAAAIc/mrmB2IRn-2I/s200/images.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5393385753611631650" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya engkau wahai Muhammad berbudi pekerti yang luhur” QS Al-Qalam (68);4&lt;br /&gt;Mungkin judul ini membuat anda menggigit gigi geraham kuat-kuat, sobat. Masa` anda yang diciptakan sebagai makhluk yang paling sempurna dan paling OK aransemennya disuruh menjadi pohon kelapa yang tidak punya akal dan pikiran.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Buset... bukan itu maksud judul ini, sobat, tapi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, kalau kita melakukan sebuah observasi terhadap pohon kelapa, pasti kita akan mendapati bahwa pohon kelapa itu super berkhasiat alias semua ‘anggota’ pohon kelapa itu bermanfaat bagi manusia. Mulai dari daunnya yang dibuat tikar dan sapu lidi; buahnya yang dimakan; batangnya yang dibuat bahan bangunan; dan akarnya yang konon bisa dibuat obat atau paling tidak dijadikan kayu bakar. Bahkan ‘bluluknya’ bisa dibuat mainan anak-anak. Masyaallah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa hubungannya dengan perintah menjadi pohon kelapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, begitulah semestinya kita. Kita harus berakhlaqul karimah dengan senantiasa berbuat untuk orang lain. Jangan sampai keberadaan kita di suatu lingkungan masyarakat itu bagaikan sampah dan penyakit yang memuakkan. Kita sebagai umat Muhammad sas. harus menunjukkan bahwa orang Islam itu luhur budi pekertinya. Jangan sampai karena ulah kita Islam itu direndahkan dan tidak dimaui orang di sekitar kita, meski takdir di tangan Allah. Tapi sebaliknya, semua tingkah laku kita hendaknya menarik simpati masyarakat agar mereka mau memeluk agama Islam ini, agama para nabi dan rasul , meski -sekali lagi- hidayah di tangan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amirul Mukminin ‘Umar bin Khaththab ra., telah memberikan suri tauladan kepada kita, bahwa sebagai pemimpin tertinggi muslimin, ia sangatlah tinggi budi pekertinya. Dia amat ramah tamah dengan rakyatnya, meskipun non muslim. Sehingga karena budi pekertinya, seorang Yahudi masuk Islam dan mewaqafkan tanah sekaligus rumahnya untuk pembangunan masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya... memang itulah sifat insan beriman. Di manapun ia berada dan apapun jabatannya dia akan berusaha memberikan manfaat bagi orang di sekitarnya; di rumah sebagai orang tua atau anak, di sekolah sebagai murid atau guru, di tempat pengajian sebagai peserta atau pembicara, di tempat bekerja sebagai bos atau karyawan dan di manapun dia berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, untuk menjadi insan beriman yang berbudi pekerti luhur alias berakhalaqul karimah sehingga selalu mendatangkan manfaat bagi masyarakat di sekitar kita, kita musti pelajari pedomannya. What is that? Sebagaimana ayat yang telah ane sebut di depan, Rasulullah sas. adalah orang yang sangat luhur budi pekertinya. Ummul Mukminin ‘Aisyah ra. berkata bahwa akhlaq Rasulullah adalah Al-Qur’an. Maka dengan itu, kita musti mempelajari Al-Qur`an dan menelusuri liku-liku kehidupan beliau yang tertuang dalam hadits-hadits beliau dan sirah nabawiyah, agar kita menjadi insan yang berbudi luhur alias berakhlaqul karimah dan berguna bagi masyarakat. Selamat berjuang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi mau donk jadi pohon kelapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: dudung.net&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-8196632018921677462?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/8196632018921677462/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/10/jadilah-pohon-kelapa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8196632018921677462'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8196632018921677462'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/10/jadilah-pohon-kelapa.html' title='Jadilah Pohon Kelapa'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/StknxHysfCI/AAAAAAAAAIc/mrmB2IRn-2I/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-6821855681639585476</id><published>2009-09-07T12:35:00.002+07:00</published><updated>2009-09-07T12:39:43.044+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IPTEK dan Islam'/><title type='text'>Mesin Pencari Syariah Telah Hadir Di Dunia Mayai</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SqSccZnvQ1I/AAAAAAAAAIU/EzHlnajKyvU/s1600-h/imhalal.png"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 93px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SqSccZnvQ1I/AAAAAAAAAIU/EzHlnajKyvU/s200/imhalal.png" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5378595866715046738" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mulai kemarin (1/9/09) umat Islam seluruh dunia dapat searching di internet secara aman tanpa menemukan konten internet yang "Haram" menurut syariat Islam. Mesin pencari, ImHalal.com hanya akan mengambil hasil pencarian yang ditandai sebagai "halal".&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tujuan utama kami adalah untuk menjadi nomor satu situs web di setiap Muslim di rumah," Reza Sardeha, pendiri ImHalal.com, kepada The Media Line.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara penggunaan internet meningkat dengan cepat di Timur Tengah dan Afrika Utara selama beberapa tahun terakhir, banyak pengguna potensial yang kini telah menjauh karena konten yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Mesin pencari itu tidak akan memberikan hasil yang dianggap haram, dilarang, dan hanya menunjukkan permintaan hasil yang halal, disetujui, di bawah hukum agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mesin pencari ini menggunakan berbagai teknik untuk menentukan hasil pencarian yang mana yang seharusnya dikeluarkan "halal" atau "haram". Sekali pengguna memasukan keyword dengan konten yang eksplisit mengarah ke konten "haram", maka mesin pencari ini akan kembali dengan sebuah pesan negatif yang berbunyi "Oops! Your search inquiry has a Haram level of 3 out of 3! I would like to advise you to change your search terms and try again."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendiri ImHalal.com, Reza Sardeha mengatakan bahwa dia memperoleh gagasan membuat website ini setelah dia dan kawannya berselancar di mesin pencari saat mencari konten-konten yang lebih spesifik pada mesin pencari konvensional seperti Yahoo! dan Google.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pertama, kami telah mem-blok seluruh konten yang secara eksplisit bermuatan seksual. Untuk itu, sebelumnya kami juga telah berdiskusi dengan beberapa Imam (ulama) untuk menentukan mana yang haram sehingga harus diblok." demikian pernyataan Reza Sardeha sebagaimana dikutip dari Jerussalem Post.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Filter yang dipakai bersifat statis tetapi terdiri dari tiga lapisan yang berbeda yang berfungsi untuk memberikan pengguna sebuah mesin pencari yang sebaik mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Imhalal bukan diktator atau sensor situs web, kami ingin orang-orang dapat melanjutkan pencarian online mereka," komentar Sardeha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika Anda mengetik  sebuah istilah pencarian yang tingkat satu atau tingkat dua haram, user masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan jika ia benar-benar yakin bahwa istilah pencarian akan memiliki hasil yang halal. Tetapi jika hasilnya adalah tiga dari tiga maka tidak ada hasil yang akan ditampilkan oleh Imhalal.com," Sardeha menjelaskan sebagaimana dikutip dari The Media Line.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun terakhir umat Islam menjadi sangat aktif berselancar di Internet. Kurangnya mesin pencari bagi umat Islam yang dapat dipertanggung jawabkan untuk dapat melanjutkan kegiatan online umat Islam - menginspirasi ImHalal.com masuk ke pasar mesin pencari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs ini menawarkan berbagai fungsi yang dikembangkan secara khusus untuk meningkatkan performa pengguna internet dalam melakukan pencarian. Selain memfokuskan diri untuk menjadi mesin pencari terbesar bagi Islam, ImHalal.com juga bertujuan untuk memberikan produk pencarian terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ImHalal.com adalah layanan search engine yang diluncurkan oleh AZS Media Group yang mengkhususkan diri dalam mengeluarkan produk-produk layanan yang akan membentuk lanskap online menjadi lebih maju dan menjadi media sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran Reza cukup maju. Ia berencana membangun produk-produk IT lainnya untuk kebutuhan muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam waktu sebulan itu kami berharap untuk menambahkan widget Islam seperti waktu sholat sehingga Anda dapat dengan mudah mengetahui kapan harus sholat atau ketika anda datang ke situs web Anda akan melihat sebuah kutipan dari Al Qur'an. Kami adalah pemasar produk-produk rumah tangga Muslim," ungkapnya.&lt;br /&gt;sumber: sabili.co.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-6821855681639585476?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/6821855681639585476/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/09/mesin-pencari-syariah-telah-hadir-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/6821855681639585476'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/6821855681639585476'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/09/mesin-pencari-syariah-telah-hadir-di.html' title='Mesin Pencari Syariah Telah Hadir Di Dunia Mayai'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SqSccZnvQ1I/AAAAAAAAAIU/EzHlnajKyvU/s72-c/imhalal.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-8760199001912685458</id><published>2009-09-07T12:34:00.000+07:00</published><updated>2009-09-07T12:35:48.647+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Save Palatine'/><title type='text'>Wartawati Al-Jazeera Ditembaki Gas Air Mata oleh Israel</title><content type='html'>Tentara Isreal sungguh bersikap kelewat batas. Mereka menggunakan kekerasan kepada siapa pun di Palestina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah.com--Koresponden stasiun televisi Al-Jazeera di Tepi Barat Jacky Rowland ditembak dengan gas air mata oleh pasukan Israel ketika melaporkan secara langsung dari Tepi Barat ke markas Al-Jazeera di Doha pada Jum'at (4/9) siang lalu.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Wanita itu sedang melaporkan keadaan di sekitar pagar pembatas Israel dan menunjukkan gambar tentara Israel yang masuk ke area antara pagar untuk lebih mendekat ke orang-orang Palestina dan melemparkan  gas air mata ke arah mereka, ketika tiba-tiba sebuah granat gas air mata meluncur tepat ke arahnya. Dengan sigap ia pun menghindar sambil terus memegangi mikrofonnya. Gas air mata itu jatuh tepat di sebelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya gas air mata hanya ditujukan ke arah rakyat Palestina yang mengikuti aksi protes rutin setiap hari Jum'at di Desa Bil'in, Tepi Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka jelas-jelas berusaha menghentikan siaran kami, para tentara menembakkan granat tepat ke arah kami. Jelas sekali kami yang sekarang menjadi target mereka, dan bukan para pengunjuk rasa," katanya di depan kamera siaran langsung,  sejenak setelah gas air mata jatuh di sampingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa rasa gentar wanita itu bertekad terus menyampaikan laporannya, meskipun gumpalan asap gas air mata mengelilinginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada Jum'at sebelumnya  seorang fotografer menderita luka setelah terkena tembakan peluru pasukan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi peristiwa itu pihak militer Israel IDF mengatakan, setiap pekan kekerasan dan unjuk rasa ilegal dilakukan oleh orang-orang desa Palestina di Tepi Barat. Mengharuskan mereka menggunakan kekuatan senjata untuk mengusirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Para pengunjuk rasa melepari batu-batu, bom molotov, dan membakar ban ke arah tentara," katanya. "Pengalaman lalu menunjukkan bahwa para wartawan datang ke tempat kejadian dari arah desa-desa Palestina, yang berarti mereka membahayakan dirinya sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharusnya tentara Israel itu juga menambahkan komentarnya dengan, “jika kami tidak membangun pagar pembatas ini maka tidak akan ada aksi unjuk rasa oleh rakyat Palestina.” [di/aj/ynet/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-8760199001912685458?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/8760199001912685458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/09/wartawati-al-jazeera-ditembaki-gas-air.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8760199001912685458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8760199001912685458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/09/wartawati-al-jazeera-ditembaki-gas-air.html' title='Wartawati Al-Jazeera Ditembaki Gas Air Mata oleh Israel'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-3469571293724902163</id><published>2009-09-07T12:31:00.000+07:00</published><updated>2009-09-07T12:33:06.399+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam Mancanegara'/><title type='text'>Bersyahadat Setelah 8 Tahun Baca al-Quran</title><content type='html'>Anne Collins ingin berhubungan langsung dengan Allah yang dapat memberikannya ampunan tanpa perantara. Itu setelah 8 tahun membaca Al Quran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dibesarkan dalam sebuah keluarga Kristen yang taat. Saat itu, orang Amerika lebih religius dibandingkan masa sekarang–contohnya, sebagian besar keluarga pergi ke gereja setiap Minggu. Orangtua saya ikut dalam komunitas gereja. Kami sering mendatangkan pendeta ke rumah. Ibu saya mengajar di sekolah minggu, dan saya membantunya&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastinya saya lebih relijius dibandingkan anak-anak lainnya, meskipun saya tidak merasa seperti itu dulu. Satu saat ketika ulang tahun bibi saya memberi hadiah sebuah Bibel, dan untuk saudara perempuan saya ia memberi sebuah boneka. Lain waktu saya minta dibelikan bukudoa kepada orang tua, dan saya membacanya setiap hari selama beberapa tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya SMP, saya mengikuti program belajar Bibel selama dua tahun. Ketika itu saya sudah mengkaji sebagian dari Bibel, meskipun demikian saya belum memahaminya dengan baik. Kemudian saya mendapat kesempatan mempelajarinya lebih dalam. Sayangnya, kami belajar banyak petikan di dalam Perjanjian Lama dan Baru yang tak dapat dipahami, bahkan terasa aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, Bibel mengajarkan tentang adanya dosa awal, yang artinya semua manusia dilahirkan dalam keadaan berdosa. Saya punya adik bayi, dan saya tahu ia tidak berdosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bibel mengandung banyak cerita aneh dan sangat meresahkan, misalnya cerita tentang nabi Ibrahim dan Daud. Saya tak dapat mengerti bagaimana mungkin para nabi bisa mempunyai kelakuan seperti yang diceritakan dalam Bibel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak hal lain dalam Bibel yang membingungkan saya, tapi saya tidak mempertanyakannya. Saya terlalu takut untuk bertanya–saya ingin dikenal sebagai “gadis baik”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, akhirnya ada seorang anak laki-laki yang bertanya, dan ia terus bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang paling penting adalah tentang trinitas. Saya tidak bisa memahaminya. Bagaimana bisa Tuhan terdiri dari tiga bagian, yang salah satunya adalah manusia? Di sekolah saya juga belajar mitologi Yunani dan Romawi, menurut saya pemikiran tentang trinitas dan orang suci yang punya kekuatan sama dengan pemikiran budaya Yunani dan Romawi yang mengenal banyak dewa, yang masing-masing bertanggung jawab atas aspek kehidupan yang berbeda (astagfirullah!). Bocah yang bertanya itu, banyak bertanya tentang trinitas. Ia mendapatkan banyak jawaban tapi tidak pernah puas. Sama seperti saya. Akhirnya guru kami, seorang profesor teologi dari Universitas Michigan, menyuruhnya untuk berdoa minta keteguhan iman. Saya pun berdoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya SMA saya, diam-diam saya ingin menjadi seorang biarawati. Saya tertarik untuk melakukan peribadatan setiap harinya, tertarik kehidupan yang sepenuhnya dipersembahkan untuk Tuhan, dan menunjukkan sebuah gaya hidup yang relijius. Halangan atas ambisi ini hanya satu:  saya bukan seorang Katolik. Saya tinggal di  sebuah kota di wilayah Midwestern, di mana Katolik merupakan minoritas yang tidak populer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bertemu seorang Muslim dari Libya. Ia menceritakan saya sedikit tentang Islam dan Al-Quran. Ia bilang Islam itu modern, agama samawi yang paling up-to-date. Karena saya menganggap Afrika dan Timur Tengah itu terbelakang, maka saya tidk bisa melihat Islam sebagai sesuatu yang modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga saya mengajaknya ke acara Natal di gereja. Bagi saya acara itu sangat menyentuh dan berkesan. Tapi diakhir acara ia bertanya, “Siapa yang membuat aturan peribadatan seperti itu? Siapa yang mengajarkanmu kapan harus berdiri, membungkuk dan berlutut? Siapa yang mengajarimu cara beribadah?” Saya menceritakan kepadanya sejarah awal gereja. Awalnya pertanyaannya itu sangat membuat saya marah, tapi kemudian saya jadi berpikir. Apakah orang-orang yang membuat tata cara peribadatan itu benar-benar punya kualifikasi untuk melakukannya? Bagaimana mereka bisa tahu bagaimana peribdatan itu harus dilakukan? Apakah mereka dapat wahyu tentang itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sadar jika saya tidak mempercayai banyak ajaran Kristen, namun saya tetap pergi ke gereja. Ketika kredo Nicene dibacakan bersama-sama, saya hanya diam, saya tidak turut membacanya. Saya seperti orang asing di gereja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kejadian yang sangat mengejutkan. Seseorang yang sangat dekat dengan saya mengalami masalah dalam rumah tangganya. Ia pergi ke gereja untuk meminta nasihat. Orang dari gereja itu justru memanfaatkan kesusahan dan penderitaannya. Laki-laki itu mengajaknya ke sebuah motel dan kemudian merayunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya saya tidak memperhatikan benar apa peran rahib dalam gereja. Sejak peristiwa itu saya jadi memperhatikannya. Sebagian besar umat Kristen percaya bahwa pengampunan lewat sebuah acara peribadatan suci yang harus dipimpin oleh seorang pendeta. Tidak ada pendeta, tidak ada pengampunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengunjungi gereja, duduk dan memperhatikan pendeta yang ada di depan. Mereka tidak lebih baik dari umat yang datang–sebagian di antaranya bahkan lebih buruk. Jadi bagaiamana bisa seorang manusia biasa diperlukan sebagai perantara untuk berkomunikasi dengan Tuhan? Mengapa saya tidak bisa berhubungan langsung dengan Tuhan, dan langsung menerima pengampunannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama setelah itu, saya mendapati terjemahan Al-Qur’an di sebuah toko buku. Saya lalu membeli dan membacanya, kadang terus membaca, kadang terputus, selama delapan tahun. Selama itu saya juga mencari tahu tentang agama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya semakin khawatir dan takut dengan dosa-dosa saya. Bagaimana saya tahu Tuhan akan memafkan dosa-dosa saya? Saya tidak lagi percaya dengan metode pengampunan ala Kristen akan berhasil. Beban-beban dosa begitu berat bagi saya, dan saya tidak tahu bagaimana membebaskan diri darinya. Saya sangat mengharapkan ampunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membaca  Al-Quran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kali, aku membaca Al-Quran yang bunyinya: “Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat  persahabatannya dengan orang-orang beriiman ialah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani.” Yang demikian itu disebabkan karena di antara mereka itu ada rahib-rahib, juga sesungghnya mereka tidak menyombongkan diri. Dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada rasul (Muhammad), kamu lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al-Quran) yang telah mereka ketahui (dari kitab-kitab mereka sendiri); seraya berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah beriman maka catatlah kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al-Quran dan kenabian Muhammad S.A.W). Mengapa kami tidak akan beriman kepada Allah dan kepada kebenaran yang datang kepada kami, padahal kami sangat ingin agar Tuhan kami memasukkan kami ke dalam golongan orang-orang yang saleh? [Al-Maidah: 82-84]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mulai berharap bahwa Islam mempunyai jawabannya. Tapi bagaimana cara saya mencari tahu? Dalam berita di televisi saya melihat Muslim beribadat. Mereka punya cara tertentu untuk berdo’a. Saya menemukan sebuah buku–yang ditulis oleh non Muslim–yang menjelaskan cara beribadah orang Islam. Kemudian saya mencoba melakukannya sendiri. Kala itu saya tidak tahu tentang taharah dan saya shalat dengan cara yang keliru. Saya terus berdoa dengan cara itu selama beberapa tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kira-kira 8 tahun sejak pertama kali saya membeli terjemahan Al-Quran dulu, saya membaca: “Pada hari ini telah ku-sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah  Ku-cukupkan  kepadamu nikmat-Ku dan telah Ku-ridhai Islam itu menjadi agama bagimu.” [Al- Maidah: 3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menangis bahagia, karena saya tahu, jauh sebelum bumi diciptakan, Allah telah menuliskan bahwa Al-Quran ini untuk saya. Allah mengetahui bahwa Anne Collins di Cheektowaga, New York, AS, akan membaca ayat ini pada bulan Mei 1986.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tahu banyak hal yang perlu dipelajari, seperti bagaimana cara shalat yang benar, sesuatu yang tidak dijelaskan secara rinci dalam Al-Quran. Masalahnya saya tidak kenal seorang Muslim satu pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang ini Muslim relatif mudah dijumpai di AS. Dulu saya tidak tahu di mana bisa bertemu mereka. Saya mendapatkan nomor telepon sebuah komunitas Muslim dari buku telepon. Saya lalu coba menghubunginya. Seorang laki-laki menjawab diseberang sana, saya panik lalu mematikan telepon. Apa yang akan saya katakan padanya? Bagaimana mereka akan menjawab pertanyaan saya? Apakah mereka akan curiga? Akankah mereka menerima saya, sementara mereka sudah saling memiliki dalam Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa bulan kemudian saya kembali menelepon masjid itu berkali-kali. Dan setiap kali saya panik, saya menutupnya. Akhirnya, saya  menulis sebuah surat, isinya memnta informasi. Seorang ikhwan dari  masjid itu menelepon saya dan kemudian mengirimi saya selebaran tentang Islam. Saya katakan padanya bahwa saya ingin masuk Islam. Tapi ia berkata pada saya, “Tunggu hingga kamu yakin.” Jawabannya agar saya menunggu membuat saya kesal. Tapi saya sadar, ia benar. Saya harus yakin, sebab sekali menerima Islam, maka segala sesuatunya tidak akan pernah lagi sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi terobsesi dengan Islam. Saya memikirkannya siang dan malam. Dalam beberapa kesempatan, saya mengendarai mobil menuju ke masjid (saat itu masjidnya berupa sebuah rumah yang dialihfungsikan menjadi masjid). Saya berputar mengelilinginya beberapa kali sambil berharap akan melihat seorang Muslim, dan penasaran seperti apa keadaan di dalam masjid itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hari di awal Nopember 1986, ketika saya memasak di dapur, sekonyong-konyong saya merasa jika saya sudah menjadi seorang Muslim. Masih takut-takut, saya mengirim surat lagi ke masjid itu.  Saya menulis: Saya percaya pada Allah, Allah yang Maha Esa, saya percaya bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, dan saya ingin tercatat sebagai orang yang bersaksi atasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwan dari masjid itu menelepon saya keesokan harinya, dan saya mengucapkan shahadat melalui telepon itu. Ia berkata bahwa Allah telah mengampuni semua dosa saya saat itu juga, dan saya seperti layaknya seorang bayi yang baru lahir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa beban dosa-dosa menyingkir dari pundak. Dan saya menangis karena bahagia. Saya hanya sedikit tidur malam itu. Saya menangis, mengulang-ulang menyebut nama Allah. Ampunan yang saya cari telah didapat. Alhamdulillah. [di/iol/www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-3469571293724902163?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/3469571293724902163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/09/bersyahadat-setelah-8-tahun-baca-al.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3469571293724902163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3469571293724902163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/09/bersyahadat-setelah-8-tahun-baca-al.html' title='Bersyahadat Setelah 8 Tahun Baca al-Quran'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-9067698310769323143</id><published>2009-09-07T12:26:00.004+07:00</published><updated>2009-09-07T12:34:00.272+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gaya Hidup Muslim'/><title type='text'>Rahasia Keutamaan Hari Jumat</title><content type='html'>Andaikata Rasulullah masih hidup, beliau pasti membenci sineas Indonesia yang menjadikan hari Jumat seolah hari menakutkan dan horor&lt;br /&gt;Hidayatullah.com-Novelis Ayu Sutrisna (diperankan Suzanna) sering mengalami tangan gemetar dan keringat dingin keluar karena mengidap phobia tertentu. Anton (diperankan Alan Nuari), psikiater dan sekaligus pacar yang merawatnya, menganjurkan hidup santai dan menghindari suasana sibuk dan bising.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ia pun menyepi di sebuah rumah tua milik ayah Anton. Namun dua penjaga rumah tua itu mati mengerikan ketika mencoba memperkosa Ayu. Mereka diperkirakan dibunuh setan. Akhirnya tabir terbuka, ayah Anton mengaku bahwa istrinya telah melahirkan bayi di malam Jumat Kliwon dan terbunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam Jumat Kliwon adalah film horor Indonesia yang dirilis pada tahun 1986. Film yang disutradari oleh Sisworo Gautama Putra ini dibintangi antara lain oleh Suzanna dan Alan Nuari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam Jumat Kliwon adalah film horor Indonesia yang dirilis pada tahun 1986. Film yang disutradari oleh Sisworo Gautama Putra ini dibintangi antara lain oleh Suzanna dan Alan Nuari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alkisah, di atas era 80-an dan seterusnya, para sineas lain di Indonesia menjadikan hari Jumat sebagai hari menakutkan.  Hampir bisa disaksikan di semua TV atau film-film horor, menjadikan  hari Jumat sebagai hari “kebangkitan” para setan. Walhasil, hari Jumat adalah hari menyeramkan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah para sineas Indonesia yang telah ikut menyumbang keburukan dengan menjadikan Hari Jumat seolah-oleh hari paling sial dan menakutkan. Andai Rasulullah masih hidup di tengah-tengah kita, mungkin baginda akan marah besar. Betapa tidak, karena baginda Rasulullah sangat memuliakan hari Jumat. Dalam banyak riwayat, Rasulullah bahkan meminta kita memuliakan hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah riwayat, Rasulullah pernah bersabda. “Hari terbaik di mana matahari terbit di dalamnya ialah hari Jumat. Pada hari itu Adam Alaihis Salam diciptakan, dimasukkan ke surga, dikeluarkan daripadanya dan kiamat tidak terjadi kecuali di hari Jumat.” [Riwayat Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah juga pernah bersabda, “Sesungguhnya hari yang paling utama bagi kalian adalah hari Jumat, maka perbanyaklah sholawat kepadaku di dalamnya, karena sholawat kalian akan ditunjukkan kepadaku, para sahabat berkata: ‘Bagaimana ditunjukkan kepadamu sedangkan engkau telah menjadi tanah?’ Nabi bersabda: ‘Sesungguhnya Allah mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi.” (Shohih. HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, An-Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan lain hari Jumat adalah saat-saat dikabulkannya doa, yaitu saat-saat terakhir setelah shalat ashar (seperti yang dijelaskan dalam banyak hadits) atau di antara duduknya imam di atas mimbar saat berkhutbah Jumat sampai shalat selesai ditunaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amalan Mulia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah mengkhususkan hari Jumat ini hanya bagi kaum Muslimin dari seluruh kaum dari umat-umat terdahulu.  Di dalamnya banyak rahasia dan keutamaan yang datangnya langsung dari Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa rahasia keagungan hari Jumat adalah sebagai berikut;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, Hari Keberkahan. Di mana di hari Jumat berkumpul kaum Muslimin di masjid-masjid  untuk mengikuti shalat dan sebelumnya mendengarkan dua khutbah Jumat yang mengandung pengarahan dan pengajaran serta nasihat-nasihat yang ditujukan kepada kaum muslimin yang kesemuanya mengandung manfaat agama dan dunia.  Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah menyebut hari Jumat memiliki 33 keutamaan. Bahkan Imam as-Suyuthi  menyebut ada 1001 keistimewaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, Hari Dikabulkannya doa. Di antara rahasia keutamaan hari Jumat lain adalah, di hari itu terdapat waktu-waktu dikabulkannya doa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt; “Di hari Jumat itu terdapat satu waktu yang jika seorang Muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.’ Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu.” [HR.Bukhari dan Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: "Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya.” [Muttafaqun Alaih]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, Hari Diperintahkannya Shalat Jumat. Rasulullah bersabda, “Hendaklah kaum-kaum itu berhenti dari meninggalkan shalat Jumat. Atau (jika tidak) Allah pasti akan mengunci hari mereka, kemudian mereka pasti menjadi orang-orang yang lalai.” [Muslim]. Dalam riwayat lain Rasulullah menyebutkan, “Shalat Jumat adalah hak yang diwajibkan kepada setiap Muslim kecuali empat orang; budak atau wanita, atau anak kecil, atau orang sakit.” [Abu Daud]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِيَ لِلصَّلاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (٩)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jumat, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli, yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”  [QS: Al-Jumu'ah:9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ غَسَّلَ يَوْمَ الْجُمْعَةِ وَاغْتَسَلَ ثُمَّ بَكَّرَ وَابْتَكَرَ وَمَشَى وَلَمْ يَرْكَبْ وَدَنَا مِنَ اْلإِمَامِ فَاسْتَمَعَ وَلَمْ يَلْغُ كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ عَمَلُ سَنَةٍ أَجْرُ صِيَامُهَا وَقِيَامُهَا&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang bersuci dan mandi, kemudian bergegas dan mendengar khutbah dari awal, berjalan kaki tidak dengan berkendaraan, mendekat dengan imam, lalu mendengarkan khutbah dan tidak berbuat sia-sia, maka baginya bagi setiap langkah pahala satu tahun baik puasa dan shalatnya..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;,Keempat, Hari Pembeda antara Islam dan Non-Muslim. Hari Jumat adalah hari istimewa bagi kaum Muslim. Selain itu diberikan Nabi untuk membedakan antara harinya orang Yahudi dan orang Nashrani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah bersabda: "Allah telah memalingkan orang-orang sebelum kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya mereka, oleh karena itu hari raya orang Yahudi adalah hari Sabtu, dan hari raya orang Nasrani adalah hari Ahad, kemudian Allah memberikan bimbingan kepada kita untuk menjadikan hari Jumat sebagai hari raya, sehingga Allah menjadikan hari raya secara berurutan, yaitu hari Jumat, Sabtu, dan Ahad. Dan di hari kiamat mereka pun akan mengikuti kita seperti urutan tersebut, walaupun di dunia kita adalah penghuni yang terakhir, namun di hari kiamat nanti kita adalah urutan terdepan yang akan diputuskan perkaranya sebelum seluruh makhluk."  [HR. Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelima, Hari Allah menampakkan diri.  Dalam sebuah riwayat disebutkan,Hari Jumat  Allah menampakkan diri kepada hamba-hamba-Nya yang beriman di Surga. Dari Anas bin Malik dalam mengomentari ayat: "Dan Kami memiliki pertambahannya" (QS.50:35) mengatakan: "Allah menampakkan diri kepada mereka setiap hari Jumat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak keistimewan hari Jumat. Di antaranya adalah; Dalam "al-Musnad" dari hadits Abu Lubabah bin Abdul Munzir, dari Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam, beliau bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penghulunya hari adalah hari Jumat, ia adalah hari yang paling utama di sisi Allah Subhanahu Wata'ala, lebih agung di sisi Allah Subhanahu Wata'ala dari pada hari Idul Fitri dan Idul Adha. Pada hari Jumat tersebut terdapat lima keistimewaan: Hari itu,  bapak semua umat manusia, Nabi Adam 'Alaihissalam diciptakan, diturunkan ke dunia, dan wafat.  Hari kiamat tak akan terjadi kecuali hari Jum’at. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, sangat memuliakan hari ini, menghormatinya, dan mengkhususkannya untuk beribadah dibandingkan hari-hari lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etika Menyambut Hari Jumat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mandi Jum’at [jenabat]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mandi pada hari Jumat wajib hukumnya bagi setiap muslim yang baligh berdasarkan hadits Abu Sa’id Al Khudri, di mana Rasulullah bersabda, yang artinya, “Mandi pada hari Jumat adalah wajib bagi setiap orang yang baligh.” (HR. Bukhori dan Muslim). Mandi Jumat ini diwajibkan bagi setiap muslim pria yang telah baligh, tetapi tidak wajib bagi anak-anak, wanita, orang sakit, dan musafir. Sedangkan waktunya adalah sebelum berangkat sholat Jumat. Adapun tata cara mandi Jumat ini seperti halnya mandi jenabat biasa. Rasulullah bersabda yang artinya, “Barangsiapa mandi Jumat seperti mandi jenabat.” (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A.    Berpakaian Bersih dan Memakai Wangi-Wangian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah berkata, "Siapa yang mandi pada hari Jumat, bersuci sesuai kemampuan, merapikan rambutnya, mengoleskan parfum, lalu berangkat ke masjid, dan masuk masjid tanpa melangkahi di antara dua orang untuk dilewatinya, kemudian shalat sesuai tuntunan dan diam tatkala imam berkhutbah, niscaya diampuni dosa-dosanya di antara dua Jum'at." [HR. Bukhari]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.     Menghentikan Aktivitas Jual-Beli dan Menyegerakan ke Masjid&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas bin Malik berkata, “Kami berpagi-pagi menuju sholat Jumat dan tidur siang setelah sholat Jumat.” (HR. Bukhari). Al Hafidz Ibnu Hajar berkata, “Makna hadits ini yaitu para sahabat memulai sholat Jumat pada awal waktu sebelum mereka tidur siang, berbeda dengan kebiasaan mereka pada sholat zuhur ketika panas, sesungguhnya para sahabat tidur terlebih dahulu, kemudian sholat ketika matahari telah rendah  panasnya.” (Lihat Fathul Bari II/388)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C.      Sholat Sunnah Sebelum dan Sesudah Shalat Jumat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu menuturkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Barangsiapa mandi kemudian datang untuk sholat Jumat, lalu ia sholat semampunya dan dia diam mendengarkan khotbah hingga selesai, kemudian sholat bersama imam maka akan diampuni dosanya mulai Jumat ini sampai Jumat berikutnya ditambah tiga hari.” [HR. Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D.    Membaca Surat Al Kahfi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi bersabda yang artinya, “Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat maka Allah akan meneranginya di antara dua Jumat.”  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;E.  Memperbanyak Shalawat.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Anas ra,  Rasulullah  bersabda: "Perbanyaklah shalawat pada hari Jumat  dan malam Jumat."  [HR. Baihaqi]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Aus Radhiallahu 'anhu, dia mengatakan, Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam, bersabda: "Sebaik-baik hari kalian adalah hari Jumat: pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu beliau diwafatkan, pada hari itu sangkakala ditiup, pada hari itu manusia bangkit dari kubur, maka perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari itu, karena shalawat kalian akan diperlihatkan kepadaku", para shahabat bertanya: "wahai Rasulullah, bagaimana diperlihatkan kepada engkau sedangkan tubuh engkau sudah hancur (sudah menyatu dengan tanah ketika sudah wafat), Beliau menjawab: "sesungguhnya Allah Subhanahu Wata'ala mengharamkan kepada bumi untuk memakan (menghancurkan) jasad para Nabi." [HR, "al-Khamsah]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencintai Apa yang Dicintai Nabi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Muhammad adalah orang pilihan dan kekasih Allah SWT. Apapun amalan yang disukai Nabi adalah hal yang paling disukai Allah dan setiap amalan yang dibenci Nabi juga dimurkai Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk kesungguhan kita mencintai Rasulullah Saw adalah berlomba-lomba dan bersungguh-sungguh mengikuti dan meneladani apa yang telah beliau lakukan. Sebagaimana firman Allah SWT, وَمَا ءَاتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا. Artinya, ”Apa saja yang dibawa oleh Rasul untuk kalian, ambillah, dan apa saja yang dilarangnya atas kalian, tinggalkanlah.” [QS. al-Hasyr [59]: 7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat lain disebutkan, Katakanlah, “Jika kalian benar-benar  mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah akan mengasihi kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian.” [Qs. Ali-Imran [3]: 31].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, apapun yang sudah ditetapkan Nabi –termasuk memuliakan hari Jumat-- adalah sesuatu yang sudah pasti disukai Allah SWT. Sangatlah tidak pantas bagi kita sekalian mengada-adakan dan mengarang-ngarang sesuatu yang sesungguhnya tidak ada dan tidak pernah dilakukan Nabi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga setelah ini kita ikut menjadikan dan memuliakan hari Jumat. [cak, berbagai sumber/hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-9067698310769323143?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/9067698310769323143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/09/rahasia-keutamaan-hari-jumat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/9067698310769323143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/9067698310769323143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/09/rahasia-keutamaan-hari-jumat.html' title='Rahasia Keutamaan Hari Jumat'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-8544053883946587189</id><published>2009-08-31T08:39:00.003+07:00</published><updated>2009-08-31T09:01:14.700+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Buletin BKMI'/><title type='text'>Buletin SIROH</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SpstTCVOjxI/AAAAAAAAAIE/qBMuXgFMMY4/s1600-h/hal+1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 127px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SpstTCVOjxI/AAAAAAAAAIE/qBMuXgFMMY4/s200/hal+1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375940385263488786" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SpstTg8tNuI/AAAAAAAAAIM/cxweL6aH0yE/s1600-h/hal+2.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 127px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SpstTg8tNuI/AAAAAAAAAIM/cxweL6aH0yE/s200/hal+2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375940393482139362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-8544053883946587189?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/8544053883946587189/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/buletin-siroh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8544053883946587189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8544053883946587189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/buletin-siroh.html' title='Buletin SIROH'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SpstTCVOjxI/AAAAAAAAAIE/qBMuXgFMMY4/s72-c/hal+1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-729122991765245996</id><published>2009-08-31T08:28:00.002+07:00</published><updated>2009-09-07T12:31:21.857+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gaya Hidup Muslim'/><title type='text'>Tatacara Puasa Rasulullah saw dari Sahur sampai Sahur Berikutnya</title><content type='html'>A. MAKAN SAHUR&lt;br /&gt;Aktifitas Hadhrat Rasulullah saw. selama bulan Ramadhan diantaranya makan sahur dibawah ini hadis-hadis yang menerangkan bahwa sahur adalah kegiatan yang penting untuk menyongsong ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Mengenai hal ini, Rasulullah saw. besabda:&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;‘an anasin ibnu malikin (rodhiyallohu ‘anhu) qôla: qôla RosûlaLlâhi (shollollohu ‘alayhi wa sallam), tasahharû fa-inna fis-sahûrî barokat(un) (Mutafaq ‘alayh)&lt;br /&gt;Artinya: Dari Anas bin Malik ra. dia berkata, Rasulullah saw. bersabda: “Makan sahurlah kamu sekalian, sebab dalam makan sahur itu ada berkahnya.” (Mutaffaq’alaih)&lt;br /&gt;Ahmad menambahkannya dari Hadis Abu Sa’id:&lt;br /&gt;falâ tad’ûhu, wa law an yatajarro’a ahadukum jar’atan min mâ-in fa-innaLloha wa malâ-ikatahû yushollûna ‘alal-mutasahhirîn(a) – (rowâhu Ahmad)&lt;br /&gt;Artinya: Maka janganlah kamu tinggalkan sahur itu, dan seandainya seseorang diantara kamu meneguk (meminum) seteguk air, maka sesungguhnya Allah dan para Malaikat-Nya mendoakan atau mengasihani orang-orang yang sahur itu. (HR. Ahmad) [1]&lt;br /&gt;- ‘anibni ‘abbâsin, ‘anin-nabiyyi (shollollohu ‘alayhi wa sallam) qôla: ista’înû bitho’âmissahari ‘alâ shiyâmin-nahri wa bil-qoylûlati ‘alâ qiyâmul-layl(i) -&lt;br /&gt;Artinya: Nabi saw. bersabda: “Jadikanlah makan diwaktu sahur sebagai penolong melakukan puasa diwaktu siang. Dan istirahat di tengah hari sebagai penolong untuk melakukan shalat malam kalian.”[2]&lt;br /&gt;B. BERSODAQOH&lt;br /&gt;Hadhrat Rasulullah saw. adalah pribadi yang dermawan apalagi pada saat bulan Ramadhan kemurahan tangannya bagaikan hembusan angin sebagaimana yang diterangkan dalam hadis di bawah ini :&lt;br /&gt;- ‘anibni ‘abbâsin qôla: kânan-nabiyyu (shollollohu ‘alayhi wa sallam) ajûdan-nâsi bil-khoyri wa kâna ajûda mâ yakûnu fi Romadhôna hîna yalqôhu jibrîlu wa kâna jibrîlu ‘alayhis-salâmu yalqôhu kulla laylatin fî romadhôna hattâ yansalikho ya’ridhu ‘alayhin-nabiyyu (shollollohu ‘alayhi wa sallam) alqur-âna fa-idzâ laqiyahu jibrîlu ‘alayhis-salâmu kâna ajûda bil-khyri minar-riyhil-mursalati –&lt;br /&gt;1818. Artinya: dari ibn Abbas ra. Ia berkata Nabi saw. Adalah manusia yangn paling dermawan, dan sedermawan-dermawan beliau adalah pada bulan Ramadhan ketika Jibril menemui belaiu. Jibril menemui beliau pada setiap malam dari bulan Ramadhan sehingga habisnya bulan Ramadhan itu. Kepentingannya menemui nabi saw. Ialah untuk menyampaikan al-Quran.apabila Jibril bertemu dengan beliau maka keadannya lebihi bermurah dengan kebaikan daripada angin yang diutus.[3]&lt;br /&gt;C. MEMPERLIHATKAN AKHLAQ YANG MULIA&lt;br /&gt;Adab puasa lainnya yang digambarkan di dalam hadis yaitu, orang yang sedang berpuasa hendaknya memperlihatkan akhlak yang mulia sebagaimana yang dicontohkan di bawah ini:&lt;br /&gt;- ‘an abî Huroyrota yaqûlu: qôla Rosûlullohi (shollollohu ‘alayhi wa sallam): qôlaLlohu: kullu ‘amalib-ni Adama lahu, illa-shiyâma, fa-innahu lî wa ana ajza bihi wash-shiyâmu junnatun, wa idzâ kâna yawmu showmin ahadakum falâ yarfutsu wa lâ yashkhob, fa-inna sâ-bbahu ahadun aw qôtalahu fal-yaqul “innimroun shô-imun” -&lt;br /&gt;1820. Artinya: Dari Abu Hurairah ra. berkata: Rasulullah saw bersabda: “Allah yang Maha Mulia dan Maha Besar berfirman: “Setiap amal anak Adam itu baginya selain puasa, sesungguhnya puasa itu bagi Ku dan Aku membalasnya. Puasa itu perisai. Apabila salah seorang diantaramu berpuasa pada suatu hari maka janganlah berkata keji dan jangan berteriak-teriak. Jika ada seseorang yang mencaci makinya atau melawannya maka hendaklah ia mengatakan “sesungguhnya saya sedang berpuasa”[4]&lt;br /&gt;D. BANYAK MEMBACA AL QUR’AN&lt;br /&gt;Amal-amal lainnya di saat sedang berpuasa hendaknya membaca al-Quran (bertadarus) sebagaimana hadis di bawah ini:&lt;br /&gt;- ‘an ‘urwata, ‘an ‘â-isyata qôlat mâ la’ina Rosûlullohi (shollollohu ‘alayhi wa sallam) min la’natin tadzkuru kâna idzâ kâna qorîbu ‘ahdi bi Jibrîli (‘alayhis-salâmu) yudârisuhû kâna ajûda bil-khoyri minar-rîhil-mursalat(i) -&lt;br /&gt;Dari Urwah dari Aisyah katanya : “Boleh dikata, hampir tidak pernah Rasulullah saw. melaknat. Biasanya bila dekat masa bertemunya dengan Jibril untuk bertadarus al-Qur’an, maka Rasulullah saw. banyak bermurah tangan lebih dari kencangnya angin yang berhembus.”[5]&lt;br /&gt;E. MENYEGERAKAN BERBUKA PUASA&lt;br /&gt;Anjuran Hz. Rasulullah saw. lainnya yaitu, supaya menyegerakan berbuka puasa dan itu adalah satu kebaikan:&lt;br /&gt;- ‘an sahlib-ni sa’din qôla: qôla Rosûlullohi (shollollohu ‘alayhi wa sallam): lâ yazâlun-nâsu bikhoyrin mâ ‘ajalul-fitr(o) –&lt;br /&gt;Artinya: Bahwasanya nabi saw. bersabda manusia senantiasa ada dalam keadaan baik selama cepat-cepat makan untuk berbuka.[6]&lt;br /&gt;F. IBADAH DI MALAM HARI&lt;br /&gt;Hadhrat. Rasulullah saw. senantiasa mengisi malam-malamnya di bulan puasa dengan melaksanakan ibadah dan demikianlah anjuran beliau:&lt;br /&gt;- ‘an sai’îdibnil-musayyiba, ‘an Rosûlullohi (shollollohu ‘alayhi wa sallam) qôla: man qôma Romadhôna îmânan wahtisâban, ghufiro lahu mâ taqoddama min dzambihi -&lt;br /&gt;Artinya: bersabda Rasulullah saw. “Barang siapa yang beribadah malam di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan berharap pahala dari Allah, maka akan diampunkan dosa-dosanya yang lalu.”[7]&lt;br /&gt;Hadhrat Rasulullah saw. mengerjakan shalat malam (tarawih) secara berjamaah di bulan puasa. Tapi hal itu beliau laksanakan hanya beberapa hari saja, karena dikhawatirkan shalat malam (tarawih) secara berjamaah itu dianggap suatu kewajiban oleh umat beliau.&lt;br /&gt;Artinya: Aisyah ra. berkata: “Pada suatu malam di bulan Ramadhan Rasulullah saw. mengerjakan shalat malam berjamaah di masjid. Seterusnya Hz. Aisyah ra. berkata bahwa nabi hanya menganjurkan sahabat-sahabatnya supaya gemar beribadah di malam hari di bulan Ramadhan dan anjurannya itu tidak bersifat perintah. Karena itu beliau bersabda: “Barang siapa beribadah di malam lailatul qadar dengan penuh keimanan dan berharap pahala dari Allah, maka ia akan diampunkan dosa-dosanya yang terdahulu.”&lt;br /&gt;Urwah berkata:” Demikianlah keadaan itu terus berlangsung hingga Rasulullah saw. pulang ke rahmatullah”.[8]&lt;br /&gt;G. BERI’TIKAF&lt;br /&gt;Hadhrat Rasulullah saw apabila di sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan senantiasa melaksanakan I’tikaf, demikianlah bunyi hadisnya:&lt;br /&gt;- ‘an ‘âisyata, annan-Nabiyya (shollollohu ‘alayhi wa sallam) kâna ya’taqiful-‘asyrol-awâkhiro min Romadhôna hattâ qobadhohuLlohu -&lt;br /&gt;Artinya: Dari Aisyah “Bahwasanya nabi saw. biasa beri’tikaf pada sepuluh yang akhir dari bulan Ramadhan sampai Allah mengambil nyawanya”.[9]&lt;br /&gt;- ‘an ‘aliyyi, anna annan-Nabiyya (shollollohu ‘alayhi wa sallam) kâna yûqidzu ahlahu fîl-awâkhiri min Romadhôn(a) -&lt;br /&gt;Artinya: Dari Ali ra. bahwasanya nabi saw. biasa membangunkan keluarganya pada sepuluh terakhir dari bulan Ramadhan. [10]&lt;br /&gt;Demikianlah amalan-amalan yang nampak dilakukan oleh Rasulullah saw. Ketika beliau berada di Bulan Ramadhan. Kita sebagai pengikutnya harus bisa mencontoh apa-apa yang beliau kerjakan.&lt;br /&gt;Catatan kaki:&lt;br /&gt;[1] Drs. Abu Bakar Muhammad, TERJEMAHAN SUBULUS-SALAM, Jilid 2, Surabaya: Al-Ikhlas, 1991, Kitab Puasa, hlm. 610-611&lt;br /&gt;[2] Al Ustadz H. Abdullah Shonhaji, dkk, TARJAMAH SUNAN IBNU MAJAH II, Semarang: CV Asy Syifa’ 1992, hal. 473, Bab Tentang Sahur, No. 1693&lt;br /&gt;[3] Ahmad Sunarto, dkk, TARJAMAH BUKHARI III, Semarang: CVAssyifa, 1993, hal.93, Bab Sedermawan-dermawan nabi saw. adalah pada bulan Ramadhan&lt;br /&gt;[4] Ibid, hal 94&lt;br /&gt;[5] Ustadz Bey Arifin, dkk, TARJAMAH SUNAN AN-NASA’IY II, Semarang: CVAssyifa, 1992, hlm. 505, BAB Keutamaan bermurah tangan di bulan ramadhan, Hadits No. 2065&lt;br /&gt;[6] Moh. Zuhri Dipl. TAFL, Drs. H., dkk, TARJAMAH SUNAN AT-TIRMIDZI II, Semarang: CVAssyifa, 1992, hal.20, Bab Bersegera untuk berpuasa, Hadis No. 690&lt;br /&gt;[7] Ustadz Bey Arifin, dkk, TARJAMAH SUNAN AN-NASA’IY II, Semarang: CVAssyifa, 1992, hlm. 546, Bab Pahala orang yang berpuasa Ramadhan dan beribadah di malam harinya dengan penuh keimanan dan berharap pahala dan Allah, Hadits No. 2157&lt;br /&gt;[8] Ustadz Bey Arifin, dkk, TARJAMAH SUNAN AN-NASA’IY II, Semarang: CVAssyifa, 1992, halaman 505, hal. 549, no. 2161&lt;br /&gt;[9] Moh. Zuhri Dipl. TAFL, Drs. H., dkk, TARJAMAH SUNAN AT-TIRMIDZI II, Semarang: CVAssyifa, 1992, hlm. 114, Bab Tentang I’tikaf, Hadits No. 787&lt;br /&gt;[10] Ibid, hlm,. 120, Bab tentang daripadanya, Hadits No. 792&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber : http://isamujahid.wordpress.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-729122991765245996?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/729122991765245996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/tatacara-puasa-rasulullah-saw-dari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/729122991765245996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/729122991765245996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/tatacara-puasa-rasulullah-saw-dari.html' title='Tatacara Puasa Rasulullah saw dari Sahur sampai Sahur Berikutnya'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-5085293316472389390</id><published>2009-08-31T08:27:00.000+07:00</published><updated>2009-08-31T08:28:14.141+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam Mancanegara'/><title type='text'>Ramadhan, Pemuda Muslim Perancis Jadi Alim</title><content type='html'>PARIS--selama 11 bulan dalam setahun, remaja Muslim Perancis, bisa jadi merokok ganja, menenggak alkohol atau terlibat dalam perilaku tak bermoral lain. Namun begitu Ramadhan tiba, pemuda muslim Perancis yang masih doyan melakukan hal-hal tersebut pun merasa memiliki bulan suci tersebut.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Coba lihat anak-anak muda itu, mereka menggunakan narkoba, minum alkohol dan hampir setiap tahun berbicara dalam bahasa kasar," ujar seorang aktivis Muslim di Paris utara, Rachid Abu Zareaah, mengacu pada kelompok pemuda Muslim di suburb, Quatre Vents. "Namun begitu Ramadhan tiba, mereka menjadi malaikat," imbuh Rachid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di penjuru negara Eropa banyak pemuda Muslim Perancis meninggalkan perbuatan maksiat dan menyatakan perang terhadap perbuatan dosa dan godaan selama Ramadhan. Di Perancis sendiri, puasa dimulai pada 22 Agustus lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rachid mengatakan selama Ramadhan, pemuda Muslim mengubah perilaku buruk mereka dan benar-benar sadar menahan diri. "Mereka secara drastis berubah menjadi asketik dalam kesucian Ramadhan,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bahkan para pengeder narkoba menjauhi aktivitas tersebut dan berganti berjualan parfum atau ornamen islami," tutur Rachid. "Kata-kata kasar juga hilang. Alih-alih anda hanya dapat mendengar mereka berdoa, memuji dan berdoa mohon ampunan pada Allah,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah survei baru-baru ini juga membenarkan pengaruh Ramadhan terhadap pemuda Muslim Perancis. Dalam sebuah studi terbaru dari pusat CSA, mengatakan lebih dari 90 persen pemuda Muslim di atas 18 tahun menjalankan kewajiban puasa. Pusat studi IFOP juga menyatakan dalam sebuah laporan bahwa 70 persen pemuda Muslim berpuasa saat Ramadhan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemuka Muslim di negara itu juga mengamini bahwa fenomena penghormatan terhadap Ramadhan karena pemuda masih memiliki akar Muslim. "Memenuhi kewajiban Ramadan memberi pemuda Muslim perasaan memiliki yang mereka butuhkan," ujar kepala Dewan Muslim Perancis (FCMC), Mohammed Mousawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu membuat mereka merasa bahwa mereka memiliki latar belakang berbeda, akar berbeda dari semua masyarakat Perancis," ujarnya. Mousawi mengatakan pemuda Muslim Perancis pun menderita hal sama dalam krisis kebudayaan, sosial dan ekonomi seperti yang dialami kaum muda Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun pada saat Ramadhan, umat Muslim menyadari bahwa ada perbedaan antara mereka dan pemuda Perancis lain," ujarnya. "Mereka beralih ke identitas berbeda, meskipun hanya sebulan dalam setahun,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: Republika.co.id&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-5085293316472389390?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/5085293316472389390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/ramadhan-pemuda-muslim-perancis-jadi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/5085293316472389390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/5085293316472389390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/ramadhan-pemuda-muslim-perancis-jadi.html' title='Ramadhan, Pemuda Muslim Perancis Jadi Alim'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-8658922625216043681</id><published>2009-08-31T08:22:00.001+07:00</published><updated>2009-08-31T08:25:08.103+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IPTEK dan Islam'/><title type='text'>Kurma: Keajaiban dan Manfaatnya Untuk Buka Puasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SpsmNwxp2LI/AAAAAAAAAH8/5eoDsLU3bW4/s1600-h/kurma-ramadhan--.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 115px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SpsmNwxp2LI/AAAAAAAAAH8/5eoDsLU3bW4/s200/kurma-ramadhan--.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5375932598070139058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak salah lagi, kurma sudah pasti jadi makanan favorit khas Ramadhan. Sebagai makanan pembuka, kurma memang berada di urutan paling atas yang dianjurkan oleh Rasulullah saw. Tapi kita mungkin belum begitu mengetahui ada apa di balik buah kurma itu sebenarnya. Manfaat apa saja yang ada dalam buah kurma sehingga Rasul yang menganjurkan kurma sebagai salah satu menu buka puasa kita?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sejarah kurma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurma berasal dari jazirah Arab (Timur Tengah), dan nama latinnya adalah Phoenix dactilyfera. Dinamakan begitu konon karena memang ada hubungannya dengan burung Phoenix yang bisa bereinkarnasi setiap kali ingin mati—Ini kepercayaan orang Mesir dan Yunani kuno.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun ini, beberapa peneliti Israel mulai melirik untuk membudidayakan pohon kurma (seperti dilansir LiveScience.com). Israel menanam biji kurma yang usianya sampai 2000 tahun. Sampai sekarang, nih pohon baru setinggi 30 cm. Rencananya sih mereka bakal meneliti DNA pohon itu biar tahu bisa tidak pohon zaman purba memberikan manfaat buat kehidupan modern.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat kurma&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak manfaat kurma yang baru terkuak di zaman ini, khususnya buat kesehatan. Dari Salman ibn 'Aamir, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, "Jika salah seorang di antara kalian akan berbuka puasa, maka berbukalah dengan kurma sebab kurma itu berkah, kalau tidak ada, maka dengan air karena air itu bersih dan suci.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa mesti kurma? Jika kita berbuka puasa, organ pencernaan kita (khususnya lambung) butuh sesuatu yang lembut biar bisa bekerja lagi dengan baik. Jadi makanannya harus yang mudah dicerna dan juga mengandung gula dan air dalam satu makanan. Tidak ada makanan yang mengandung gula dan air yang lebih baik daripada yang disebutkan oleh hadits Rasul. Nutrisi makanan yang paling cepat bisa dicerna dan sampai ke darah itu adalah zat gula, terlebih makanan yang mengandung satu atawa dua zat gula (kalau tidak glukosa, ya sukrosa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, untuk hal ini kurma adalah makanan yang paling baik. Kurma mengandung zat gula yang tinggi yaitu antara 75-87% dan glukosanya sebanyak 55%, fructose (fraktosa) 45% lebih tinggi dari jumlah protein, minyak dan beberapa vitamin (seperti vitamin A, B2, B12), dan sejumlah zat penting laen kayak kalsium, phosphor, potassium, sulfur, sodium, magnesium, cobalt, seng (zinc), florin, nuhas (tembaga), salyolosa, dan sebagainya. Fraktosa bakal diubah jadi glukosa dengan cepat dan langsung diserap oleh organ pencernaan, lantas dikirim ke seluruh tubuh, khususnya ke organ-organ inti seperti otak, syaraf, sel darah merah, dan sel pembersih tulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang kita ketahui, di ujung puasa kita setiap harinya, glukosa dan insulin dalam darah yang datang ke katup hati akan bergetar. Artinya proses buka puasa kita bakal meminimalisir pemakaian glukosa yang diambil dari organ hati dan sel-sel ujung (seperti otot-otot en sel syaraf) jadi sesuatu yang bisa menghilangkan setiap zat yang terkandung dalam gelokogen hati. Saat-saat seperti ini, organ-organ sangat bergantung untuk mendapatkan energi dari CO2 (karbondioksida) kimiawi dan oksida glukosa yang terbentuk dalam hati dari asam amino dan gleserol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, melentur dan memanjangnya organ penyerap makanan jadi sangat berarti. Maksudnya, penyerapan glukosa yang cepat di dalam katup pembuluh darah vena di hati akan masuk ke dalam organ hati untuk pertama kalinya, kemudian masuk ke sel otak, organ pencernaan, otot-otot, dan seluruh jaringan tubuh yang laen. Makanya, zat gula itu makanan terbaik buat tubuh karena bisa menghentikan oksidasi karbon kimiawi, memangkas zat-zat berbahaya dalam tubuh, dan bisa meminimalisir lemahnya serta gemetarnya organ pencernaan. Cukup rumit ya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr. Hissam Syamsi Basya dalam tulisannya menjelaskan berdasarkan penelitian biokimia, satu kurma yang kita makan itu mengandung air 20-24%, gula 70-75%, 2-3% protein, 8,5% serat, dab sedikit sekali kandungan lemak jenuhnya (lecithine). Lain lagi dengan kurma mengkel (atau Ruthab) yang mengandung 65-70% air, 24-58% zatgula, 1,2-2% protein, 2,5% serat, dan sedikit mengandung lemak jenuh. Dr. Ahmad Abdul Ra’ouf en Dr. Ali Ahmad Syahhat pernah melakukan penelitian kimiawi dan fisiologi terhadap kurma, hasilnya? Menakjubkan! Coba lihat:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita buka puasa dengan kurma ruthab atawa tamar, persentase kandungan zat gula kita akan naik, artinya bisa membantu mengilangkan penyakit anemia (kurang darah). Oya, ruthab itu artinya kurma yang mengkel, yang masih segar, dan juga matang di pohon. Nah, kalo tamar itu kurma matang kering yang banyak terdapat di Indonesia (misalnya yang banyak dijual di Pasar Tanah Abang, Jakarta).&lt;br /&gt;Waktu lambung kosong karena tidak makan seharian, pas buka, lambung, akan lebih gampang mencerna dan menyerap makanan kecil yang mengandung gula, malah lebih cepat dan maksimal lagi.&lt;br /&gt;Kandungan zat gula dalam ruthab dan tamar (tentunya dalam bentuk kimia sederhana) menjadikan proses pencernaan di lambung jadi sangat mudah, soalnya 2/3 zat gula yang ada dalam tamar dan ruthab bisa meningkatkan kadar gula dalam darah dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;Selain itu, kita juga tidak perlu minum banyak-banyak lagi sewaktu buka jika kita makan ruthab atau tamar, karena sudah mengandung air 65-70%?! Tetapi sangat tidak dilarang untuk minum pun.&lt;br /&gt;Subhanallah. Tidak heran jika Rasulullah menganjurkan kurma sebagai salah satu makanan pembuka puasa kita yang utama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Eramuslim.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-8658922625216043681?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/8658922625216043681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/kurma-keajaiban-dan-manfaatnya-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8658922625216043681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8658922625216043681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/kurma-keajaiban-dan-manfaatnya-untuk.html' title='Kurma: Keajaiban dan Manfaatnya Untuk Buka Puasa'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SpsmNwxp2LI/AAAAAAAAAH8/5eoDsLU3bW4/s72-c/kurma-ramadhan--.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-1507397639065572325</id><published>2009-08-31T08:15:00.003+07:00</published><updated>2009-08-31T08:20:40.895+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Struktur Organisasi'/><title type='text'>Struktur Organisasi BKMI UNTAN Periode 2009-2010</title><content type='html'>Ketua &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;    &lt;/span&gt;: Fadly Irmawan&lt;br /&gt;Sekretaris Umum : Agus Winarji&lt;br /&gt;Bendahara Umum &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt; &lt;/span&gt;: Nur Adhani&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kestari &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;    &lt;/span&gt;: Ernawati S.&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Dian Sofiani Pujiastuti&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Herniwati&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Lariesca Aprilia&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Rizkiana&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;KWU &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;    &lt;/span&gt;: Kusmarningsih&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Ernawati&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Syafirudin&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Titi Kurniati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PA &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;: Nisya Fitri&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Abdul Hasbi&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Anita Lestari&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Ishak&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Munadian&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Mutia Andita Putri&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Rahmadania&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Rosy Susanti&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Sugihartini Utami&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Zakiah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syiar &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;    &lt;/span&gt;: Mishry&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Ahmad Surip&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Arsyad&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Jaedi&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Novita Sari&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Rima Friyani&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Rokhimin&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Rusdianto&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Sandi Dwi Saputra&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemuslimatan &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;  &lt;/span&gt;: Sri Nuryani&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Hairani&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Mita Nur Aflah&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Risa&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Ruspaningsih&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Utin Dewi Febriana&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Warjiyanti&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Widda&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Humas &lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;    &lt;/span&gt;: Dharma Wahyudi&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Emiyanti&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Ermawati&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Hermawan Helmi&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Izhan Fakhruzie&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Merry Sumarni&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Ridho Munanda&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Rimakun&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Rita Mutiara&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Supriadi&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-tab-span" style="white-space:pre"&gt;     &lt;/span&gt;Zanuriko&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-1507397639065572325?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/1507397639065572325/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/ketua-fadly-irmawan-sekretaris-umum.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1507397639065572325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1507397639065572325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/ketua-fadly-irmawan-sekretaris-umum.html' title='Struktur Organisasi BKMI UNTAN Periode 2009-2010'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-7313366246482635907</id><published>2009-08-23T22:46:00.004+07:00</published><updated>2009-08-31T08:14:00.144+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUBLIKASI'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BKMI on Air'/><title type='text'>Indahnya Islam bersama BKMI Untan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SpFllm4nMRI/AAAAAAAAAH0/PVJKciyityw/s1600-h/BKMI+%3DCAMPUR.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 283px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SpFllm4nMRI/AAAAAAAAAH0/PVJKciyityw/s400/BKMI+%3DCAMPUR.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5373187527197274386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-7313366246482635907?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/7313366246482635907/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/indahnya-islam-bersama-bkmi-untan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/7313366246482635907'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/7313366246482635907'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/indahnya-islam-bersama-bkmi-untan.html' title='Indahnya Islam bersama BKMI Untan'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SpFllm4nMRI/AAAAAAAAAH0/PVJKciyityw/s72-c/BKMI+%3DCAMPUR.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-6880261458674114935</id><published>2009-08-17T08:04:00.008+07:00</published><updated>2009-08-17T08:33:35.555+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='BKMI on Action'/><title type='text'>Liputan Wisuda UNTAN 2009</title><content type='html'>Ini adalah kumpulan foto-foto saat kegiatan wisuda Univ. Tanjungpura tahun 2009. Foto-foto ini original by BKMI. Dan kami mengucapkan "Selamat dan sukses kepada seluruh Wisudawan/Wisudawati Universitas Tanjungpura pontianak, Semoga rahmat dan keberkahan-Nya selalu menyertai Anda"&lt;br /&gt;Selamat Menikmati. By : Humas BKMI UNTAN '09&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoiwCmThQFI/AAAAAAAAAHU/HCRwrMEU7FY/s1600-h/gaye.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoiwCmThQFI/AAAAAAAAAHU/HCRwrMEU7FY/s400/gaye.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370736114327961682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoiwCGkHRAI/AAAAAAAAAHM/Z9c95bNTgdQ/s1600-h/spanduk+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoiwCGkHRAI/AAAAAAAAAHM/Z9c95bNTgdQ/s400/spanduk+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370736105807627266" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoiwBvDtoyI/AAAAAAAAAHE/6ahdUJTk-Ws/s1600-h/bkmi+beraksi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoiwBvDtoyI/AAAAAAAAAHE/6ahdUJTk-Ws/s400/bkmi+beraksi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370736099497714466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoiwBJ4YcsI/AAAAAAAAAG8/6FwzwdsXXSI/s1600-h/antrian+wisuda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoiwBJ4YcsI/AAAAAAAAAG8/6FwzwdsXXSI/s400/antrian+wisuda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370736089518076610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoiwAj5TLUI/AAAAAAAAAG0/KAr_qqiq8do/s1600-h/spanduk1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoiwAj5TLUI/AAAAAAAAAG0/KAr_qqiq8do/s400/spanduk1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370736079321378114" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-6880261458674114935?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/6880261458674114935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/liputan-wisuda-untan-2009.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/6880261458674114935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/6880261458674114935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/liputan-wisuda-untan-2009.html' title='Liputan Wisuda UNTAN 2009'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoiwCmThQFI/AAAAAAAAAHU/HCRwrMEU7FY/s72-c/gaye.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-6798656717032636332</id><published>2009-08-17T08:00:00.003+07:00</published><updated>2009-08-17T08:02:26.902+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gaya Hidup Muslim'/><title type='text'>Waspadai 9 Dampak Makanan dan Harta Haram</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Soir9qQ7yoI/AAAAAAAAAGs/JTaG0SXDUbs/s1600-h/makanan-asing.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 151px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Soir9qQ7yoI/AAAAAAAAAGs/JTaG0SXDUbs/s200/makanan-asing.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370731631445002882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Banyak kaum Muslim kurang paham bahwa  Allah akan menolak doa orang yang di dalam tubuhnya masuk makanan haram&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah.com--"Mencari yang haram saja susah, apalagi mencari yang halal, "demikian ucapan sebagian orang, seolah-olah bisa melegalkan kita mendapatkan makanan yang haram. Tapi begitulah kondisi kehidupan duniawi saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang jungkir-balik bekerja dan mengumpulkan harta demi sesuap nasi, meski harus mengambil dan mendapatkan makanan haram yang sangat dilarang oleh agama.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal gara-gara makanan, doa kita bisa tidak diterima oleh Allah. Ibnu Abbas berkata bahwa Sa'ad bin Abi Waqash berkata kepada Nabi SAW, "Ya Rasulullah, &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;doakanlah aku agar menjadi orang yang dikabulkan doa-doanya oleh Allah." Apa jawaban Rasulullah SAW, "Wahai Sa'ad perbaikilah makananmu (makanlah makanan yang halal) niscaya engkau akan menjadi orang yang selalu dikabulkan doanya. Dan demi jiwaku yang ada di tangan-Nya, sungguh jika ada seseorang yang memasukkan makanan haram ke dalam perutnya, maka tidak akan diterima amalnya selama 40 hari dan seorang hamba yang dagingnya tumbuh dari hasil menipu dan riba, maka neraka lebih layak baginya." (HR At-Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Al-Quran disebutkan,  "Katakanlah, terangkanlah kepadaku tentang rezeki yang diturunkan oleh Allah kepadamu, lalu kamu jadikan sebagiannya haram dan (sebagiannya) halal. "Katakanlah, "Adakah Allah telah memberikan izin kepadamu (dalam persoalan mengharamkan dan menghalalkan) atau kamu hanya mengada-adakan sesuatu terhadap Allah?" (Surah Yunus, 10: 59)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini beberapa dampak makanan haram yang masuk ke perut kita, sebagaimana banyak diungkapkan di hadis dan Al-Quran;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Dampak Langsung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak Diterima Amalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda, "Ketahuilah bahwa suapan haram jika masuk ke dalam perut salah satu dari kalian, maka amalannya tidak diterima selama 40 hari." (HR At-Thabrani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak Terkabul Doa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sa'ad bin Abi Waqash bertanya kepada Rasulullan saw, "Ya Rasulullah, doakan saya kepada Allah agar doa saya terkabul." Rasulullah menjawab, "Wahai Sa'ad, perbaikilan makananmu, maka doamu akan terkabulkan." (HR At-Thabrani). Disebutkan juga dalam hadis lain bahwa Rasulullah saw bersabda, "Seorang lelaki melakukan perjalanan jauh, rambutnya kusut, mukanya berdebu, menengadahkan kedua tangannya ke langit dan mengatakan, "Wahai Rabbku! Wahai Rabbku!" Padahal makanannya haram dan mulutnya disuapkan dengan yang haram, maka bagaimanakah akan diterima doa itu?" (HR Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengikis Keimanan Pelakunya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda, "Tidaklah peminum khamr, ketika ia meminum khamr termasuk seorang mukmin." (HR Bukhari Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencampakkan Pelakunya ke Neraka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda, "Tidaklah tumbuh daging dari makanan haram, kecuali neraka lebih utama untuknya." (HR At Tirmidzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengeraskan Hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Ahmad ra pernah ditanya, apa yang harus dilakukan agar hati mudah menerima kesabaran, maka beliau menjawab, "Dengan memakan makanan halal." (Thabaqat Al Hanabilah : 1/219).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At Tustari, seorang mufassir juga mengatakan, "Barangsiapa ingin disingkapkan tanda-tanda orang yang jujur (shiddiqun), hendaknya tidak makan, kecuali yang halal dan mengamalkan sunnah," (Ar Risalah Al Mustarsyidin : hal 216).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 Dampak Tidak Langsung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Haji dari Harta Haram Tertolak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda, "Jika seorang keluar untuk melakukan haji dengan nafaqah haram, kemudian ia mengendarai tunggangan dan mengatakan, "Labbaik, Allahumma labbaik!" Maka yang berada di langit menyeru, "Tidak labbaik dan kau tidak memperoleh kebahagiaan! Bekalmu haram, kendaraanmu haram dan hajimu mendatangkan dosa dan tidak diterima." (HR At Thabrani)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;â€¢Sedekahnya ditolak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa mengumpulkan harta haram, kemudian menyedekahkannya, maka tidak ada pahala, dan dosa untuknya." (HR Ibnu Huzaimah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalatnya tidak diterima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab Sya'bul Imam disebutkan, " Barangsiapa yang membeli pakaian dengan harga sepuluh dirham di antaranya uang haram, maka Allah tidak akan menerima shalatnya selama pakaian itu dikenakan." (HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silaturrahminya sia-sia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw bersabda, "Barangsiapa mendapatkan harta dari dosa, lalu ia dengannya bersilaturahim (menyambung persaudaraan) atau bersedekah, atau membelanjakan (infaq) di jalan Allah, maka Allah menghimpun seluruhnya itu, kemudian Dia melemparkannya ke dalam neraka. Lalu Rasulullah saw bersabda, " Sebaik-baiknya agamamu adalah al-wara' (berhati-hati)." (HR Abu Daud).[www.hidayatullah.com]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-6798656717032636332?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/6798656717032636332/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/waspadai-9-dampak-makanan-dan-harta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/6798656717032636332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/6798656717032636332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/waspadai-9-dampak-makanan-dan-harta.html' title='Waspadai 9 Dampak Makanan dan Harta Haram'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Soir9qQ7yoI/AAAAAAAAAGs/JTaG0SXDUbs/s72-c/makanan-asing.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-7333999193684696100</id><published>2009-08-17T07:50:00.003+07:00</published><updated>2009-08-17T08:36:13.045+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Save Palatine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam Indonesia'/><title type='text'>RS Indonesia di Gaza Bantu Diplomasi Perdamaian</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoipuTu5UNI/AAAAAAAAAGk/QJRK5B1aM9w/s1600-h/gaza_palestina.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 151px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoipuTu5UNI/AAAAAAAAAGk/QJRK5B1aM9w/s200/gaza_palestina.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370729168675360978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jakarta - Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza, Palestina yang digagas antara rakyat dan pemerintah Indonesia, kini tengah dimatangkan persiapan peletakan batu pertama pembangunannya dinilai akan membantu upaya-upaya diplomasi perdamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benang merah itu, seperti dilaporkan ANTARA, terangkum dalam pertemuan yang dilaksanakan berbagai pihak terkait di Jakarta, Kamis, yang diprakarsai oleh Pusat Pengendalian Krisis Departemen Kesehatan (Depkes).&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pertemuan itu diikuti oleh Kepala PPK Depkes dr Rustam S Pakaya beserta jajarannya, Direktur Timur Tengah Departemen Luar Negeri (Deplu) Aidil Chandra Salim, dr Joserizal Jurnalis, SpOT dan Ir Faried Thalib dari "Medical Emergency Rescue Committee" (MER-C) Indonesia, serta Deputi Mensesneg Bidang Dukungan Kebijakan Ibnu Purna Muchtar, SE, MA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Joserizal Jurnalis, bantuan kesehatan berbentuk RS, terlebih dengan nama RS Indonesia, jelas mempunyai risiko politik yang lebih kecil dibandingkan dengan bantuan wujud lain, terlebih bila dikaitkan dengan konteks politik, dimana Israel sebagai pihak yang menduduki Jalur Gaza selalu mengontrol dengan ketat bantuan-bantuan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bila bantuan berupa uang tunai secara langsung ataupun bahkan obat-obatan dalam jumlah besar, kemungkinan tingkat kecurigaan (Israel) bahwa bantuan itu akan disalahgunakan lebih besar," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memberi rujukan bahwa Uni-Eropa sudah mampu mewujudkan bantuan pembangunan RS di Jalur Gaza, sehingga hal itu menjadi penguat bahwa RS Indonesia yang akan dibangun diyakini juga bisa dilaksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Aidil Chandra Salim --dengan merujuk laporan dari Kedubes Indonesia di Kairo, laporan media massa dan juga hasil pertemuan dengan Dubes Mesir untuk Indonesia--memberikan gambaran bahwa satu-satunya pintu perbatasan dimana akses orang dan barang bisa masuk tanpa kehadiran fisik pasukan Israel memang hanya di Rafah, yang terbagi atas Rafah Mesir dan Rafah Jalur Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, kata dia, meski di Rafah pihak yang berwenang untuk membuka dan menutup pintu perbatasan adalah Mesir dan Palestina, namun karena Jalur Gaza adalah wilayah yang diblokade Israel, maka tekanan-tekanan Israel juga masih berpengaruh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kondisi itulah yang mungkin menjadi hambatan lalu-lintas masuknya barang untuk membangun rumah sakit itu," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: www.sabili.co.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-7333999193684696100?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/7333999193684696100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/rs-indonesia-di-gaza-bantu-diplomasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/7333999193684696100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/7333999193684696100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/rs-indonesia-di-gaza-bantu-diplomasi.html' title='RS Indonesia di Gaza Bantu Diplomasi Perdamaian'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoipuTu5UNI/AAAAAAAAAGk/QJRK5B1aM9w/s72-c/gaza_palestina.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-3600247485040534144</id><published>2009-08-17T07:42:00.004+07:00</published><updated>2009-08-17T07:49:18.431+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Siroh Islam'/><title type='text'>Benteng-Benteng Peninggalan Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Soioo2O9HvI/AAAAAAAAAGc/SBtU-lPu5hs/s1600-h/benteng.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Soioo2O9HvI/AAAAAAAAAGc/SBtU-lPu5hs/s200/benteng.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370727975345790706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Peradaban Islam di era kejayaan dikenal memiliki teknologi militer yang sangat tangguh. Salah satu peninggalan militer Muslim di masa kekhalifahan adalah benteng-benteng pertahanan. Kemegahan benteng-benteng peninggalan peradaban Islam di abad pertengahan itu ada yang masih berdiri kokoh serta ada pula yang telah musnah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa benteng peninggalan militer Muslim di zaman keemasan:&lt;br /&gt;* Benteng Salahudin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Barat biasa menyebutnya, The Citadel of Saladin. Menurut catatan sejarah, The Citadel dibangun oleh panglima perang Muslim terkemuka bernama Salahudin Al-Ayubi dari Dinasti Ayubiyah pada 1170 M. Benteng Salahudin dibangun di atas bukit Muqatam yang terletak di antara kota Kairo dan Fustat, Mesir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena letaknya di atas bukit, setiap orang yang datang ke Citadel bisa menikmati keindahan pemandangan seluruh penjuru kota Kairo. Bahkan, Piramida dan Giza peninggalan raja-raja Mesir pun bisa terlihat dari Benteng Salahudin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahudin membangun Citadel sebagai tempat latihan militer serta melindungi Mesir dari serangan Pasukan Salib. Kala itu, memang tengah berkobar Perang Salib. Salahudin pun berinisiatif untuk membangun benteng pertahanan untuk membendung serangan tentara Perang Salib yang berusaha menguasai kembali Yerusalem Tanah yang dijanjikan Tuhan dari kekuasaan orang-orang Muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang Salib juga dipicu ambisi Kekaisaran Bizantium untuk melawan ekspansi Dinasti Seljuk yang beragama Islam ke Anatolia. Pada masa kekuasaan Kekhalifahan Turki Usmani, Citadel juga sempat menjadi tempat bermukim dan berlindung Raja Muda Turki. Dia juga membawa pasukannya untuk bertahan di benteng tersebut selama masa Perang Salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benteng peninggalan Sang Panglima Perang Agung Salahudin al- Ayubi itu sempat dilupakan dan tidak terurus hingga pada masa kekuasaan Dinasti Mamluk. Namun pada abad ke-14 M, Citadel yang telah berjasa melindungi Mesir dari Pasukan Salib mulai diperhatikan dan dirawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Sultan El-Nasser Mohamed mulai membangun sejumlah bangunan-bangunan lain di sekitar benteng tersebut seperti Masjid. Saat ini, Citadel juga menjadi tempat latihan militer Mesir .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Benteng Ajyad&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benteng Ajyad merupakan benteng yang dibangun penguasa Turki Usmani di kota Mekkah pada 1775 M. Benteng tersebut dibangun untuk melindungi Ka'bah dan kota Mekkah dari serangan para pendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benteng tersebut meliputi 23 ribu meter persegi pegunungan Bulbul. Namun benteng tersebut sudah dimusnahkan pada tahun 2002 yang lalu untuk sebuah proyek pembangunan Abraj Al Bait Towers yang terdiri dari apartemen, hotel bintang lima, maupun pusat perbelanjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemusnahan Benteng Ajyad yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi umat Muslim diprotes keras oleh pemerintah Turki. Namun pemerintah Saudi Arabia tetap memperbolehkan kelanjutan proyek itu. Selain itu, meskipun benteng Ajyad memiliki nilai historis tetapi benteng tersebut tidak termasuk bangunan-bangunan bersejarah yang dilindungi oleh UNESCO.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Benteng al-Ukhaider&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benteng al-Ukhaider terletak di padang pasir berjarak 48 km dari kota Karbala dan 150 km di selatan kota Baghdad, Irak. Benteng al-Ukhaider I merupakan salah satu benteng yang paling indah dari jejak-jejak peninggalan kekuasaan Muslim. Tembok luar dari benteng tersebut masih lengkap dan terawat dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benteng ini dibangun oleh salah seorang pemimpin dari Dinasti Abbasiyah yang pernah berkuasa di Irak yakni Isa ibn Musa pada 774 hingga 775 M. Di dalam benteng tersebut juga dibangun masjid dan tempat tinggal semacam aparteman. Arsitektur dari benteng tersebut sangat indah dan sangat menggambarkan arsitektur Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat terjadinya perang Teluk yang terjadi antara Irak dan Kuwait pada 1991, benteng tersebut pernah diserang oleh dua pesawat terbang. Namun benteng peninggalan Dinasti Abbasiyah tersebut tetap berdiri dengan kokohnya tanpa ada kerusakan yang cukup berarti. Hal ini merupakan bukti kemampuan teknik bangunan yang tinggi dari arsiteknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman dulu, benteng Al Ukhaider sering menghubungkan antara Irak dengan dunia luar. Selain itu, banyak para kafilah, pedagang dan orang-orang nomaden seperti Atshan dan Mujdah yang sering singgah di benteng tersebut. Selain untuk singgah, benteng tersebut juga berfungsi melindungi wilayah-wilayah di sekitarnya dari serangan orang asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Benteng Alamut&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benteng Alamut dibangun pada 840 M di atas Gunung Alborz pada ketinggian 2.100 meter dari permukaan laut yang terletak di selatan Laut Kaspia dekat Provinsi Qazyin. Benteng tersebut terletak 100 km dari kota Teheran, Iran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alamut sendiri merupakan bahasa Persia yang artinya sarang burung Rajawali. Kemungkinan nama tersebut diberikan untuk menggambarkan betapa kokohnya benteng tersebut. Benteng Alamut memang dirancang didirikan di atas gunung untuk menyulitkan para penyerang datang menghancurkan benteng tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memasuki benteng tersebut, para penyerang harus melewati lereng-lereng yang terjal dan licin yang sangat berbahaya. Benteng yang panjangnya 400 meter tersebut juga memiliki sistem suplai air yang berbeda dari benteng-benteng lainnya. Sebenarnya, benteng Alamut memang didirikan untuk menahan serangan dari bangsa Seljuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1090 M, Hassan-i Sabbah seorang komandan dari Persia menguasai Benteng Alamut, bahkan dia juga membangun sejumlah taman dan perpustakaan di dalam benteng tersebut. Namun pada Desember 1256 M, pasukan Mongol di bawah kepemimpinan Hulagu Khan datang dan berusaha menghancurkan benteng tersebut. Tetapi benteng tersebut tetap tidak terkalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benteng Alamut rusak parah akibat terjadinya gempa bumi di Iran pada 2004.. Dinding-dinding benteng tersebut runtuh. Untuk memperbaiki benteng yang menjadi salah satu peninggalan peradaban Islam tersebut membutuhkan waktu yang panjang, sekitar 10 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikayat Berdirinya Benteng di Tanah Arab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum datangnya Islam, peradaban Arb tak mengenal tradisi pembangunan benteng pertahanan. Menurut Ahmad Y al-Hassan dan Donald R Hill dalam bukunya bertajuk Islamic Technology: An Illustrated History, mengungkapkan, kota yang memiliki tembok-tembok penting pra-Islam hanyalah Thaif dan Hijaz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seiring berkembangnya agama Islam di Semenajung Arab, benteng pertahanan mulai dibangun di mana-mana. Hal ini terjadi karena adanya perkembangan militer di dunia Islam pada masa-masa penaklukan oleh para Kalifah. Selain itu, pada masa kekalifahan, banyaknya perang di berbagai wilayah mendorong terjadinya pertukaran gagasan antara dunia Islam dengan dunia Barat seperti Byzantium dalam strategi militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ide-ide militer yang melintas antara dunia Islam dan Barat membuat para arsitektur militer dan para ahli strategi membuat berbagai macam teknik pertahanan, salah satunya dengan membangun benteng pertahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benteng memang perlu dibuat untuk mempertahankan diri dari serangan musuh guna mempertahankan wilayah kekuasaan. Selain itu, benteng juga dibentuk untuk mengawasi rumah-rumah pemimpin yang ada di sekitar lingkungan benteng dari berbagai macam ancaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT berfirman dalam Alquran Surat Hasyr ayat 14, Mereka tidak akan memerangi kamu dalam keadaan bersatu padu, kecuali dalam kampung-kampung yang berbenteng atau di balik tembok. Permusuhan antara sesama mereka adalah sangat hebat. Kamu kira mereka itu bersatu, sedang hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang tidak mengerti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Tafsir Ibnu Katsir, orang-orang kafir tidak mungkin berani memerangi tentara Islam kecuali mereka berlindung di balik benteng-benteng. Kemudian mereka akan bertempur guna mempertahankan diri dalam keadaan terpaksa. Dari ayat tersebut, maka Allaah juga menggambarkan arti penting benteng guna perlindungan diri dari serangan lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa itu, sebagian besar kota-kota di negara Islam memiliki benteng yang di luarnya memiliki parit. Parit tersebut memiliki fungsi sebagai pertahanan guna mencegah musuh menggali fondasi benteng untuk merontokkan benteng. Di kota-kota Islam yang lebih besar, benteng tidak hanya satu saja, namun terdiri dari beberapa lapis seperti di kota Hisn, Quhandiz, dan Qal'a.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benteng memiliki bentuk yang bermacam-macam, bisa berupa menara sederhana yang disebut dengan burj, tetapi ada juga yang berbentuk kastil yang terbuat dari batu-batuan yang memiliki dinding sangat sangat besar dan tebal. Bangunan kastil ini biasanya mempunyai persediaan air dan gudang makanan yang melimpah ruah. Pasalnya kastil memang dibangun untuk melakukan pertahanan diri selama berbulan-bulan pada masa peperangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipe benteng pertahanan Muslim pada masa kekhalifahan adalah ribat yakni sebuah kastil yang ditinggali oleh para serdadu atau pasukan pilihan yang memiliki kemampuan militer luar biasa. Biasanya, ribat dibangun di sepanjang jalur perbatasan, jalan-jalan utama bahkan di garis pantai di wilayah kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu contohnya adalah Kastil Allepo di Suuriah yang dibangun pada abad ke-13. Sedangkan komunikasi militer antara Khalifah dengan panglima perangnya di medan perang biasanya disampaikan oleh kurir yang menunggani unta di sebuah barid berupa pelayanan pos reguler.(Dyah Ratna Meta Novi/dya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:www.sabili.co.id&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-3600247485040534144?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/3600247485040534144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/benteng-benteng-peninggalan-islam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3600247485040534144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3600247485040534144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/benteng-benteng-peninggalan-islam.html' title='Benteng-Benteng Peninggalan Islam'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Soioo2O9HvI/AAAAAAAAAGc/SBtU-lPu5hs/s72-c/benteng.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-2606539303744238991</id><published>2009-08-17T07:34:00.001+07:00</published><updated>2009-08-17T07:41:40.821+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IPTEK dan Islam'/><title type='text'>Menyingkap Rahasia Madu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoimW0C2BrI/AAAAAAAAAGU/JV8-t7zDy9k/s1600-h/lebah.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 158px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoimW0C2BrI/AAAAAAAAAGU/JV8-t7zDy9k/s200/lebah.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370725466497222322" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penelitian menunjukkan, madu terbukti dapat menyembuhkan infeksi kulit. Al-Quran menjadikannya sebagai nama salah satu Surat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidayatullah.com--Betapa manisnya! Itu terlihat oleh para peneliti yang telah berhasil menemukan emas---pada cairan keemasan---dalam penelitian mereka di Unit Penelitian Madu Waikato, di Universitas Waikato, Selandia Baru, prihal menggunakan madu pada luka. Hasil Penelitian mengkonfirmasikan bahwa madu telah lama digunakan dalam pengobatan tradional, lebih manjur dibandingkan dengan antibiotik dan bebas dari efek samping.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Petrus Molan, Ph.D., Profesor biokimia, ketua Unit Penelitian Madu Waikato, menceritakan tentang seorang pasien dengan luka yang telah dideritanya selama 20 tahun. Terkena infeksi semacam bakteri yang melawan antibiotik, seorang perempuan berkewarganegaraan Inggris dimana pada bagian ketiaknya secara terus menerus mengeluarkan nanah dalam jangka waktu lama. Kelihatan tidak ada yang dapat menolongya, dan mencegah dari rasa sakit yang ia derita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bulan Agustus 1999, dia membaca artikel tentang penyembuhan luka dengan madu. Dia mendesak dokternya untuk mempergunakan madu sebagai obat untuk lukanya, dan sebulan  kemudian lukanya telah sembuh total. Dia telah dapat bekerja dari sejak itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam test lain, ilmuwan menggunakan berbagai variasi madu terkenal, seperti misalnya madu manuka dari Selandia Baru dan  madu jelly bushdari Australia. Keduanya tersedia untuk tujuan pengobatan; sayangnya, rumah sakit jarang menggunakannya. Penelitian Sydney mengkorfirmasi bahwa madu dapat secara efektif menggantikan antibiotik pada luka. Seperti kata seorang dokter, "Madu dapat dipertimbangkan sebagai obat alternatif."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa studi medis, termasuk satu dari para peneliti di Universitas Sydney, sudah membuktikan kemanjuran madu dalam menyembuhkan luka dan mengobati infeksi ketika digunakan secara benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan Sydney mengkorfirmasikan sesuatu yang telah dikenal selama ribuan tahun: Madu mempunyai berbagai macam khasiat dalam penyembuhan. Beberapa botol "cairan-keemasan" obat mujarab untuk berbagai macam penyakit telah ditemukan di sebuah makam Pharaoh. (Sebuah harta karun, digali ribuan tahun yang lalu, telah ditemukan dalam keaadan masih sangat segar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Yunani Kuno sepanjang zaman telah menggunakan madu. Sampai Perang Dunia II, madu, sebagai penangkal berbagai macam bakteri, telah digunakan dalam perawatan luka. Dengan kedatangan penisilin dan antibiotik lainnya di abad 20, berbagai macam manfaat pengobatan madu mengalami kemunduran. Tetapi itu mungkin akan segera berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para peneliti Australia telah berhasil menyingkap sebuah kemungkinan tentang penjelasan akan kemanjuran antimicrobial dari madu. Dr. Shona Blair dari Universitas Pengobatan Sydney telah menemukan bahwa penggunaan madu cair pada sebuah luka berair memproduksi peroksida hidrogen, suatu anti-bakteri yang terkenal. Kelompok Peneliti telah lebih lanjut mendemonstrasikan bahwa madu sangat kuat ketika berhadapan dengan methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ilmuwan masih mencoba untuk mendapatkan sumber dari madu pembunuh kuman dan berspekulasi bahwa salah satu dari komponen madu, methylglyoxal, merubah komponen lain di dalam madu, dengan demikian dapat mencegah bakteri dari pemicu perkembangan baru, madu bersifat daya tahan. Sejauh ini, riset spesifik mereka telah menggunakan hasil panen madu dari lebah yang sering berada di semak pohon teh dan pohon semak belukar dan pohon jenis Leptospermum, yang tumbuh di Australia dan daerah perbatasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madu adalah juga dikenal untuk mengurangi edema.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edema dapat meningkatkan pembusukan luka kulitpurpuric yang mungkin sampai ke kulit necrosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Madu yang digunakan pada luka kulit meningococcalmungkin akan sangat membantu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tambahan, laporan tentang efektivitas madu dalam perawatan ganggren (sejenis penyakit luka membusuk) bisa mendapatkan manfaat dalam mengurangi jumlah amputasi dari keracunan darah pada kulit meningococcal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika digunakan pada luka bakar, madu dapat mengurangi bekas luka. Saya dapat membuktikan dari pengalaman saya sendiri. Selama tugas saya sebagai tukang masak baru-baru ini, kecerobohan saya muncul mengakibatkan jari tangan saya melepuh berair. Walaupun saya tidak mempunyai madu lebah produk dari semak belukar pohon teh, saya mengoleskan madu fireweed pada bagian yang melepuh. Luka bakar reda dalam beberapa menit, dan pagi berikutnya bagian yang melepuh telah hilang tanpa bekas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan pernah meremehkan kekuatan penyembuhan yang diperoleh dari alam, seperti cara pengobatan rakyat tradisional yang telah teruji oleh waktu-dalam hal penggunaan madu misalnya, yang telah digunakan ribuan tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: www.hidayatullah.com&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-2606539303744238991?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/2606539303744238991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/penelitian-menunjukkan-madu-terbukti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/2606539303744238991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/2606539303744238991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/penelitian-menunjukkan-madu-terbukti.html' title='Menyingkap Rahasia Madu'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoimW0C2BrI/AAAAAAAAAGU/JV8-t7zDy9k/s72-c/lebah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-7922048509046410214</id><published>2009-08-17T07:25:00.003+07:00</published><updated>2009-08-17T07:33:07.474+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Islam Mancanegara'/><title type='text'>Jilbab Bukan Sekedar Simbol</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoikGvEFKjI/AAAAAAAAAGM/HeDLaRHrHo4/s1600-h/islam+mancanegara.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 137px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoikGvEFKjI/AAAAAAAAAGM/HeDLaRHrHo4/s200/islam+mancanegara.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5370722991259068978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NEW JERSEY--Rowaida Abdulaziz, 17 tahun, merasa mendapat berkah dengan mengenakan jilbab dan melihat pakaian sederhana yang menutupi rambut dan tubuhnya sebagai sumber kebebasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya benar-benar merasa nyaman," kata Rowaida yang merupakan siswi SMA di New Jersey kepada CNN Rabu (12/8), kemarin, seperti dilansir Islamonline.net.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Wanita berdarah asli Mesir ini secara sukarela memilih untuk mengenakan jilbab. "Ibu saya mengatakan bahwa seorang gadis itu ibarat permata. Ketika anda memiliki sesuatu yang sangat berharga, maka Anda akan menyembunyikannya. Anda pasti ingin memastikan benda berharga milik Anda tersebut aman sampai harta  tersebut telah siap untuk ditemukan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rowaida yakin jilbab telah membawa dimensi yang indah dalam kehidupannya. "Ketika Anda memutuskan untuk mengenakannya, hal itu akan membuka mata Anda. Dan akan membuat anda ingin mengeksplorasi keyakinan beragama Anda," kata dia dengan antusias. "Saya dulu merasa seperti ada sesuatu yang kurang dan sekarang saya telah lengkap sepenuhnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada disampaikan Sarah Hekmati yang pertama kali menggunakan Jilbab pada umur 15 tahun serta besar di Detroit, Michigan. Dia mengatakan bahwa keputusan menggunakan Jilbab telah membebaskan dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara remaja seusianya sedang berjuang dalam kondisi yang kritis dalam kehidupan mereka, dia telah menemukan jati dirinya sebagai seorang Muslimah. "Jilbab telah memberi saya sebuah identitas," kata Sarah perempuan berdarah Iran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sangat menyukai tujuan di balik penggunaan Jilbab--pakaian yang menutup seluruh tubuh wanita sehingga laki-laki akan mengenali dirinya dari cara berpikirnya bukan dari tubuhnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam memandang Jilbab sebagai pakaian yang wajib dikenakan wanita, bukan sekedar memamerkan simbol agama yang sesorang anut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitos dalam Memakai Jilbab&lt;br /&gt;Namun terkadang Jilbab menyebabkan para Muslimah yang mengenakannya menjadi pusat perhatian.&lt;br /&gt;"Anda kadang-kadang seperti berada di kebun binatang: terkurung dalam kandang, dan orang lain memandang dengan penuh stereotip, prasangka dan anggapan pada sebuah parade untuk di analisa, dihancurkan dan dibangun kembali," kata Randa Abdul Fatah, Muslimah kelahiran Australia dari orangtua keturunan Palestina dan Mesir.&lt;br /&gt;Sarah, Muslimah Detroit, mengatakan terkadang dirinya mendapat tatapan sinis dan penuh kemarahan dari orang-orang yang memandang dirinya seakan-akan seorang teroris. Yang lain memandang dengan penuh keheranan dan bertanya kepadanya mengapa dirinya menutup rambutnya. "Satu orang bertanya kepada saya, apakah saya alergi terhadap matahari?" imbuh Sarah.&lt;br /&gt;Rowaida, Siswi SMA New Jersey, juga memiliki mitos masyarakat terhadap jilbab yang dia kenakan. Namun dia mengatakan yang paling menjengkelkan dari stereotip tersebut adalah ketika masyarakat berasumsi bahwa orangtuanya menekan dia untuk menggunakan Jilbab.&lt;br /&gt;"Ini bukan penindasan, ini bukan berarti saya menyetujui degradasi--ini semua tentang kepedulian terhadap diri sendiri," jawan dia selalu terhadap pertanyaan mereka. "Ini melambangkan kecantikan bagi saya." imbuh dia. iol/taq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://republika.co.id/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-7922048509046410214?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/7922048509046410214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/jilbab-bukan-sekedar-simbol.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/7922048509046410214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/7922048509046410214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/08/jilbab-bukan-sekedar-simbol.html' title='Jilbab Bukan Sekedar Simbol'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SoikGvEFKjI/AAAAAAAAAGM/HeDLaRHrHo4/s72-c/islam+mancanegara.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-4130013528474106096</id><published>2009-07-26T23:54:00.001+07:00</published><updated>2009-07-30T22:38:44.064+07:00</updated><title type='text'>How to Convert to Islam and Become a Muslim</title><content type='html'>The word “Muslim” means one who submits to the will of God, regardless of their race, nationality or ethnic background. Becoming a Muslim is a simple and easy process that requires no pre-requisites. One may convert alone in privacy, or he/she may do so in the presence of others.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If anyone has a real desire to be a Muslim and has full conviction and strong belief that Islam is the true religion of God, then, all one needs to do is pronounce the “Shahada”, the testimony of faith, without further delay. The “Shahada” is the first and most important of the five pillars of Islam.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With the pronunciation of this testimony, or “Shahada”, with sincere belief and conviction, one enters the fold of Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upon entering the fold of Islam purely for the Pleasure of God, all of one’s previous sins are forgiven, and one starts a new life of piety and righteousness. The Prophet said to a person who had placed the condition upon the Prophet in accepting Islam that God would forgive his sins:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Do you not know that accepting Islam destroys all sins which come before it?” (Saheeh Muslim)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When one accepts Islam, they in essence repent from the ways and beliefs of their previous life. One need not be overburdened by sins committed before their acceptance. The person’s record is clean, and it is as if he was just born from his mother’s womb. One should try as much as possible to keep his records clean and strive to do as many good deeds as possible.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Holy Quran and Hadeeth (prophetic sayings) both stress the importance of following Islam. God states:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“...The only religion in the sight of God is Islam...” (Quran 3:19)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In another verse of the Holy Quran, God states:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“If anyone desires a religion other than Islam, never will it be accepted of him; and in the Hereafter, he will be in the ranks of those who have lost (their selves in the Hellfire).” (Quran 3:85)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In another saying, Muhammad, the Prophet of God, said:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Whoever testifies that there in none worthy of being worshipped but God, Who has no partner, and that Muhammad is His slave and Prophet, and that Jesus is the Slave of God, His Prophet, and His word[1] which He bestowed in Mary and a spirit created from Him; and that Paradise (Heaven) is true, and that the Hellfire is true, God will eventually admit him into Paradise, according to his deeds.” (Saheeh Al-Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The Prophet of God, may the blessing and mercy of God be upon him, also reported:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Indeed God has forbidden to reside eternally in Hell the person who says: “I testify that none has the right to worship except Allah (God),’ seeking thereby the Face of God.” (Saheeh Al-Bukhari)&lt;br /&gt;The Declaration of the Testimony (Shahada)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To convert to Islam and become a Muslim a person needs to pronounce the below testimony with conviction and understanding its meaning:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I testify “La ilah illa Allah, Muhammad rasoolu Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The translation of which is:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“I testify that there is no true god (deity) but God (Allah), and that Muhammad is a Messenger (Prophet) of God.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To hear it click here or click on “Live Help” above for assistance by chat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When someone pronounces the testimony with conviction, then he/she has become a Muslim.  It can be done alone, but it is much better to be done with an adviser through the “Live Help” at top, so we may help you in pronouncing it right and to provide you with important resources for new Muslims.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The first part of the testimony consists of the most important truth that God revealed to mankind: that there is nothing divine or worthy of being worshipped except for Almighty God. God states in the Holy Quran:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“We did not send the Messenger before you without revealing to him: ‘none has the right to be worshipped except I, therefore worship Me.’” (Quran 21:25)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This conveys that all forms of worship, whether it be praying, fasting, invoking, seeking refuge in, and offering an animal as sacrifice, must be directed to God and to God alone. Directing any form of worship to other than God (whether it be an angel, a messenger, Jesus, Muhammad, a saint, an idol, the sun, the moon, a tree) is seen as a contradiction to the fundamental message of Islam, and it is an unforgivable sin unless it is repented from before one dies. All forms of worship must be directed to God only.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Worship means the performance of deeds and sayings that please God, things which He commanded or encouraged to be performed, either by direct textual proof or by analogy. Thus, worship is not restricted to the implementation of the five pillars of Islam, but also includes every aspect of life. Providing food for one’s family, and saying something pleasant to cheer a person up are also considered acts of worship, if such is done with the intention of pleasing God. This means that, to be accepted, all acts of worship must be carried out sincerely for the Sake of God alone.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The second part of the testimony means that Prophet Muhammad is the servant and chosen messenger of God. This implies that one obeys and follows the commands of the Prophet. One must believe in what he has said, practice his teachings and avoid what he has forbidden. One must therefore worship God only according to his teaching alone, for all the teachings of the Prophet were in fact revelations and inspirations conveyed to him by God.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One must try to mold their lives and character and emulate the Prophet, as he was a living example for humans to follow. God says:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“And indeed you are upon a high standard of moral character.” (Quran 68:4)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;God also said:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“And in deed you have a good and upright example in the Messenger of God, for those who hope in the meeting of God and the Hereafter, and mentions God much.” (Quran 33:21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He was sent in order to practically implement the Quran, in his saying, deeds, legislation as well as all other facets of life. Aisha, the wife of the Prophet, when asked about the character of the Prophet, replied:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“His character was that of the Quran.” (As-Suyooti)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;To truly adhere to the second part of the Shahada is to follow his example in all walks of life. God says:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Say (O Muhammad to mankind): ‘If you (really) love God, then follow me.’” (Quran 3:31)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It also means that Muhammad is the Final Prophet and Messenger of God, and that no (true) Prophet can come after him.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Muhammad is not the father of any man among you but he is the Messenger of God and the last (end) of the Prophets and God is Ever All-Aware of everything.” (Quran 33:40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;All who claim to be prophets or receive revelation after Muhammad are imposters, and to acknowledge them would be tantamount to disbelief.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We welcome you to Islam, congratulate you for your decision, and will try to help you in any way we can.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Footnotes:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1] God created him through His statement, “Be!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source:&lt;a href="http://www.islamreligion.com/articles/204/"&gt;click here&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-4130013528474106096?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/4130013528474106096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/07/how-to-convert-to-islam-and-become.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/4130013528474106096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/4130013528474106096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/07/how-to-convert-to-islam-and-become.html' title='How to Convert to Islam and Become a Muslim'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-4934326064839726186</id><published>2009-07-04T20:35:00.003+07:00</published><updated>2009-07-30T22:41:35.665+07:00</updated><title type='text'>Persiapan Menuju Ramadhan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Sk9b4frGwiI/AAAAAAAAADA/Vvu11ggVdS0/s1600-h/ramadhan-mubarak.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 223px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Sk9b4frGwiI/AAAAAAAAADA/Vvu11ggVdS0/s320/ramadhan-mubarak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354599508099908130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bulan Sya’ban secara urutan bulan hijriah jatuh setelah bulan Rajab dan sebelum bulan Ramadhan. Dalam riwayat Imam Bukhari, Aisyah ra. menceritakan, bahwa Rasulullah saw. selalu memperbanyak puasa di bulan Sya’ban? Bahkan dalam riwayat lain dikatakan bahwa tidak ada bulan melebihi bulan Sya’ban di dalamnya Rasulullah saw. berpuasa. Dalam hadits lain disebutkan bahwa Nabi saw. berpuasa mayoritas hari-hari bulan Sya’ban. Mengapa?&lt;br /&gt;Ada beberapa rahasia di antaranya:&lt;br /&gt;Pertama, puasa adalah kebutuhan fitrah manusia. &lt;div class="fullpost"&gt;Karena itu Allah mewajibkan hamba-hamba-Nya berpuasa. Dalam surah Al Baqarah 183 Allah swt. menyebutkan bahwa puasa tidak hanya diwajibkan kepada umat manusia tertentu tetapi juga kepada umat manusia terdahulu. Ini menunjukkan bahwa puasa merupakan ibadah yang tidak bisa tidak harus dilakukan. Ilmu kedokteran modern membuktikan bahwa dengan puasa pencernaan seseorang akan istirahat dari rasa lelah yang sekian lama terus menerus digunakan untuk mengolah makanan. Maka semakin sering seseorang berpuasa ia akan semakin sehat. Sebab kemungkinan timbulnya penyakit yang seringkali disebabkan oleh makanan akan tercegah secara otomatis ketika ia berpuasa.&lt;br /&gt;Kedua, bulan Ramadhan adalah bulan diwajibkannya puasa bagi orang-orang beriman. Jadi pengertian ayat: kutiba alaikumush shiyaam itu maksudnya untuk bulan Ramadhan. Karena itu dalam sebuah hadits Nabi menegaskan bahwa di bulan Ramadhan diwajibkan atas orang-orang beriman berpuasa. Adalah suatu persiapan yang sangat strategis ketika Rasulullah selalu memperbanyak puasa di bulan Sya’ban. Ibarat sebuah turnamen, bulan Ramadhan adalah ajang perlombaan beramal saleh, cerminan ayat: “fastabiqul khairaat (berlomba-lombalah dalam kebaikan)” Al Baqarah:148. Karena itu sebelum masuk Ramadhan hendaklah melakukan persiapan-persiapan terlebih dahulu dengan memperbanyak puasa di bulan Sya’ban. Kita semua tahu bahwa para peserta turnamen pasti melakukan persiapan sebulan dua bulan sebelumnya. Itulah rahasia mengapa Rasulullah saw. memperbanyak puasa di bulan Sya’ban. Agar tidak loyo selama bulan Ramadhan. Agar lebih maksimal melaksanakan ibadah-ibadah Ramadhan yang semuanya saling melengkapi untuk mengantarkan kepada ketakwaan.&lt;br /&gt;Ketiga, ibadah puasa adalah ibadah menahan nafsu. Suatu perjuangan yang senantiasa harus dilakukan oleh orang-orang beriman. Dalam surah An Nazi’at:40 Allah swt. menjelaskan bahwa jalan ke surga adalah dengan upaya terus-menerus membangun rasa takut kepada Allah dan menahan nafsu. Mengapa? Sebab Setan berkerja terus menerus, siang dan malam untuk menjerumuskan manusia ke dalam dosa-dosa. Kerja keras setan ini tidak bisa tidak menuntut kita untuk bekerja keras juga guna mengimbanginya. Orang yang beriman kepada Allah dan hari Kiamat, tentu akan selalu waspada dari godaan setan. Caranya dengan banyak berpuasa. Semakin sering berpuasa, semakin sempit jalan-jalan setan untuk menggoda. Sebab dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa setan seringkali masuk melalui makanan. Maka semakin banyak makan, semakin mudah digoda setan. Karenanya orang yang kekenyangan akan selalu malas beribadah.&lt;br /&gt;Keempat, Rasulullah saw. adalah contoh pribadi berakhlak mulia. Allah berfirman: “Wainnaka la’alaa khuluqin adhiim (Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) benar-benar mempunyai akhlaq yang agung)” Al Qalam:4. Maka setiap yang dicontohkan Rasulullah saw. pasti baik untuk kemanusiaan di dunia maupun di akhirat. Tidak ada perbuatan yang dilakukan Rasulullah saw. kecuali membawa manfaat bagi kehiduapan manusia jika diikuti. Dan bila kita teliti secara seksama, menejemen modern yang mengantarkan munculnya negara-negara maju dan perusahaan-perusahaan bisnis kelas dunia, di dalamnya akan kita temukan nilai-nilai universal yang pada dasarnya itu adalah bagian dari ajaran Islam yang dibawa Rasulullah saw. Maka dengan memperbanyak puasa di bulan Sya’ban, itu sungguh sangat baik dan bermanfaat, tidak saja di dunia tetapi juga di akhirat.&lt;br /&gt;Kelima, adapun mengenai amalan di pertengahan bulan Sya’ban (nisfu Sya’ban), sekalipun ada sebagian hadits yang dianggap hasan oleh para ulama hadits, tetapi terpenting sebenarnya adalah memperbanyak puasa selama bulan Sya’ban, bukan mengkhususkannya pada pertengahan saja.&lt;br /&gt;Imam An Nasa’i meriwayatkan sebuah hadits dari Usamah bin Zaid tentang rahasia memperbanyak puasa di bulan Sya’ban, Nabi bersabda: “Bulan Sya’ban adalah bulan yang sering dilalaikan oleh banyak orang, karena itu terjepit antara Rajab dan Ramadhan. Padahal ia adalah bulan di angkatnya amal manusia, maka aku suka ketika amalku diangkat aku sedang berpuasa.” Wallahu a’lam bish shawab.&lt;br /&gt;dakwatuna.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-4934326064839726186?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/4934326064839726186/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/07/persiapan-menuju-ramadhan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/4934326064839726186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/4934326064839726186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/07/persiapan-menuju-ramadhan.html' title='Persiapan Menuju Ramadhan'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Sk9b4frGwiI/AAAAAAAAADA/Vvu11ggVdS0/s72-c/ramadhan-mubarak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-3784991052202110718</id><published>2009-05-14T11:42:00.003+07:00</published><updated>2009-05-14T21:41:12.189+07:00</updated><title type='text'>Perjalan Kepengurusan BKMI UNTAN Periode 2008/2009</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SgwrYdELahI/AAAAAAAAAC4/HLHwLCeJCrU/s1600-h/DSC02492.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SgwrYdELahI/AAAAAAAAAC4/HLHwLCeJCrU/s320/DSC02492.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335687357646203410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SgwrYF3T_-I/AAAAAAAAACw/ulTu5ZTSIk0/s1600-h/DSC02083.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SgwrYF3T_-I/AAAAAAAAACw/ulTu5ZTSIk0/s320/DSC02083.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335687351418224610" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SgwrYPLUyEI/AAAAAAAAACo/IEckU8bYZas/s1600-h/DSC00767.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SgwrYPLUyEI/AAAAAAAAACo/IEckU8bYZas/s320/DSC00767.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335687353918081090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SgwrX5UMROI/AAAAAAAAACg/50OaNf48iUE/s1600-h/DSC00744.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SgwrX5UMROI/AAAAAAAAACg/50OaNf48iUE/s320/DSC00744.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335687348049691874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SgwrX5WkfzI/AAAAAAAAACY/ozP66kHbXn0/s1600-h/DSC00171.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SgwrX5WkfzI/AAAAAAAAACY/ozP66kHbXn0/s320/DSC00171.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335687348059668274" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-3784991052202110718?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/3784991052202110718/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/05/perjalan-kepengurusan-bkmi-untan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3784991052202110718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3784991052202110718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/05/perjalan-kepengurusan-bkmi-untan.html' title='Perjalan Kepengurusan BKMI UNTAN Periode 2008/2009'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SgwrYdELahI/AAAAAAAAAC4/HLHwLCeJCrU/s72-c/DSC02492.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-3408886346371969294</id><published>2009-05-06T16:32:00.004+07:00</published><updated>2009-07-30T23:03:38.314+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>UNTUKMU YANG TAK LELAH BERHARAP</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SgFkWvd6moI/AAAAAAAAACQ/MiEJOQveODg/s1600-h/palestine-boy-tank.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 291px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SgFkWvd6moI/AAAAAAAAACQ/MiEJOQveODg/s320/palestine-boy-tank.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332653775645219458" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Islam itu indah sahabat…&lt;br /&gt;Lebih indah daripada pelangi di ujung nirwana selepas hujan reda&lt;br /&gt;Lebih  menakjubkan daripada 7 keajaiban dunia&lt;br /&gt;Lebih mengagumkan daripada berkelana di antara bintang-bintang di luar angkasa sana&lt;br /&gt;Lebih berharga dari tiap perhiasan yang ada di jagad raya ini, bahkan jauh lebih berharga untuk dibandingkan dengan hal-hal semacam itu&lt;br /&gt;Ia teramat sangat indah hingga generasi terbaik dari umat ini menghiasinya dengan darah kesyahidan di medan Badar, Uhud dan medan-medan lain&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untukmu yang tak lelah berharap…&lt;br /&gt;Kepadamu lah Rasulullah mewariskan perjuangan ini&lt;br /&gt;Di pundakmu lah beban dakwah ini diamanahkan&lt;br /&gt;Di tanganmu lah harapan terwujudnya peradaban madani &lt;br /&gt;Biarkan dakwah menghidupi ruhmu, yang menjagamu agar tak menderita kelak&lt;br /&gt;Jadikan dakwah ini sebagai pembeda antara kaum yang diberkahi dan kaum pendusta ayat-ayat Nya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untukmu yang tak lelah berharap… &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kau dengar dentuman yang menghantarkan para syuhada menemui Rabb-nya?&lt;br /&gt;Sudahkah kau lihat wajah-wajah mungil yang berdiri tegak tak tergoyahkan meski senapan yahudi laknatullah kerapkali dihadapkan ke kepalanya? Berbekal batu dan dengan lantang berteriak “Khaibar-Khaibar ya, Yahud! Ja'isyu Muhammad Saufa Ya'uud!”&lt;br /&gt;Sudahkah kau lihat sorot  mata ketegaran dan kebanggaan para ibu yang merelakan buah hatinya menjadi mujahid, menanamkan jiwa intifadah dan rindu syahid dalam dada anak-anak itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untukmu yang tak lelah berharap…&lt;br /&gt;Aku bangga padamu yang sanggup mengorbankan kepentinganmu demi merencanakan manuver-manuver dakwah&lt;br /&gt;Aku bangga padamu yang tetap tegar meski hari-hari yang kau lalui penuh dengan ujian dan rintangan&lt;br /&gt;Aku bangga padamu yang tetap bisa tersenyum meski masalah tak bosan menghampirimu, malah dengan lapang dada memberikan tausiyah untuk menguatkan saudaramu yang lain&lt;br /&gt;Aku bangga padamu yang menghabiskan sepertiga malam terakhirnya untuk bersimpuh pada Rabb-Nya penuh deraian air mata pengharapan&lt;br /&gt;Aku bangga pada padamu yang kerap melantunkan al-ma’tsurat dan menghafalkan surat cinta dari Allah sementara teman-temanmu yang lain bersemangat menyenandungkan nasyid atau bahkan lagu-lagu jahiliyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untukmu yang tak lelah berharap…&lt;br /&gt;Teruslah berharap agar Allah akan memenangkan perjuangan ini, meski kau tak sempat merasakannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya orang-orang yang bersungguh-sungguh di jalan Kami pasti akan kami tunjukkan jalan-jalan Kami. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS Al-Ankabut: 69). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa hati-hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu. Telah berjumpa dalam taat pada-Mu. Telah bersatu dalam da'wah pada-Mu. Telah terpadu dalam membela syari'at-Mu. Kokohkanlah, Ya Allah ikatannya, kekalkan cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan cahaya-Mu yang tiada pernah pudar. Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal pada-Mu. Nyalakanlah hati kami dengan ma'rifat kepada-Mu. Matikanlah ia dalam syahid di jalan-Mu. Sesungguhnya Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-3408886346371969294?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/3408886346371969294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/05/untukmu-yang-tak-lelah-berharap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3408886346371969294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3408886346371969294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/05/untukmu-yang-tak-lelah-berharap.html' title='UNTUKMU YANG TAK LELAH BERHARAP'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SgFkWvd6moI/AAAAAAAAACQ/MiEJOQveODg/s72-c/palestine-boy-tank.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-8756319728962481471</id><published>2009-05-05T09:11:00.002+07:00</published><updated>2009-05-05T09:27:47.346+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='taujih'/><title type='text'>TAK SESULIT YANG ANDA BAYANGKAN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Sf-i8RiFa1I/AAAAAAAAACI/vtzpEROY6t8/s1600-h/marble4-thumb.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 199px; height: 175px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Sf-i8RiFa1I/AAAAAAAAACI/vtzpEROY6t8/s320/marble4-thumb.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5332159640212171602" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di sebuah ladang terdapat sebongkah batu yang amat besar. Dan seorang&lt;br /&gt;petani tua selama bertahun-tahun membajak tanah yang ada di sekeliling&lt;br /&gt;batu besar itu. Sudah cukup banyak mata bajak yang pecah gara-gara&lt;br /&gt;membajak di sekitar batu itu. Padi-padi yang ditanam di sekitar batu&lt;br /&gt;itu pun tumbuh tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini mata bajaknya pecah lagi. Ia lalu memikirkan bahwa semua&lt;br /&gt;kesulitan yang dialaminya disebabkan oleh batu besar ini. Lalu ia&lt;br /&gt;memutuskan untuk melakukan sesuatu pada batu itu. Lalu ia mengambil&lt;br /&gt;linggis dan mulai menggali lubang di bawah&lt;br /&gt;batu. Betapa terkejutnya ia ketika mengetahui bahwa batu itu hanya&lt;br /&gt;setebal sekitar 6 inchi saja. Sebenarnya batu itu bisa dengan mudah&lt;br /&gt;dipecahkan dengan palu biasa. Kemudian ia lalu menghancurkan batu itu&lt;br /&gt;sambil tersenyum gembira. Ia teringat bahwa semua kesulitan yang di&lt;br /&gt;alaminya selama bertahun-tahun oleh batu itu ternyata bisa diatasinya&lt;br /&gt;dengan mudah dan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Renungan:&lt;br /&gt;Kita sering ditakuti oleh bayangan seolah permasalahan yang kita&lt;br /&gt;hadapi tampak besar, padahal ketika kita mau melakukan sesuatu,&lt;br /&gt;persoalan itu mudah sekali diatasi. Maka, atasi persoalan anda&lt;br /&gt;sekarang. Karena belum tentu sebesar yang anda takutkan, dan belum&lt;br /&gt;tentu sesulit yang anda bayangkan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-8756319728962481471?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/8756319728962481471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/05/tak-sesulit-yang-anda-bayangkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8756319728962481471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8756319728962481471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/05/tak-sesulit-yang-anda-bayangkan.html' title='TAK SESULIT YANG ANDA BAYANGKAN'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Sf-i8RiFa1I/AAAAAAAAACI/vtzpEROY6t8/s72-c/marble4-thumb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-8424530424671712578</id><published>2009-04-20T10:33:00.003+07:00</published><updated>2009-07-30T23:05:25.034+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='taujih'/><title type='text'>Aku Berperang bukan untuk Umar, tapi untuk Rabb Umar</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Sevvw-VMjvI/AAAAAAAAACA/yApr7GikjeQ/s1600-h/umar.gif"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 301px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Sevvw-VMjvI/AAAAAAAAACA/yApr7GikjeQ/s320/umar.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326614608940404466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Khalid bin Walid adalah seorang pemberani dan memiliki wibawa militer yang langka, seringkali memimpin pertempuran-pertempuran dan memenangkannya sejak zaman Rasulullah SAW sampai pada pemerintahan Abu Bakar. Namun Umar tidak menyukai beberapa perangainya kemudian menganjurkan Abu Bakar untuk mencopot Khalid bin Walid dari jabatannya sebagai panglima. Abu Bakar tidak mengindahkannya, tapi Umar bersikukuh Khalid harus dicopot dari jabatannya, sehingga ketika menduduki kursi khalifah, Umar segera menarik Khalid dari jabatannya dan menjadikannya sebagai tentara biasa. &lt;br /&gt; Saat itu &lt;span class="fullpost"&gt;Khalid bin Walid tengah bertempur di Ma’ma’ah dalam rangka menaklukkan Syam. Dan Abu Ubaidah menyampaikan surat dari Umar kepadanya agar ia meletakkan jabatannya. Sejumlah sahabat berkumpul di dalam tenda panglima mereka-Khalid, dan menyarankan kepadanya untuk tidak mematuhi perintah Umar. Namun Khalid berkata, “aku berperang bukan untuk Umar, tapi untuk Rabb Umar”. Maka jika sebelumnya Khalid berperang sebagai panglima, setelah itu ia berperang sebagai prajurit biasa.&lt;br /&gt; Inilah salah satu karakter sahabat Rasulullah SAW  yang sejarahnya tercatat dengan tinta emas bahwa mereka telah membuktikan perjuangannya kepada kita semua. Tak ada yang bisa memiliki kepribadian mulia seperti ini kecuali ia benar-benar mengikhlaskan dirinya di jalan Allah. Tetap berperang meskipun jabatannya sebagai panglima dicopot, menjauhkan diri dari perasaan benci dan iri dan sesuai kehendak Allah. Masih berkonsentrasi pada tujuan awalnya berperang seperti yang diamanahkan meski hanya berstatus sebagai prajurit biasa.&lt;br /&gt; Bandingkanlah dengan perjuangan kita sekarang, sedikit tribulasi saja sudah membuat semangat kita untuk melaksanakan amanah dakwah yang diembankan di pundak kita menjadi menurun. Enggan untuk bekerja sama karena terpaku pada permasalahan internal. Tidak taat pada qiyadah hanya karena tidak menyukainya, merasa tidak nyaman bekerja dengannya. Melalaikan amanah yang diberikan pada kita hanya karena merasa pekerjaannya tidak dihargai. Baiknya kita merenungkan kembali apa saja kontribusi kita terhadap dakwah. Dan dari sekian banyak kontribusi itu (misalnya) apakah semua itu kita lakukan demi mengharapkan ridho Allah, ataukah hanya karena merasa bertanggung jawab pada qiyadah atau organisasi tempat kita mengemban amanh tersebut. Atau kita tetap mengerjakan amanah itu tapi dengan asal-asalan dan hati yang jengkel karena ditegur oleh qiyadah? Berapa banyak amanah dakwah ini kita kerjakan sebaik-baiknya dengan atau tanpa melihat siapa qiyadah kita, atau siapa partner kerja kita?  &lt;br /&gt; Tujukanlah aktivitas-aktivitas dakwah kita hanya pada Allah semata. Menurut kehendak Allah saja, bukan kehendak jiwa-jiwa  rindu pujian yang senantiasa menuruti hawa nafsu belaka. Tetap istiqamah berjuang meski berbagai hal yang tidak mengenakkan menjadi teman sehari-hari. Melanjutkan gerak dakwah sesuai tujuan awal tanpa harus melihat dengan siapa kita bekerja dan sebagai apa kita bekerja. Sebab kita tak pernah tau pada aktivitas mana yang menyebabkan Allah mencintai kita. Dan Allah tidak hanya membalas kita karena hasil yang kita dapatkan tetapi lebih besar lagi pada proses yang kita jalankan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muadz bin Jabal meriwayatkan ketika beliau diutus oleh Rasulullah SAW ke Yaman, Ya Rasulullah, berilah pesan kepadaku. Lalu Rasulullah SAW bersabda kepadanya, “Ikhlaskanlah agamamu, niscaya amal yang sedikitpun mencukupimu.” (Imam Hakim hadits shahihul Isnad)&lt;br /&gt; “Dan sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat perbuatanmu, mereka mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Infithar : 10-12)&lt;br /&gt;“Dan tidaklah mereka diperintah melainkan supaya beribadah kepada Allah dengan ikhlas menaati-Nya semata-mata karena (menjalankan) agama… (QS Al-Bayyinah :5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-8424530424671712578?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/8424530424671712578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/04/aku-berperang-bukan-untuk-umar-tapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8424530424671712578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8424530424671712578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/04/aku-berperang-bukan-untuk-umar-tapi.html' title='Aku Berperang bukan untuk Umar, tapi untuk Rabb Umar'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Sevvw-VMjvI/AAAAAAAAACA/yApr7GikjeQ/s72-c/umar.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-6708962938216950684</id><published>2009-04-15T11:11:00.003+07:00</published><updated>2009-07-30T23:42:55.113+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sajak'/><title type='text'>Akhir Pengembaraan Hamba</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SeVe_n9DNmI/AAAAAAAAAB4/ZPzlGQCqC8M/s1600-h/imagesfd.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 113px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SeVe_n9DNmI/AAAAAAAAAB4/ZPzlGQCqC8M/s320/imagesfd.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5324766581585294946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana aku mengerti artinya berhenti jika hatiku terus mengembara&lt;br /&gt;Melesat menembus belukar perjuangan seperti kijang yang tak pernah kehilangan kelincahannya&lt;br /&gt;Kupejamkan kelopak mata lalu berkhayal tentang sebuah negeri indah &lt;br /&gt;Lebih indah dari negeri dongeng &lt;br /&gt;Negeri dengan sejuta cerita bahagia, tiap orang punya cerita bahagianya sendiri&lt;br /&gt;Aku mengembara terus demi memuaskan dahagaku pada bahagianya negeri impian&lt;br /&gt;Ada sekumpulan orang yang kuumpamakan layaknya kupu-kupu&lt;br /&gt;Awal  dengan sudut pandang liar yang tak disukai bahkan menjijikkan&lt;br /&gt;Tak  berhenti berjuang sampai keindahan menjadi saudara kembarnya&lt;br /&gt; menyatu dalam dimensi yang tak terbatasi ruang dan waktu&lt;br /&gt;Berbagi kebahagiaan pada tiap jiwa yang dititipkan di sekelilingnya&lt;br /&gt;Menyenangkan… &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Lalu tiba-tiba satu titik  memaksaku tinggal sejenak&lt;br /&gt;Ada pula sekumpulan orang yang bagiku tak layak ada di situ&lt;br /&gt;Jiwaku menekan untuk mencari jawaban dari tiap pertanyaan yang hampir-hampir memenuhi ruang otakku&lt;br /&gt;Keindahan itu berartikah bagi sang pencari kepuasan dunia?&lt;br /&gt;Apakah artinya kebahagiaan bagi para budak syahwat?&lt;br /&gt;Lalu yang kulakukan ini apa?&lt;br /&gt;Dan apakah-apakah lain …yang terhela dan bergulung seperti benang mengacaukan kerja keras saraf  kepalaku&lt;br /&gt;Sejuta cerita bahagia khayalan itu menjadi kenyataankah ketika aku kembali?&lt;br /&gt;Sampai-sampai aku takut membuka mata…&lt;br /&gt;Melihat kenyataan yang tak sesuai pengharapan&lt;br /&gt;Kuteruskan mengembara bersama khayalanku, terus mencari dengan mata hati&lt;br /&gt;Lalu kepada siapa aku membawa daftar pertanyaan-pertanyaan tadi?&lt;br /&gt;Pertanyaan yang hampir-hampir mewarnai hatiku semerah saga&lt;br /&gt;Perih…&lt;br /&gt;Hampir-hampir kata menyerah berhasil membujuk untuk tak lagi melesat seperti kijang di belantara dunia &lt;br /&gt;Namun akhirnya keperihan tak datang sendiri&lt;br /&gt;Ada yang mengekor dibelakangnya, bahkan lebih banyak lagi&lt;br /&gt;Layaknya daun yang gugur dari tangkainya karena telah tiba waktunya &lt;br /&gt;keperihan pun pergi&lt;br /&gt;Aku bahkan mendapatkan jawaban lebih dari yang kutanyakan&lt;br /&gt;Allah…&lt;br /&gt;Satu kata yang lebih dari cukup buatku&lt;br /&gt;Muara semua itu adalah Dia&lt;br /&gt;Yang tak pernah letih mengurus semua ciptaan-Nya&lt;br /&gt;Tak pernah melewatkan sekecil apapun keletihan dan keperihan yang menempeli jejak langkah pejuang-pejuang Nya&lt;br /&gt;Sayangnya terkadang kita tak pernah menyadari ‘keterlambatan’ yang indah dari Allah&lt;br /&gt;Memutuskan diri berhenti padahal ada satu lembaran lagi yang seharusnya dibuka sampai ia menemukan apa yang ia butuhkan &lt;br /&gt;Bukan yang ia inginkan…&lt;br /&gt;Berputus asa dari kasih sayang-Nya saat ia hampir menuai buah perjuangannya&lt;br /&gt;Negeri impian sesungguhnya ada dan bermula dalam jiwa tiap hamba&lt;br /&gt;Berdetak bersama jantungnya dan mengalir bersama darahnya&lt;br /&gt;Ada ketika ia meletakkan tahta Allah lebih tinggi dari segalanya&lt;br /&gt;Terurai bersama derasnya alir doa di setiap sujud panjangnya&lt;br /&gt;Berbagi kesejukan kasih-Nya pada tiap raga yang Allah titipkan ruh di dalamnya&lt;br /&gt;Menjaga cinta hakiki yang ia punya lebih dari apapun jua&lt;br /&gt;Dan… mahkota kebahagiaan nyata mulai mekar di jiwa&lt;br /&gt;Memeluk erat tiap anugerah dari-Nya&lt;br /&gt;Membawa jiwa menuju kerinduan bertemu Kekasih Sejatinya&lt;br /&gt;Menghantarkan perjuangan sebagai mahar surga-Nya yang kekal&lt;br /&gt;Dia lah Allah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-6708962938216950684?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/6708962938216950684/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/04/akhir-pengembaraan-hamba.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/6708962938216950684'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/6708962938216950684'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/04/akhir-pengembaraan-hamba.html' title='Akhir Pengembaraan Hamba'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SeVe_n9DNmI/AAAAAAAAAB4/ZPzlGQCqC8M/s72-c/imagesfd.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-7991195429601146323</id><published>2009-04-15T11:08:00.001+07:00</published><updated>2009-04-15T11:10:54.305+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='catatan kami'/><title type='text'>PEMIMPIN HARAPAN UMAT</title><content type='html'>Sudah saatnya bangsa indonesia membutuhkan sosok pemimpin yang dapat membawa perubahan pada nasib bangsa ini. bangsa indonesia&lt;br /&gt;membutuhkan pemimpin yang bisa membawa bangsa ini keluar dari sistem buruk kapitalisme yang sedang membelenggu bangsa ini.&lt;br /&gt;Karena sistem yang diterapkan sekarang inilah yang sebenarnya membuat negarai ini berada dalam kubangan lumpur, bahkan bukan hanya negara indonesia saja yang mengalami nasib seperti ini, melainkan semuan negeri-negeri yang menerapkan sistem kufur kapitalisme, walaupun sebagian besar rakyatnya menganut agama islam.&lt;br /&gt;Hukum yang berlaku dalam sistem kapitalisme adalah hukum rimba, yang kuat dialah yang akan menguasai yang lemah, dengan kata lain yang punya modal besar lah yang akan mengalami kejayaan, sedangkan kaum melarat menjadi bahan mainan bagi mereka.&lt;br /&gt;Dalam sistem ini juga, alur hak dan kewajiban dalam kepemimpinan mengalami penyimpangan, yang seharusnya kesejahteraan menjadi hak bagi rakyat, namun ternyata menjadi milik para pemilik modal yang sebelumnya telah mendanai kampanye calon pemimpin. sehingga dengan segala kebijakan busuknya yang katanya mengatasnamakan kepentingan rakyat,mereka sebenarnya menjadi jongos bagi para kaum kapitalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya kaum muslimin mempunyai sosok pemimpin yang benar-benar memperhatikan kesejahteraan rakyat,bukan malah menjadi antek-antek para kaum kapitalis. Tentunya, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang diibaratkan kalau dalam hadis,adalah sebagai penggembala atau pelayan dan rakyat adalah sebagai gembalanya atau yang dilayaninya.Sehingga hak dan kewajiban dalam kepemimpinan pun menjadi jelas, rakyat terpenuhi haknya dan kewajiban mentaati pemimpin pun terlaksana.&lt;br /&gt;Ternyata persoalanya tidak sampai disitu, yang dibutuhkan rakyat,tidak hanya pemimpin yang baik, tapi sistemnya juga harus baik, karena soerang pemimpin yang baik, akan menjadi baik ketika berada dalam sistem yang baik. Dan pemimpin yang baik adalah yang mau merubah sistem yang busuk dengan sistem yang baik,dengan kata lain seorang pemimpin harus bisa mengganti sistem kapitalisme ini dengan sistem islam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-7991195429601146323?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/7991195429601146323/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/04/pemimpin-harapan-umat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/7991195429601146323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/7991195429601146323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/04/pemimpin-harapan-umat.html' title='PEMIMPIN HARAPAN UMAT'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-1365675793729606596</id><published>2009-04-07T20:53:00.000+07:00</published><updated>2009-04-07T20:54:27.540+07:00</updated><title type='text'>Harapan, Perencanaan, Ikhtiar dan Do’a</title><content type='html'>Harun Al-Rasyid berkata, “Saya tidak bangga dengan keberhasilan yang tidak saya rencanakan, sebagaimana saya tidak akan menyesal atas kegagalan yang terjadi di ujung segala usaha maksimal.”&lt;br /&gt;Seringkali kita merencanakan gerak tetapi  hasilnya tak sesuai dengan  yang kita inginkan. Dan itu adalah hal yang biasa. Karena bukan kita yang menentukan hasil. Seberapa matangpun perencanaan, hasilnya tetap tak bisa kita pastikan. Kita hanya bisa merencanakan yang terbaik dan ikhtiar yang optimal untuk melaksanakannya.&lt;br /&gt;Ada yang berkata, kita akan lebih bebas bila tanpa perencanaan, tapi yakinlah, itu akan semakin menjauhkan kita dari hasil yang ingin kita capai. Perencanaan yang matang, ikhtiar yang optimal adalah sebuah keyakinan yang kuat akan keinginan yang membara dalam harap akan ridho-Nya.&lt;br /&gt;Dan ingatlah, jalankan dengan optimal dengan melihat perencanaan matang yang telah dibuat. Maka tak ada penyimpangan gerak dari perencanaan itu. Alternatif rencana hanya bisa kita jalankan bila keadaan itu sangat, sangat mendesak. Dan nilailah keadaan dengan akal sehat dan melihat perencanaan awal yang telah dibuat. Maka apa pun hasilnya…kita takkan kecewa karena ikhtiar kita yang optimal dan perencanaan yang matang dan yakin akan ganjaran yang akan Allah berikan karena niat dan ikhtiar kita, apapun hasilnya…&lt;br /&gt;Perjalanan yang dimulai dengan kesigapan tak berarti bila kelak kau mengeluh dan berhenti….&lt;br /&gt;Impian yang begitu indah tak berarti bila kau hanya bermimpi dan tak menjalani…..&lt;br /&gt;Perngorbanan takkan pernah terhenti, bahkan ketika kau anggap tak ada lagi yang bisa dikorbankan…&lt;br /&gt;Perjuangan takkan pernah henti, bahkan ketika kakimu tlah terhenti, tak mampu lagi melangkah…&lt;br /&gt;Tenaga jiwa, kepalan semangat, simbah peluh dan darah memerlukan kebersihan dan keikhlasan hati para pemiliknya…&lt;br /&gt;Maka segarkan slalu hati, luruskan slalu niat, hingga titik akhir…. yang membuat kau takkan pernah menyesal…karena telah memilih jalan ini….jalan berat ini….&lt;br /&gt;Mata air telaga takkan bisa menghilangkan haus hanya dengan dilihat, apalagi dibayangkan….&lt;br /&gt;Bekali tiap langkah dengan impian, keyakinan, persiapan dan perhitungan. Boleh jadi kita takkan sampai pada tujuan….tetapi bersyukurlah atas proses dan ikhtiar yang dijalani bukanlah sebuah pengkhianatan tujuan…&lt;br /&gt;Yaa Allah bila memang ini jalannya untuk mengdapat ridho-Mu, maka jadikanlah kami orang-orang yang teguh melalui  jalan ini…&lt;br /&gt;Yaa Allah bila jalan ini dipenuhi ribuan duri yang tajam, maka kuatkanlah kaki hamba untuk menapakinya….walau terluka, berkesimbah dalam ridho-Mu…..&lt;br /&gt;Yaa Allah walau jalan ini belum pernah kami melihat ujungnya, jadikanlah kami sebagai penghuninya….&lt;br /&gt;Dan Katakanlah: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. &lt;/span&gt;(QS 9:105)&lt;br /&gt;Wallahua’lam bi showab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-1365675793729606596?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/1365675793729606596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/04/harapan-perencanaan-ikhtiar-dan-doa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1365675793729606596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1365675793729606596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/04/harapan-perencanaan-ikhtiar-dan-doa.html' title='Harapan, Perencanaan, Ikhtiar dan Do’a'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-8364491102151509706</id><published>2009-04-07T20:50:00.003+07:00</published><updated>2009-04-07T20:57:03.354+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='taujih'/><title type='text'>MERENDAHKAN HATI MENINGGIKAN KEIMANAN</title><content type='html'>&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung. Semua itu kejahatannya amat dibenci di sisi Tuhanmu&lt;/span&gt; (QS Al-Isra:37-38)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segala puji bagi Allah yang telah memilih kita menjadi bagian dari para pengemban dakwah. Mempercayakan amanah yang diemban para rasul di pundak kita, meneruskan perjuangan Rasulullah SAW. Menapaki jalan perjuangan yang penuh onak duri sebagaimana yang dihadapi Rasulullah dan para sahabat dahulu. Jalan perjuangan yang menjadi kesempatan kita menuju keridhaan Allah SWT. Sebuah anugerah yang hanya diberikan-Nya hanya pada orang-orang pilihan. Bersyukurlah karena Allah telah menuntun kita ke jalan keimanan yang indah, meski kadang langkah kita terlalu lemah untuk bertahan disaat ujian datang. Semoga Allah selalu menjaga kita dalam keistiqamahan di jalan yang penuh liku ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang tanpa disadari kita menganggap diri sudah baik, dengan kerudung lebar, hafalan sekian juz, pengurus lembaga dakwah ini dan itu, rajin bersedekah, qiyamul lail dan banyak amalan serta aktivitas-aktivitas dakwah yang lain. Lalu kita merasa ujub dengan semua yang telah kita lakukan. Apalagi banyak pujian yang datang kepada kita, seolah kita adalah orang-orang baik yang tak pernah berbuat salah. Padahal sesungguhnya Allah yang menyembunyikan aib kita dari mereka yang memuji. Jika saja Allah membukakan aib kita, maka tak ada satupun manusia di muka bumi ini yang mempercayai kita lagi. Sungguh, keburukan dalam diri kita jauh lebih banyak dari pujian yang datang pada kita.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sahabat Rasulullah SAW yang kadar keimanannya jika dibandingkan dengan keimanan seluruh orang beriman di muka bumi ini niscaya lebih besar keimanannya, Abu Bakar RA. selalu gemetar saat dipuji orang. "Ya Allah, jadikan diriku lebih baik daripada sangkaan mereka. Janganlah Engkau hukum aku karena ucapan mereka dan ampunilah daku lantaran ketidaktahuan mereka", ucapnya lirih. Lantas siapa kita yang berbangga hati dengan pujian yang terkadang tak layak ditujukan pada kita. Kita bahkan mungkin tak tau apakah amalan-amalan yang kita lakukan adalah sebenar-benar bentuk keimanan kita kepada Allah ataukah hanya sekedar rutinitas ibadah yang kering tanpa nuansa ruhani. Alhamdulillah jika muhasabah amal yaumi sudah terpenuhi, tapi apakah kita berpikir bagaimana dengan kualitas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa besar penghargaan Allah kepada orang-orang pilihan ; para penyeru kebenaran, pengemban risalah nabi. “Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal saleh dan berkata : &lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Sesungguhnya aku termasuk orang yang berserah diri”?”&lt;/span&gt; (QS. Fushilat :33).&lt;span style="font-style:italic;"&gt; “…Sesungguhnya Allah telah membeli dari kaum mukminin, diri, dan harta mereka, bahwasanya mereka mendapat balasan surga”&lt;/span&gt; (QS. At-Taubah: 111). Kita berlomba-lomba dalam mengerjakan amanah, mengambil tiap peluang jihad yang disodorkan. Mengorbankan kepentingan diri dan keluarga demi dakwah. Tak diragukan lagi betapa banyak peluh yang menetes saat amanah dakwah memanggil. Tak terhitung berapa rupiah yang dikeluarkan untuk kelancaran agenda dakwah. Berapa banyak waktu tersita untuk agenda-agenda dakwah. Semua pengorbanan itu…cukuplah Allah yang membalasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi orang-orang pilihan yang mengemban amanah dakwah dengan semua pengorbanan itu tak harus membuat kita merasa berbangga diri. Menjadi orang-orang pilihan tak harus membuat kita merasa diri lebih tinggi dari orang lain, merasa orang lain tak tau apa-apa. Merasa kitalah yang lebih pantas masuk surga lebih dahulu. Padahal kita tak tau bahwa mungkin banyak orang di luar sana yang lebih Allah cintai dan lebih tinggi derajatnya di sisi Allah. Orang yang mungkin selama ini kita rendahkan, kita anggap tak tau apa-apa, namun  ketidaktahuannya itu yang membawanya penuh keikhlasan belajar tentang Rabb yang menciptakannya. Lalu membuatnya lebih dekat dan lebih mengenal Tuhannya bahkan lebih besar kecintaannya kepada Allah, melebihi apa yang kita sampaikan di sana-sini tentang bagaimana seharusnya seorang hamba mencintai Allah. Sementara kita asyik dengan aktivitas dakwah di sana-sini yang tak jarang membuat  lelah lalu kemudian mengabaikan hubungan kita dengan Allah. Dan ketika kelelahan itu memuncak tanpa disertai hubungan yang baik dengan Allah, kekecewaan menghampiri. Mulailah menghitung-hitung berapa banyak pengorbanannya untuk dakwah, berapa banyak yang dilakukannya untuk jamaah dan membandingkannya dengan apa yang sudah didapatkannya. Karena memandang dari sudut yang sempit, tak jarang hal itulah yang membuat futur, mulai menjauhi saudara-saudaranya, merasa perjuangannya tak dihargai  kemudian mencari kesenangan dengan cara yang lain. Na’udzubillahi min dzaalik.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab(Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakanya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu)supaya kamu jangan berdukacita terhadap apa yang luput dari kamu dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikanNya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri”.&lt;/span&gt; (QS Al-Hadid ;22-23)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang pilihan itu semestinya bisa membuktikan bahwa ia benar-benar orang pilihan. Yang tetap tegar ketika ujian datang, yang bisa berlapang dada ketika kritikan datang, yang tetap berjuang meski cemoohan kian banyak menghujani. Orang pilihan yang tetap merendahkan hatinya meski keberhasilan demi keberhasilan datang lewat perjuangannya, yang tetap menundukkan diri di hadapan Allah. Tak pernah marah ketika diluruskan kesalahannya, yang tetap berjalan meski amanah kian berat, tak pernah mengeluh akan beratnya perjalanan dan selalu memperbaiki hubungannya dengan Allah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teruslah kita renungi bersama benarkah kita orang-orang pilihan itu? Atau hanya diri kita yang menganggap bahwa kita termasuk orang –orang pilihan? Merasa kita telah berbuat banyak, merasa telah melakukan amal-amal baik padahal mungkin saja apa yang telah kita lakukan itu tak ada harganya sama sekali di hadapan Allah. Apa yang telah kita lakukan hanya seperti debu yang diterbangkan angin kelak di hadapan Allah  ketika yaumil hisab tiba. Apapun posisi kita saat ini, teruslah bermuhasabah dan memohon kepada Allah agar tidak menjadi orang-orang yang merugi karena seluruh amalannya disia-siakan oleh Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jauhkan diri kita dari maksiat sekecil apapun. Terkadang kita meremehkan dosa-dosa kecil dengan membandingkan dosa besar yang dilakukan orang-orang yang tidak tau. Lalu apakah bedanya dosa kecil yang dilakukan oleh orang yang berilmu dengan dosa besar yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak tau? Telah berapa banyak maksiat yang kita kerjakan kemudian membuat hilangnya getaran-getaran hati perasaan bersalah ketika pertama kali berbuat kesalahan? Maksiat kecil mungkin, tapi jika itu terakumulasi tanpa kita sadari dan tidak pernah kita pedulikan, bukankah kematian hati akan segera tiba? Lalu masih pantaskah status aktivis dakwah kita sandang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“Katakanlah, apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya? Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.”&lt;/span&gt; (QS. Al-Kahfi: 103-104)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kutuliskan kalimat-kalimat ini untuk mengingatkan diriku dan kita semua yang bersaudara di jalan Allah. Semoga kita tetap bisa merendahkan hati meskipun mungkin telah banyak keberhasilan yang kita dapat. Biarkan cahaya Islam terus meluas pancarannya bersama dengan luasnya keimanan kita pada Allah. Semoga Allah berkenan menjaga keistiqamahan kita di jalan ini hingga ujung usia kita. TERUS BERJUANG ATAU KITA AKAN TERGANTIKAN.&lt;br /&gt;Wallahua’lam bi showab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-8364491102151509706?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/8364491102151509706/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/04/merendahkan-hati-meninggikan-keimanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8364491102151509706'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/8364491102151509706'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/04/merendahkan-hati-meninggikan-keimanan.html' title='MERENDAHKAN HATI MENINGGIKAN KEIMANAN'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-6768938676674714266</id><published>2009-03-25T07:54:00.005+07:00</published><updated>2009-07-30T23:41:22.543+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='taujih'/><title type='text'>SEKEPING RINDU PADA KEKASIH ALLAH</title><content type='html'>Karena pribadinya aku terpesona&lt;br /&gt;Karena budinya aku jatuh cinta&lt;br /&gt;Rinduku padanya tiada terkata&lt;br /&gt;Nantikanlah aku di taman syurga…&lt;br /&gt;  (Hijaz, Dia Kekasih Allah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuplikan syair tersebut membuat terhanyut, serasa ingin berada pada zaman Rasulullah dahulu. Sebagai seorang muslim, membuktikan keislaman adalah dengan mengucapkan dua kalimat syahadat. Mengakui bahwa &lt;span class="fullpost"&gt;tiada Tuhan yang patut disembah melainkan Allah dan mengakui bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Jika saat mengisi biodata kita mencantumkan idola kita adalah Rasulullah SAW, bagaimana menunjukkan rasa sayang dan cinta kita kepada Rasulullah SAW? Rupanya tak cukup dengan pengakuan lisan dan coretan saudaraku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Al Musthafa ada di hadapan&lt;br /&gt;Kupandangi pesonanya dari ujung kaki hingga ujung kepala&lt;br /&gt;Tahukah kaliana apa yang terjelma?&lt;br /&gt;Cinta!&lt;br /&gt;(Abu Bakar As-Shiddiq)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah ungkapan Abu Bakar untuk mengungkapkan betapa cintanya kepada Rasulullah. Kecintaan memenuhi hatinya, membuatnya mampu  berkorban untuk Rasulullah ; wujud ketaatannya kepada Allah. Ketika menemani Rasulullah hijrah, kakinya disengat oleh hewan berbisa, dia tak berani bergerak karena takut menganggu tidur Rasulullah SAW. Dengan menahan rasa sakit, air matanya menetes ke wajah Rasulullah SAW. Sampai akhirnya Rasulullah terbangun dan kemudian meludahi bagian yang digigit sehingga hilang rasa sakitnya.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah, yang ketika Allah akan mencabut ruhnya yang mulia dari jasadnya yang telah dipersembahkan untuk dien ini meminta kesenangan hati dari Jibril untuk mengetahui kabar umatnya kelak. Taukah saudaraku apa jawaban Jibril? "Aku beri engkau sebuah kabar akbar, Allah telah berfirman, "Sesungguhnya Aku, telah mengharamkan surga bagi semua Nabi, sebelum engkau memasukinya pertama kali, dan Allah mengharamkan pula sekalian umat manusia sebelum pengikutmu yang terlebih dahulu memasukinya" Jawaban yang amat menyenangkan Rasulullah, hingga wajahnya bercahaya seolah-olah rasa sakitnya telah hilang dan ia merasa siap dicabut ruhnya oleh Izrail. Betapa besar cinta Rasulullah pada umatnya, hingga saat-saat terakhirnya di dunia yang diucapkan bibir manis kekasih Allah ini adalah ummatku…ummatku… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu adalah secuil penggalan kisah orang yang insyaAllah sama-sama kita cintai Rasulullah SAW, lantas bagaimana dengan kita hari ini? Hanya sebatas ucapan dan tulisan sajakah kadar cinta kita padanya? Jika saat ini kita tak punya kesempatan lagi bertemu beliau SAW atau bahkan membantunya dalam perjuangan, maka dengan apa kita membuktikan cinta kita padanya? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku…Rasulullah SAW telah pergi sejak lama, menemui kekasih yang merindukannya. Meninggalkan untaian pesan terakhir agar kita tidak pernah meninggalkan Al-Qur’an dalam kondisi apapun. Tapi cahaya yang ditinggalkannya hingga kini tak pernah meredup, meski orang-orang kafir berusaha meredupkan pesonanya. Rasulullah yang membuat Islam menggema ke seluruh dunia, yang paling menyantuni anak yatim, yang mengajarkan kita untuk lebih memperhatikan sesama. Rasulullah dengan sabdanya yang agung berbicara tentang surga yang indah sebagai hadiah bagi orang-orang yang mengerjakan kebaikan. Yang mengajarkan kita arti perjuangan sesungguhnya, dengan untai-untai kata indah terlahir dari bibirnya yang mulia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku…meski kita tak dapat lagi bertemu dengan Rasulullah, kita masih punya kesempatan melanjutkan perjuangan beliau. Berjuang agar cahaya Islam bersinar sampai ke sudut-sudut negeri ini. Membuktikan bahwa Islam adalah rahmatan lil ‘alamin, bukan hanya bagi para pemeluknya saja tapi bagi alam dan seluruh isinya. Berbagi kebaikan meski hanya sekedar menyingkirkan duri dari jalanan. Meski kita tak dapat meneladani beliau seratus persen, setidaknya kita tak lagi mengambil sosok lain sebagai idola dengan mengesampingkan Rasulullah. Karena tidak ada satupun manusia yang mampu menandingi kemuliaan akhlaknya dan ketaqwaannya kepada Allah. Bershalawatlah kepadanya sebagai tanda cinta kita padanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kukutip sebuah riwayat tentang keutamaan mengucapkan shalawat. Pada suatu kesempatan, Rasulullah berkumpul dengan para sahabatnya, kemudian beliau bersabda,”Malaikat Jibril, Mikail, Israfil dan Izrail A.S.telah berkata kepadaku.” Keempat malaikat masing-masing mengungkapkan bantuan yang akan mereka berikan kepada orang yang sering mengucapkan shalawat.&lt;br /&gt;Berkata Jibril A.S.:”Wahai Rasulullah, barangsiapa yang membaca shalawat kepadamu setiap hari sebanyak sepuluh kali, maka akan saya bimbing tangannya dan akan saya bawa dia melintasi titian seperti kilat menyambar”&lt;br /&gt;Berkata pula Mikail A.S.”Mereka yang bershalawat ke atasmu akan kuberikan mereka minum dari telagamu.”&lt;br /&gt;Berkata pula Israfil A.S. :”Mereka yang bershalawat kepadamu, aku akan sujud kepada Allah dan akau tidak akan mengangkat kepalaku sehingga Allah mengampuni orang itu.”&lt;br /&gt;Malaikat Izrail A.S. pun berkata:”Bagi mereka yang bershalawat ke atasmu, aku akan cabut ruh mereka itu dengan selembut-lembutnya seperti aku mencabut ruh para nabi.”&lt;br /&gt;Orang yang terdekat kepada aku pada hari kiamat ialah yang terbanyak membaca shalawat  kepadaku.(HR.At-Tirmizi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, kenanglah Rasulullah dalam kerinduan yang dalam, dalam tiap langkah perjuangan kita di jalan Allah. Meski hanya dengan ucapan shalawatmu yang tulus. Agar itu menjadi penawar hati dikala kekeringan ruhani menyapa. Tak terbayangkan bahagianya ketika kita bertemu dengan orang yang kita sayangi, ketika ia berada di dekatmu dan menyapa dengan lembut serta memberikan senyumnya yang manis. Adakah yang bisa menggantikan keberuntungan ini ketika tangan Rasulullah yang mulia mengangkat kita dari neraka dengan syafaatnya? Adakah perasaan yang lebih indah dari perasaan ketika orang yang kau cintai dengan seluruh jiwa ragamu menyatakan bahwa ia juga mencintaimu?&lt;br /&gt;Wahai kekasih Allah…terlalu besar cinta di tiap inci hati ini untuk diungkapkan. Terlalu indah rindu ini untuk kutuangkan. Semesta pun mencintaimu dan aku berharap ditemani olehmu di surga kelak amin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-6768938676674714266?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/6768938676674714266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/03/sekeping-rindu-pada-kekasih-allah_25.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/6768938676674714266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/6768938676674714266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/03/sekeping-rindu-pada-kekasih-allah_25.html' title='SEKEPING RINDU PADA KEKASIH ALLAH'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-7931676591807739471</id><published>2009-03-12T19:40:00.000+07:00</published><updated>2009-03-12T19:42:01.062+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='taujih'/><title type='text'>Istiqomahlah...Saudaraku......</title><content type='html'>Tetaplah istiqomah saudaraku.....   &lt;br /&gt;dijalan yang lurus ini...dijalan yang berat ini.. dijalan Islam ini...&lt;br /&gt;kita pererat persaudaraan kita...hingga...tanpa kata....tanpa nyawa.. &lt;br /&gt;Kita semua mungkin sudah bosan sudah futur ......sudah jenuh.....&lt;br /&gt;mungkin karena iman ini masih lemah ...iman masih tak sempurna...&lt;br /&gt;Tapi istiqomahlah...saudaraku....   &lt;br /&gt;jangan sampai hidayah Allah semakin jauh dari hati kita&lt;br /&gt;berharaplah...berdoalah dan yakinlah................&lt;br /&gt;yakinlah...kenikmatan pengorbanan yang kta rasa dijalan ini....jauh....lebih nikmat....lebih indah....&lt;br /&gt;Dibanding apa yang dicari oleh orang-orang lalai itu..&lt;br /&gt;Saudaraku ....&lt;br /&gt;kita semakin tegar bila kita sabar dengan ujian...&lt;br /&gt;kita semakin bahagia bila keyakinan kita telah bulat....&lt;br /&gt;kita semakin bersyukur ketika bisa maksimal dalam perjuangan dakwah ini....&lt;br /&gt;Terangilah hati dan jiwa kita untuk tetap bersama… &lt;br /&gt;lembutkan hati dan jiwa kita dengan kebersamaan&lt;br /&gt;sinari dengan cahaya ukhuwah agar lebih bercahaya...lebih indah...&lt;br /&gt;hilangkan semua keraguan......&lt;br /&gt;jauhkan sifat-sitat tercela...&lt;br /&gt;jauhkan dari sifat yang membuat kita semakin jauh dari kebenaran...&lt;br /&gt;bukankah kemulian dibayar dengan pengorbanan yang dahsyat...&lt;br /&gt;tetaplah isitiqomah saudaraku&lt;br /&gt;tetaplah istiqomah dalam islam dan iman.....&lt;br /&gt;Tetaplah istiqomah.....&lt;br /&gt;walau hati ini jenuh....perih.....walau jasad ini sakit....letih......&lt;br /&gt;tetaplah istiqomah.......&lt;br /&gt;Walau remuk tulang-tulang kita…….. walau runtuh sendi-sendi kita………walau habis cucuran keringat darah dan air mata kita………….&lt;br /&gt;Tetaplah di jalan ini…………&lt;br /&gt;Walau berkorban perasaan ………….. walau pahit menerima kenyataan………&lt;br /&gt;Saudara ku………………&lt;br /&gt;Jalan yang kita tempuhi memang berat………penuh dengan tantangan, hambatan, ancaman ,godaan……&lt;br /&gt;Banyak yang kita temui di jalan ini……..&lt;br /&gt;Yang meninggikan asa dan harap kita…………..&lt;br /&gt;Namun terkadang menghempaskan batin dan jiwa kita………….&lt;br /&gt;Akan banyak yang kita temukan……..idealisme dan realitas bertempur, berperang, jauh masuk ke relung hati kita…………..&lt;br /&gt;Hingga akhirnya jiwa kita harus mengalah…apabila realitas jauh dari angan……..&lt;br /&gt;Tetaplah disini Saudara ku…………….&lt;br /&gt;Kita akan memulai perjalanan yang lebih mendaki dan terjal……………&lt;br /&gt;Tapi disanalah kita berharap bisa merasakan kenikmatan yang kita idam-idamkan………….&lt;br /&gt;Maka ucapkanlah “Alhamdulillah” atas semua keadaan yang kita alami………&lt;br /&gt;Meski kebersamaan ini sungguh menguras keringat dan meletihkan sendi-sendi…..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-7931676591807739471?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/7931676591807739471/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/03/istiqomahlahsaudaraku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/7931676591807739471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/7931676591807739471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/03/istiqomahlahsaudaraku.html' title='Istiqomahlah...Saudaraku......'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-9117910318995114914</id><published>2009-03-06T07:11:00.000+07:00</published><updated>2009-03-06T07:12:07.167+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Profil Ketua BKMI UNTAN</title><content type='html'>Nama : Sasbirais&lt;br /&gt;Ttl : Nanga Embaloh 23 Desember 1985&lt;br /&gt;Alamat : Jl. M. Sohor Gg Karya Bakti 3 No 7&lt;br /&gt;Fakultas : Ekonomi&lt;br /&gt;Jurusan : Akuntansi&lt;br /&gt;Angkatan : 2004&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Riwayat Pendidikan :&lt;br /&gt;SD Negeri 23 Nanga Embaloh&lt;br /&gt;SMP Negeri Nanga Embaloh&lt;br /&gt;MAN Putussibai&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Prestasi&lt;br /&gt;Putra Lingkungan Hidup&lt;br /&gt;Juara Tilawatil Quran di daerahnya&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Pengalaman Organisasi :&lt;br /&gt;Ketua OSIS di Sekolahnya&lt;br /&gt;Ketua PMR di sekolahnya&lt;br /&gt;Ketua BKMI UNTAN&lt;br /&gt;HIMASI&lt;br /&gt;DPM&lt;br /&gt;kETUA Al-Iqtishad Fak Ekonomi UNTAN&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hobi : MANCING&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-9117910318995114914?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/9117910318995114914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/03/profil-ketua-bkmi-untan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/9117910318995114914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/9117910318995114914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/03/profil-ketua-bkmi-untan.html' title='Profil Ketua BKMI UNTAN'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-2517598486599510459</id><published>2009-03-02T19:38:00.003+07:00</published><updated>2009-03-02T19:42:50.030+07:00</updated><title type='text'>DIALOG PUBLIK PUSKOMDA KALBAR</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SavT2WmKdCI/AAAAAAAAABw/xnYB12O5n6w/s1600-h/puskomdas.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 209px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SavT2WmKdCI/AAAAAAAAABw/xnYB12O5n6w/s320/puskomdas.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308569516518306850" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-2517598486599510459?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/2517598486599510459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/03/dialog-publik-puskomda-kalbar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/2517598486599510459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/2517598486599510459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/03/dialog-publik-puskomda-kalbar.html' title='DIALOG PUBLIK PUSKOMDA KALBAR'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SavT2WmKdCI/AAAAAAAAABw/xnYB12O5n6w/s72-c/puskomdas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-7501771804623114005</id><published>2009-03-02T16:09:00.001+07:00</published><updated>2009-03-02T16:12:10.007+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>INFO</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Saui3ew54iI/AAAAAAAAABo/aqLUveS626U/s1600-h/pic17a.gif"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 230px; height: 250px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Saui3ew54iI/AAAAAAAAABo/aqLUveS626U/s320/pic17a.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5308515659820950050" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-7501771804623114005?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/7501771804623114005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/03/info.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/7501771804623114005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/7501771804623114005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/03/info.html' title='INFO'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/Saui3ew54iI/AAAAAAAAABo/aqLUveS626U/s72-c/pic17a.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-3587618098297980132</id><published>2009-02-27T08:27:00.000+07:00</published><updated>2009-02-27T08:29:51.565+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='taujih'/><title type='text'>Kamu Sudah Tahu, Maka Komitmenlah</title><content type='html'>Segala puji hanya bagi-Mu, ya Allah. Kepada-Mu segala yang ada di langit dan di bumi bertasbih dengan tidak mengenal lelah, jenuh, dan jemu. Maha Suci Engkau, Ya Allah. Engkaulah yang mensucikan hati-hati hamba-Mu sesuai dengan kehendak-Mu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai diriku.…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari coba tatap dalam-dalam dan bertanyalah siapa kamu? Maka di sana akan terlihat seluruh kelemahan yang ada. Balil insanu ‘ala nafsihi bashirah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriku…, bercerminlah kepada seorang sahabat: Handzalah bin Rabi’ Al-Usaidi r.a. Ia salah satu penulis wahyu yang dengan segala kesadaran dirinya sendiri mengatakan, ”Nafaqo Handzalah, telah munafik Handzalah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriku…, apa yang terjadi pada diri Handzalah sampai-sampai menegur dirinya sendiri seperti itu? Padahal beliau sangat dekat dengan Rasullullah. Jawabnya tak lain adalah kejujuran diri. Handzalah merasa iman yang dimilikinya terasa kuat ketika berada di dekat Rasulullah saw. Seakan ia menatap surga dan neraka dengan kedua matanya. Namun ketika kembali sibuk dengan keluarganya, dengan aktivitas duniawinya, ia merasakan kondisi dirinya sangat berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriku…, dengan kata apa kau harus mengungkapkan kondisimu? Seperti ungkapan Handzalah kah? Atau lebih dari itu? Atau lebih buruk? Ya Allah, ampunilah hambamu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai diriku….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukankah kamu juga telah mengenal siapa dirimu? Yang lebih banyak sibuk dengan dunia? Diri yang lemah dalam beribadah, diri yang merasa berat berkorban untuk taat? Diri yang banyak bicara sedikit kerja? Lalu apakah kamu masih terus melakukan itu padahal Allah swt. telah menegurmu: ”Aradhitum bil hayatiddunya minal akhirah, apakah kalian lebih cinta dunia dibanding akhirat?” Astagfirullah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriku…, jika kamu telah tahu segala kekuatan dan kelemahanmu, lalu apa yang akan kau lakukan? Memperbaikinya? Atau, sebaliknya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bercerminlah, wahai diriku, kepada sahabat Huzaifah r.a. kala menjawab pertanyaan Rasulullah saw., “Bagaimana kondisimu hari ini, wahai Hudzaifah?” Dengan percaya diri ia menjawab, ”Alhamdulillah, ya Rasulullah, saat ini aku menjadi seorang mukmin yang kuat iman.” Rasulullah saw. bertanya kembali, “Hai Huzaifah, sungguh segala sesuatu itu ada buktinya. Maka apa bukti dari pernyataanmu itu?” Jawab Huzaifah r.a., ”Ya Rasulullah, tidak suatu pagi pun yang aku hidup padanya dan aku berharap untuk sampai pada sore hari; dan tiada sore pun yang aku hidup padanya dan aku berharap untuk hidup sampai pagi hari, melainkan aku melihat dengan jelas di depan mataku surga yang penduduknya bercanda ria menikmati keindahannya dan aku melihat neraka dengan penghuninya yang berteriak menjerit histeris merasakan dahsyatnya siksa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriku….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah kau merindukan surga sehingga gelora semangatmu membahana memenuhi ruas pori-pori jiwamu, tergerak seluruh kesadaranmu untuk bermujahadah dan berjihad meraih ridha-Nya? Dan apakah kamu takut dan miris akan dahsyatnya siksa neraka sehingga tak satu pun sel tubuh ini kecuali berupaya terlindungi dari sengatannya pada hari pembalasan nanti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriku….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu telah mengetahui segala kelemahan yang ada , lalu kamu tidak segara menanggulanginya, maka ketahuilah kamu termasuk orang-orang yang merugi! Begitu pula ketika kamu telah mengetahui kekuatanmu dan kamu tidak bisa mempertahankannya, maka kamu pun termasuk orang yang merugi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbaiki, jaga, dan tumbuh suburkan kekuatan itu agar amal shaleh, ketaatan, dan dakwah tetap terjaga.&lt;br /&gt;Dengarlah, tatkala mendengar jawaban Huzaifah r.a., Rasulullah saw. mengatakan, “Arafta falzam, kamu sudah tahu, maka komitmenlah dengan apa yang kamu tahu.”&lt;br /&gt;Oleh: Ibnu Jarir, Lc&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-3587618098297980132?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/3587618098297980132/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/02/kamu-sudah-tahu-maka-komitmenlah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3587618098297980132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3587618098297980132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/02/kamu-sudah-tahu-maka-komitmenlah.html' title='Kamu Sudah Tahu, Maka Komitmenlah'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-9057215633299366190</id><published>2009-02-19T08:04:00.002+07:00</published><updated>2009-02-19T08:09:33.537+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUBLIKASI'/><title type='text'>Publikasi Radio</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SZywqENpXsI/AAAAAAAAABY/bHhGent6aT4/s1600-h/pub+radio.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 234px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SZywqENpXsI/AAAAAAAAABY/bHhGent6aT4/s320/pub+radio.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304308697867574978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-9057215633299366190?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/9057215633299366190/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/02/publikasi-radio.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/9057215633299366190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/9057215633299366190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/02/publikasi-radio.html' title='Publikasi Radio'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SZywqENpXsI/AAAAAAAAABY/bHhGent6aT4/s72-c/pub+radio.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-1781948772378870573</id><published>2009-01-22T12:42:00.000+07:00</published><updated>2009-01-22T12:44:01.470+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='artikel'/><title type='text'>PEMUDA</title><content type='html'>Indonesia adalah negara dengan jumlah populasi terbesar ke-5 di dunia setelah Cina, India, Amerika dan Uni Sovyet sebelum bubarnya. Secara kuantitatif penduduk Indonesia pada tahun 2000 akan berjumlah lebih dari 210 juta jiwa yang tersebar di seluruh Indonesia, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Dari jumlah tersebut, jumlah generasi muda yang berusia antara 10-24 tahun diproyeksikan menjadi 64.830.000 penduduk(BPS, 2004), atau sekitar 31 % dari total proyeksi populasi. Dari jumlah tersebut di atas, diperkirakan sekitar 62 % tinggal di daerah pedesaan dan 38% di daerah perkotaan(Murdijana, 1998).&lt;br /&gt;Tingkat pendidikan di Indonesia pada umumnya mengalami kenaikan, walaupun masih menyisakan problem yang mendasar ketika sejumlah besar pemuda, khususnya di pedesaan, tidak dapat mengenyam bangku sekolah menengah atau tingkat pendidikan yang lebih tinggi lagi.&lt;br /&gt;Dari statistik tahun 1997, tingkat partisipasi pendidikan didapat data sebagai berikut(BPS, 1997) :&lt;br /&gt;- Tingkat SLTP, usia 13-15 tahun, tingkat rasio partisipasi pendidikan adalah 87,5 % untuk perkotaan dan 69,2 % untuk pedesaan.&lt;br /&gt;- Tingkat SLTA, 66% untuk perkotaan dan 34,4% untuk pedesaan.&lt;br /&gt;- Tingkat Perguruan Tinggi (higher education), 21,6% untuk perkotaan dan 4,5% untuk pedesaan.&lt;br /&gt;- Untuk total populasi, hanya 14,9% penduduk berhasil tamat sekolah menengah.&lt;br /&gt;- Untuk daerah pedesaan, usia 10 tahun ke atas 11,09 % pria dan 8,2 % wanita telah menamatkan pendidikan setingkat SLTP, sedangkan untuk tamatan SLTA sebesar 8,2 % pria dan 5,1 % wanita(BPS, 2006).&lt;br /&gt;- Secara umum, wanita memiliki tingkat pendidikan yang lebih rendah dimana 16,9% wanita dari total populasi tidak pernah mengenyam pendidikan sama sekali sedangkan pria hanya 7,6%&lt;br /&gt;“Oleh karena itu, sejak dulu hingga sekarang, pemuda merupakan pilar kebangkitan. Dalam setiap kebangkitan, pemuda adalah rahasia kekuatannya. Dalam setiap fikrah, pemuda adalah pengibar panji-panjinya” (Hasan Al Banna)&lt;br /&gt;Hasan Al Banna, merupakan sosok seorang pemuda Islam yang memiliki semangat juang yang tinggi. Ia memulai pekerjaannya dengan menganalisa kondisi internal ummat Islam serta lingkungan strategis yang mempengaruhinya. Setelah itu ia menetapkan sasaran dan target tertinggi yang harus dicapai oleh ummat Islam, sebagai misi hidup yang dibebankan kepadanya. Yaitu menegakkan khalifah dan menjadi soko guru manusia.&lt;br /&gt;Beranjak dari perkataan Imam Syahid Hasan Al Banna, ada satu sudut yang harus mendapatkan perhatian besar, yaitu sosok pemuda atau generasi muda pada suatu bangsa. Sosok yang menjadi parameter cerminan masa depan bangsa. Hal ini dikarenakan suatu bangsa yang gagal membina generasi muda –moralitas dan kapasitas- akan menjadi pecundang di kemudian hari. Dikarenakan di dalam setiap pembangunan serta pembaharuan, sosok pemudalah yang sangat diharapkan. Baik berupa pemikiran, tenaga, maupun semangat yang berkobar dari pemuda. Generasi mudalah yang menyebabkan negara-negara maju di dunia sangat khawatir dengan kelanjutan masa depan negara mereka. Apalah artinya kemajuan ekonomi, melimpahnya SDA, kecanggihan teknologi dan militer, kepemimpinan atas duania, sementara generasi mudanya seddmikian rusak moralnya, aqidah dan tidak dapat diharapkan di masa depan ?. bayang-bayang kemunduran atau bahkankepunahan suatu bangsa tampak begitu menghantui yang begitu menakutkan. &lt;br /&gt; Pembinaan moralitas generasi muda semakin penting apabila melihat fenomena bangsa Indonesia yang semakin terpuruk dalam krisis ekonomi yang parah dan bermuara pada rusaknya moral serta aqidah secara masal.&lt;br /&gt; Kebuntuan ini buka berarti kita tidak melakukan apa-apa, terpaku menjadi penonton serta terpana dengan fenomena yang terjadi tanpa adanya suatu aksi dari dalam diri. Ada kerja besar yang harus dilakukan yaitu sebuah perubahan besar harus segera dilakukan untuk di masa depan pendidik, melainkan tugas kita bersama. Tugas yang harus di pikul bersama. Tugas-tugas yang memerlukan banyak para pasukan perubahan. Tugas yang memerlukan para arsitek-arsitek perubahan yang handal dan tangguh. Arsitek perubahan yang tertanam nilai-nilai agama dalam dirinya. Tugas terpenting yaitu dengan melahirkan generasi baru yang sama sekali berbeda. Generasi yang telah tertanam keimanan dalam lubuh hati mereka yang paling dalam, bahkan mengakar serta mendarah daging. Cengkeramkan ilmu pengetahuan di sel-sel otak mereka agar cerdas dan gemilang. Mengalirkan semangat-semangat para syuhada (pejuang) di setiap pembuluh-pembuluh darah mereka agar dapat memberikan nutrisi bagi seluruh tubuh mereka. Nutrisi yang akan menjadi sistem imun bagi mereka, agar patogen-patogen zaman ini tidak dapat menginfeksi mereka. Membimbing potensi mereka agar terarah dan berkembang. Maka, generasi muda pun harus mempersiapkan diri agar mampu memikul peranan yang lebih besar.&lt;br /&gt; Guna mempersiapkan generasi muda yang diinginkan, perlu pembinaan moralitas. Pembinaan moralitas generasi muda sangatlah penting apabila melihat fenomena bansa Indonesia yang semakin terpuruk dalam krisis ekonomi yang parah dan bermuara pada rusaknya moral secara masal.&lt;br /&gt;Di dalam Al-Quranul Karim, Allah SWT menggambarkan kisah satu golongan pemuda yang berani mempertahankan aqidah dan agama mereka walaupun di hadapan raja yang zalim yang memaksa mereka kembali kepada kekafiran.&lt;br /&gt;Firman Allah SWT  yang bermaksud :&lt;br /&gt;“ Sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka dan kami tambahkan kepada mereka petunjuk. Dan kami teguhkan hati mereka di waktu mereka berdiri (di hadapan raja yang zalim) lalu mereka berkata : “ Tuhan kami adalah Tuhan langit dan bumi : Kami sesekali tidak akan menyeru Tuhan yang lain daripada-Nya, sesungguhnya kalau kami (mengucapkannya) maka sebenarnya kami telah mengucapkan perkataan yang amat jauh daripada kebenaran.”&lt;br /&gt;Kerja besar membangun peradaban sedang dimulai……….&lt;br /&gt;“Maka datanglah setelah mereak generasi yang lemah, yang meninggalkan shalat dan mengikuti syahwat, maka mereka akan menemukan jalan kesesatan.”(Qs. Maryam :59)&lt;br /&gt; Membangun kepeloporan pemuda tentu tidak dapat dilakukan dengan sekejap mata dan semudah membalikkan telapak tangan. Apalagi ketika para pemuda / pemudi tidak memiliki sistem imun yang kuat untuk menangkis wabah penyakit  yang tidak kunjung diobati.&lt;br /&gt; Suatu bangsa memandang posisi pemuda di masyarakat bukan menjadi kelompok pengekor yang sekedar berfoya-foya, membuang-buang waktu dengan aktifitas-aktifitas yang bersifat hura-hura dan tidak ada manfaatnya. Melainkan suatu bangsa menaruh harapan yang besar kepada para pemuda untuk menjadi pelopor dan motor penggerak dalam kebangkitan serta kemajuan bangsa.&lt;br /&gt; Pemuda adalah kelompok masyarakat yang memiliki berbagai kelebihan dibandingkan dengan kelompok masyarakat lainnya,diantaranya adalah bahwa mereka relatif masih bersih dari pencemaran (baik aqidah maunpun pemikiran), mereka memiliki semangat yang kuat dan kemampuan mobilitas yang tinggi.&lt;br /&gt;Para musuh suatu bangsa sangat menyadari akan hal tersebut, sehingga mereka berusaha sekuat tenaga untuk mematikan potensi yang besar tersebut dari awalnya dan menghancurkan para pemuda dengan berbagai kegiatan yang laghwun (bersifat santai dan melalaikan), dan bahkan destruktif.&lt;br /&gt;Wallahu’alam&lt;br /&gt;Penulis :&lt;br /&gt;Mahasiswa FKIP Biologi angkatan 2005, &lt;br /&gt;Humas BKMI UNTAN, Humas LP2I KKR&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-1781948772378870573?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/1781948772378870573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/01/pemuda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1781948772378870573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/1781948772378870573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/01/pemuda.html' title='PEMUDA'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-5688800706311293659</id><published>2009-01-12T10:29:00.000+07:00</published><updated>2009-01-12T10:30:46.147+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUBLIKASI'/><title type='text'>Aksi Palestina (2)</title><content type='html'>Untuk kali kedua ( 9 Januari 2009) Aliansi Pemuda Kalbar Peduli Palestina (APKP2) melakukan aksi simpatik. Aksi dimulai dengan persiapan di Masjid Muhtadin UNTAN. Ratusan Mahasiswa dan pelajar kemudian berjalan menuju ke bundaran tugu digulis UNTAN. Di bundaran, dimulailah aksi penggalangan dana dan orasi yang juga diselingi oleh yel-yel dan pembacaan puisi oleh perwakilan SDIT Al-Mumtaz. Aksi kali ini APKP2 menggunakan sound system yang diangkut diatas pick up. Kali ini, APKP2 menempatkan petugas-petugas penggalangan dana di 5 lokasi perempatan jalan, karena aksi ini juga mengutamakan penggalangan dana untuk Palestina.&lt;br /&gt;Selesai berorasi massa kemudian melakukan long march ke Masjid Raya Mujahidin. Meskipun hujan, para pelajar dan mahasiswa tak patah semangat melakukan long marchnya. Setelah solah ashar di Masjid Raya Mujahidin, massa kemudian kembali lagi ke Masjid Muhtadin melalui jalan A. Yani untuk mengakhiri aksinya.&lt;br /&gt;Pernyataan Sikap&lt;br /&gt;1. Bubarkan Zionis Israel&lt;br /&gt;2. Hapuskan hak veto di dewan keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB)&lt;br /&gt;3. Menuntut Israel untuk mengganti rugi atas segala kerusakan dan korban jiwa di Palestina&lt;br /&gt;4. Meminta kepada bapak Gubernur selaku kepala daerah Kalimantan Barat untuk mengambil sikap tegas terhadap kekejian Zionis Israel terhadap Palestina.&lt;br /&gt;5. Menetapkan tanggal 9 Januari 2009 sebagai hari Pembebasan Palestina Internasional.&lt;br /&gt;6. Menuntut  kemerdekaan Palestina secara utuh.&lt;br /&gt;7. Menyerukan kepada masyarakat Kalbar khususnya dan umat manusia di dunia pada umumnya untuk terus memberikan dukungan moril dan materil kepada rakyat Palestina&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALIANSI PEMUDA KALBAR PEDULI PALESTINA (APKP2)&lt;br /&gt;FSLDK, KAMMI, BKMI, IMMSAH, AS-SYIFA, AL-ILHAM, MATIMSYAH, Forpis Al-Mizan, FKMI Al-Iqtishad, FKMI Ulul Albab, LSMI Al-Istiqomah, FKMI Nuruddin, LDSI At-Tarbawi, FKMI As-Syajaroh, LDK Fikri, LDK Ibnu Sina, LSK, JPRMI&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-5688800706311293659?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/5688800706311293659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/01/aksi-palestina-2.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/5688800706311293659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/5688800706311293659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/01/aksi-palestina-2.html' title='Aksi Palestina (2)'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-3658597069896659437</id><published>2009-01-01T10:40:00.004+07:00</published><updated>2009-08-17T07:56:29.069+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Save Palatine'/><title type='text'>PALESTINA</title><content type='html'>&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-d32ff8ac5d4c4871" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v6.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dd32ff8ac5d4c4871%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1329899938%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D527EF70BC11E1C56695063766C9E8A794E6EF074.294F545FBF52F1199BBBBAB8A4FB8BEDA53A30EE%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dd32ff8ac5d4c4871%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DEyu5YplGveosya1JoaYZHzUQgsM&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v6.nonxt5.googlevideo.com/videoplayback?id%3Dd32ff8ac5d4c4871%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1329899938%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D527EF70BC11E1C56695063766C9E8A794E6EF074.294F545FBF52F1199BBBBAB8A4FB8BEDA53A30EE%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3Dd32ff8ac5d4c4871%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DEyu5YplGveosya1JoaYZHzUQgsM&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-3658597069896659437?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='enclosure' type='video/mp4' href='http://www.blogger.com/video-play.mp4?contentId=d32ff8ac5d4c4871&amp;type=video%2Fmp4' length='0'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/3658597069896659437/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/01/palestina.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3658597069896659437'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3658597069896659437'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2009/01/palestina.html' title='PALESTINA'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-3126569362281273351</id><published>2008-12-31T12:29:00.002+07:00</published><updated>2009-01-01T08:46:23.170+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUBLIKASI'/><title type='text'>Aksi Simpatik 1000 Massa dan Penggalangan Dana untuk Palestina</title><content type='html'>Israel kembali menunjukkan kebiadabannya di mata dunia. Hingga hari ini tanggal 30/12/08, sudah lebih dari 300 nyawa warga Palestina melayang di ujung rudal Zionis Israel. Ini bukan lagi permasalahan negara Palestina, tapi menjadi tanggung jawab seluruh negar di dunia yang menghormati dan paham akan nilai-nilai kemanusiaan. Israel berdalih memberangus kelompok bersenjata HAMAS, tetapi kenyataannya Israel dengan membabibuta membombardir fasilitas umum/publik masyarakat Palestina. Ini adalah bentuk kejahatan Internasional yang tidak dapat ditolerir. Lantas siapakah yang layak disebut sebagai TERORIS !!!!!!! Ironisnya lagi, negar-negara besar adidaya penjunjung HAM juga tidak menunjukkan tekanan politiknya yang signifikan terhadap Israel.&lt;br /&gt;Melihat realita yang sedemikian memprihatinkan, maka kami dari Aliansi Pemuda Kalbar Peduli Palestina (APKP2) menyatakan sikap :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Menuntuk Israel sebagai penjahat perang ke mahkamah militer internasional.&lt;br /&gt;2. Menghimbau kepada seluruh negara muslim untuk bersama-sama melakukan intervensi diplomasi kepada Mahkamah Militer atas kejahatan Israel.&lt;br /&gt;3. Mendesak negara-negara pemilik hak veto untuk melakukan tekanan politik kepada “ibu kandung”  Israel (Amerika Serikat).&lt;br /&gt;4. Menuntuk Israel ke mahkamah internasional sebagai pelaku pelanggaran HAM berat internasional.&lt;br /&gt;5. Menghimbau seluruh masyarakat Kalbar untuk memberikan dukungannya kepada negara Palestina, baik secara moral maupun materil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALIANSI PEMUDA KALBAR PEDULI PALESTINA (APKP2)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FSLDK, KAMMI, BKMI, IMMSAH, AS-SYIFA, AL-ILHAM, MATIMSYAH, Forpis Al-Mizan, FKMI Al-Iqtishad, FKMI Ulul Albab, LSMI Al-Istiqomah, FKMI Nuruddin, LDSI At-Tarbawi, FKMI As-Syajaroh, LDK Fikri, LDK Ibnu Sina, LSK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan ini disuarakan ratusan pemuda di bundaran tugu di gulis UNTAN pada tanggal 30 Desember 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-3126569362281273351?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/3126569362281273351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2008/12/aksi-simpatik-1000-massa-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3126569362281273351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/3126569362281273351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2008/12/aksi-simpatik-1000-massa-dan.html' title='Aksi Simpatik 1000 Massa dan Penggalangan Dana untuk Palestina'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-4149336603642479391</id><published>2008-12-31T11:29:00.000+07:00</published><updated>2008-12-31T11:30:14.264+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Informasi'/><title type='text'>Surat dari PUSKOMNAS</title><content type='html'>Surat yg kami sampaikan ini forward dari puskomnas..mohon disikapi oleh ldk-ldk..untuk artikel, kami lampirkan contohnya..tp sangat d harapkan kreatifitasnya..OK! met musang- by puskomda pwt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Assalamu'laikum&lt;br /&gt;alhamdulilah. Shalawat dan salam untuk rasulullah&lt;br /&gt;dengan ini kami informasikan bahwa Seminar Internasional Palestina&lt;br /&gt;yang sedianya diselenggarakan pada tanggal 17 Desember 2005 di Undur&lt;br /&gt;menjadi tanggal 4 Februari dengan Sebab al:&lt;br /&gt;1. Pengunduran pemilu parlemen di Palestina sampai januari 2006&lt;br /&gt;2. Dengan harapan&lt;br /&gt;a. Data pembahasan update dan mapan karena terkait parelemen baru&lt;br /&gt;b. Hasil SI lebih strategis ke kebijakan parlemen baru ke depan&lt;br /&gt;c. Tuntutan ke SBY JK lebih fokus ke pemilu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah pemberitahuan ini. semoga dapat di maklumi.&lt;br /&gt;Kerja-kerja sebelumnya tetap menjadi agenda kita.&lt;br /&gt;seperti:&lt;br /&gt;1. atributisasi dan penuansaan Palestine&lt;br /&gt;2. Palestine days&lt;br /&gt;3. Penggalangan dana palestine&lt;br /&gt;4. Artikelisasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;demikianlah... info ini terselenggara berkat kerja-sama dan koordinasi&lt;br /&gt;kita semua. Jangan lupa. Hadirkan ikhwahfillah semua di dalam doa dan&lt;br /&gt;disetiap robithoh kita. LIL QUDSI WAL AQSHO...TAKBIR...ALLAHU AKBAR..!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam&lt;br /&gt;PUSKOMNAS FSLDK - FKI RABBANI UNIVERSITAS ANDALAS PADANG&lt;br /&gt;HASDI PUTRA&lt;br /&gt;HP.081363390627&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;info lebih lanjut (Arya Sandhiyudha SALAM UI. CP 08128323392)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-4149336603642479391?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/4149336603642479391/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2008/12/surat-dari-puskomnas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/4149336603642479391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/4149336603642479391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2008/12/surat-dari-puskomnas.html' title='Surat dari PUSKOMNAS'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-7522404834066303505</id><published>2008-12-19T21:31:00.001+07:00</published><updated>2008-12-19T21:41:40.684+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PUBLIKASI'/><title type='text'>PA BKMI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SUuyiv_Zz_I/AAAAAAAAABM/oxA8dZHjydE/s1600-h/PA+BKMI.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SUuyiv_Zz_I/AAAAAAAAABM/oxA8dZHjydE/s320/PA+BKMI.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281511298089734130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;pre&gt;&lt;br /&gt;&lt;/pre&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-7522404834066303505?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/7522404834066303505/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2008/12/pa-bkmi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/7522404834066303505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/7522404834066303505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2008/12/pa-bkmi.html' title='PA BKMI'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/SUuyiv_Zz_I/AAAAAAAAABM/oxA8dZHjydE/s72-c/PA+BKMI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-598634277677104305.post-856593284150790951</id><published>2008-12-12T06:02:00.001+07:00</published><updated>2008-12-19T21:46:45.763+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='RENUNGAN'/><title type='text'>Sebuah Renungan....</title><content type='html'>&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CMUTIARA%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CMUTIARA%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CMUTIARA%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman","serif"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:IN;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1 	{size:21.0cm 842.0pt; 	margin:72.0pt 89.85pt 72.0pt 89.85pt; 	mso-header-margin:35.45pt; 	mso-footer-margin:35.45pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ketika umur ini bertambah, diri ini mulai berfikir,merenung..........&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Telah berapa banyak waktu yang terbuang, waktu yang berkurang..... &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Telah berapa banyak nikmat yang tak hamba syukuri. Telah berapa banyak amal yang terlewatkan dan telah berapa banyak sebenarnya kugunakan waktu untuk beraktivitas semata-mata hanya mengharap ridho Allah SWT.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kuevaluasi diri ini dan alhamdullillah, selayaknya memang hamba bersyukur atas segala nikmat yang diberikan-Nya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Keluarga yang menyayangi, teman yang menemani, bahkan, mata, kaki, tangan,telinga, segala fisik yang sangat berarti...... &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dan alhamdulillah, hamba masih diberikan nikmat iman, juga nikmat waktu dan kesehatan yang seringkali diri ini dilalaikan....... &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Semoga hamba tak lalai, sehingga hamba siap akan pertanggungjawaban waktu dan kesehatan yang hamba gunakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Diri ini sudah mulai besar, dewasa dan telah memegang amanah. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Hamba sempat berfikir pantaskah diri ini yang seringkali lalai, seringkali melepaskan begitu banyak kesempatan...... bahkan dengan amal-amal yang seadanya.........&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Keterampilan yang seadanya dan pengalaman yang hanya beberapa. Pantaskah......&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Perlahan hamba mulai sadar, lebih tak pantas lagi bila sekarang amanah yang diri ini emban, seringkali hamba lalaikan, seringkali hamba biarkan, seringkali tidak bersungguh-sungguh dan tiada mengharap ridho-Nya.......&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dan semoga diri ini senantiasa ikhlas dalam menjalankannya, karena Allah, sehingga hamba selalu bersungguh-sungguh dan selalu belajar dari pengalaman, hingga tak selalu lalai dalam menjalankan amanah ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Teringat dengan kutipan ayat Alqur’an dalam Qs. 8:27 &lt;i style=""&gt;“........wahai orang-orang yang beriman janganlah kamu mengkhianati amanah-amanah yang dipercayakan kepadamu sedang kamu mengetahui....”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dan dalam Qs. 47:7 &lt;i style=""&gt;“wahai orang-orang yang beriman, Jika kamu menolong agama Allah, niscaya Allah akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Subhanallah, peringatan dan janji dari Sang Penguasa Alam Semesta ini. Yang Maha Melihat, Mendengar dan Maha Mengetahui Segala Sesuatu apa pun itu........&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pantaskah, layakkah bila hamba masih selalu lalai, sehingga selalu lupa dan tidak bersungguh-sungguh....pantaskah.........&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Alhamdulillah....tak henti-hentinya hamba bersyukur atas segala nikmat semoga dengan renungan ini hamba dapat mengevaluasi diri dan memperbaiki segala kesalahan, meluruskan niat dan selalu mencari ridho Allah SWT, karena dengan itu hamba yakin..hamba yakin hati ini akan selalu tenang, bahagia dan selalu bersungguh-sungguh dalam memacu potensi diri yang diberikan Allah. Sehingga lebih rajin, tekun, sungguh-sungguh, dahsyat, tak kalah dengan orang kafir, tak kalah dengan manusia yang hanya mencintai dirinya, tak kalah dengan manusia yang hanya mencintai temannya.....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Yang hanya mencintai keluarganya....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dan tak kalah dengan manusia yang hanya mencintai pasangan hidupnya...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Karena hamba yakin bila manusia benar-benar mencintai Allah, maka ia akan mencintai keluarganya, teman-temannya, saudaranya dan dirinya sendiri, sehingga akan menjadi muslim sejati, muslim yang sangat dahsyat, yang dapat meneladani Rasulullah SAW yang sangat yakin dengan pertolongan Allah, Yang Maha Mengetahui, Maha Kuasa atas segala sesuatu apa pun itu..........&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/598634277677104305-856593284150790951?l=bkmiuntan.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/feeds/856593284150790951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2008/12/sebuah-renungan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/856593284150790951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/598634277677104305/posts/default/856593284150790951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://bkmiuntan.blogspot.com/2008/12/sebuah-renungan.html' title='Sebuah Renungan....'/><author><name>BKMI UNTAN 2009/2010</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14595861266589316310</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_xOwGaKZHmgs/ST9t8LDXHjI/AAAAAAAAAA0/pyiOTDa0Hic/S220/hmas.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
